Setelah Sukabumi, Cianjur Diguncang Gempa, Warga Diimbau Waspada

Kompas.com - 12/03/2020, 09:07 WIB
Ilustrasi gempa bumi ShutterstockIlustrasi gempa bumi

CIANJUR, KOMPAS.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menyebutkan sejauh ini belum menerima laporan mengenai dampak dari gempa bumi magnitudo 3,7 yang mengguncang Cianjur, Rabu (11/3/2020) malam.

Sekretaris BPBD Cianjur Mokhamad Irfan Sofyan mengatakan, hasil pantauan dan asesmen Relawan Tanggap Bencana (Retana) BPBD di lapangan, tak terjadi kerusakan akibat peristiwa bencana alam tersebut.

“Nihil, baik korban maupun dampak kerusakan pada bangunan. Namun, beberapa wilayah sempat merasakan guncangan,” kata Irfan kepada Kompas.com via telepon, Kamis (12/3/2020) pagi.

Baca juga: Gempa Sukabumi, 664 Rumah di Bogor Rusak dan Ratusan Warga Mengungsi

Kendati begitu, Irfan mengingatkan masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terlebih sudah dua wilayah kabupaten terdekat yang juga telah diguncang gempa bumi.

“Kewaspadaan harus terus ditingkatkan. Khawatir juga ada potensi susulan. Namun, mudah-mudahan tidak sampai terjadi,” ucapnya.

Terlebih, indeks risiko bencana di Kabupaten Cianjur masih berada pada peringkat pertama di Indonesia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, wilayah Kabupaten Cianjur juga masuk garis patahan sesar Cimandiri, sehingga masyarakat diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana. 

“Mitigasi bencana terus kita giatkan dengan pelibatan personel Retana yang ada di masing-masing desa,” ujar dia.

Selain itu, BPBD Cianjur juga telah memasang intensity meter atau alat pengukur getaran gempa di sejumlah tempat di 16 wilayah kecamatan.

“Sudah kita pasang beberapa waktu lalu, di antaranya di wilayah  Kecamatan Agrabinta, Cidaun, Naringgul, termasuk di kantor BPBD. Gempa semalam juga getarannya terukur alat ini,” kata Irfan.

Sebelumnya diberitakan, gempa bumi magnitudo 3,7 terjadi di Cianjur, Jawa Barat, Rabu (11/3/2020). 

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 21.41 WIB. 

Baca juga: Rabu Malam, Gempa Bumi Terjadi di Cianjur

Lokasi gempa pada 22 kilometer timur laut Cianjur dengan kedalaman 2 kilometer

Gempa ini dirasakan disebagian wilayah Kabupaten Cianjur, termasuk di wilayah Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X