Negatif Corona, 2 Warga Tanjungpinang yang Diisolasi Dipindahkan ke Ruang Biasa

Kompas.com - 12/03/2020, 06:44 WIB
Dua warga Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) yang sempat ditempatkan di ruang isolasi karena diduga terpapar virus corona Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang akhirnya ditempatkan ke ruang biasa. screenshots videoDua warga Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) yang sempat ditempatkan di ruang isolasi karena diduga terpapar virus corona Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang akhirnya ditempatkan ke ruang biasa.

TANJUNGPINANG, KOMPAS.com - Dua warga Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), yang sempat ditempatkan di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang karena diduga terpapar virus corona akhirnya ditempatkan ke ruang biasa.

Hal ini dilakukan karena kedua warga tersebut dinyatakan negatif berdasarkan dari tes spesimen atau swap tenggorokan yang dilakukan.

"Alhamdulillah keduanya negatif, jadi kami pindahkan ke ruang perawatan biasa. Bahkan salah satunya sudah diperbolehkan pulang ke rumahnya," kata Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang, Rustam melalui telepon, Rabu (11/3/2020) malam tadi.

Baca juga: Di Tanjungpinang, Satu Pasien Dinyatakan Negatif Virus Corona

Selama di ruang isolasi, keduanya tidak menunjukkan gejala yang mengkhawatirkan. Bahkan kesehatan keduanya terus membaik.

Keduanya memang merasakan gejala virus corona sehingga dilakukan langkah cepat dengan menempatkan mereka di ruang isolasi.

Apalagi keduanya baru saja pulang dari luar negeri, yakni Singapura dan satu lagi dari Korea, hal ini tentunya memenuhi unsur dan kategori.

"Yang dari Singapura, pasiennya berkunjung ke rumah sakit, sementara yang Korea murni jalan-jalan atau liburan," jelas Rustam.

Meski keduanya dinyatakan negatif corona, namun Dinkes terus memantau kesehatan mereka dan keluarganya.

Baca juga: Diduga Terpapar Corona, Dua Warga Tanjungpinang Diisolasi

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Tanjungpinang mengisolasi dua warganya. Hal ini untuk meminimalisasi mewabahnya virus corona.

Keduanya memiliki sakit yang gejalanya mirip virus corona dan ditambah lagi baru pulang dari luar negeri.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Semarang, Satu Orang Tewas

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Semarang, Satu Orang Tewas

Regional
4 Bocah Ini Nekat Jadi Begal, Korbannya Dihajar Ramai-ramai, Motor Dijual untuk Pesta Miras

4 Bocah Ini Nekat Jadi Begal, Korbannya Dihajar Ramai-ramai, Motor Dijual untuk Pesta Miras

Regional
Pedagang Pasar Gede dan Klewer Solo Bakal Divaksin Covid-19 Lusa

Pedagang Pasar Gede dan Klewer Solo Bakal Divaksin Covid-19 Lusa

Regional
Kronologi 2 Maling Motor Ditembak karena Melawan Polisi Pakai Celurit

Kronologi 2 Maling Motor Ditembak karena Melawan Polisi Pakai Celurit

Regional
Begini Upaya Pemkab Wonogiri Bujuk Warga Lansia agar Mau Divaksin Covid-19

Begini Upaya Pemkab Wonogiri Bujuk Warga Lansia agar Mau Divaksin Covid-19

Regional
Bupati Terpilih Wonogiri Tak Gelar 'Open House' dan Syukuran Usai Dilantik

Bupati Terpilih Wonogiri Tak Gelar "Open House" dan Syukuran Usai Dilantik

Regional
Mantan Kades di Bogor Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa Rp 905 Juta

Mantan Kades di Bogor Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa Rp 905 Juta

Regional
Harapan Warga Surabaya kepada Eri Cahyadi-Armuji dalam Memimpin Kota Pahlawan...

Harapan Warga Surabaya kepada Eri Cahyadi-Armuji dalam Memimpin Kota Pahlawan...

Regional
Warga Banjarmasin Temukan Mortir Diduga Peninggalan Belanda

Warga Banjarmasin Temukan Mortir Diduga Peninggalan Belanda

Regional
Kakek Paksa Cucu Berhubungan Intim dengan Tetangga Sambil Menonton

Kakek Paksa Cucu Berhubungan Intim dengan Tetangga Sambil Menonton

Regional
Tegang Jelang Dilantik, Eri Cahyadi: Takut Betul dengan Tanggung Jawab...

Tegang Jelang Dilantik, Eri Cahyadi: Takut Betul dengan Tanggung Jawab...

Regional
Melawan Polisi Pakai Celurit, 2 Pencuri Motor Ditembak

Melawan Polisi Pakai Celurit, 2 Pencuri Motor Ditembak

Regional
Usai Laporkan Wakilnya ke Polisi, Wali Kota Tegal Fokus ke Pelayanan Publik

Usai Laporkan Wakilnya ke Polisi, Wali Kota Tegal Fokus ke Pelayanan Publik

Regional
Mantan Kades Terseret Banjir, Jenazahnya Ditemukan 2 Hari Kemudian, Hanyut 10 Kilometer

Mantan Kades Terseret Banjir, Jenazahnya Ditemukan 2 Hari Kemudian, Hanyut 10 Kilometer

Regional
Dukcapil Siap Ganti Dokumen Kependudukan Korban Banjir Jateng

Dukcapil Siap Ganti Dokumen Kependudukan Korban Banjir Jateng

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X