Tak Tahu Soal Pembunuhan 4 Anggota Keluarganya, Sania Dituntut 1,5 Tahun karena Jual Motor

Kompas.com - 11/03/2020, 20:08 WIB
Terdakwa Sania Roulitas (47) berkonsultasi dengan kuasa hukum saat sidang di Pengadilan Negeri (PN) Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (11/3/2020). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINTerdakwa Sania Roulitas (47) berkonsultasi dengan kuasa hukum saat sidang di Pengadilan Negeri (PN) Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (11/3/2020).

BANYUMAS, KOMPAS.com - Kasus pembunuhan terhadap satu keluarga yang kerangkanya ditemukan terkubut di belakang rumah terus bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Banyumas, Jawa Tengah.

Dalam persidangan dengan Hakim Ketua Ardhianti Prihastuti serta Hakim Anggota Tri Wahydi dan Suryo Negoro, Rabu (11/3/2020), salah satu terdakwa Sania Roulitas (37) dituntut hukuman 1,5 tahun penjara.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyumas Antonius mengatakan, Sania dituntut dengan pasal 480 Ayat 1 karena menjual sepeda motor milik korban Supratno (51) dan anaknya Vivin Dwi Loveana (22).

Baca juga: Cerita Pilu di Balik Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Banyumas, Pelaku Sungkem ke Ibu Korban

Kedua korban dibunuh oleh adik Sania, yaitu Irvan Firmansyah (32) dan Ahmad Saputra (27) yang direncanakan bersama ibunya, Saminah (53). Ketiga terdakwa disidang dalam berkas perkara berbeda.

Selain Supratno yang merupakan kakak kandung Saminah, dua adik Saminah juga turut dibunuh yaitu Sugiyono (46) dan Heri Sutiawan (41).

"Terdakwa menjual dua sepeda motor milik korban dengan harga Rp 5,5 juta dengan tujuan untuk menghilangkan barang bukti," kata saat membacakan Antonius.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beberapa hal yang memberatkan yaitu perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat dan membantu menghilangkan barang bukti.

Sedangkan yang meringankan yaitu terdakwa menyesali perbuatannya dan belum pernah melakukan perbuatan melawan hukum.

Saat memberikan kesaksian untuk ibu dan adiknya, Sania mengaku tidak tahu menahu rencana pembunuhan itu. Sania mengetahui peristiwa pembunuhan itu dari Saminah saat pulang kerja.

"Ibu bilang itu ada motor dijual aja, aku enggak mau lah, aku enggak mau ikut campur. Sehari berikutnya saya diminta lagi menjual, karena kasihan dan pada bingung kelihatannya jadi saya bantu menjual," tutur Sania.

Baca juga: Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Banyumas Dipenuhi Tangis Saat Sosok Ini Jadi Saksi

Diberitakan sebelumnya, pengungkapan kasus pembunuhan tersebut berawal ditemukannya kerangka korban di belakang rumah Misem (76) di Desa Pasinggangan, Kecamatan/Kabupaten Banyumas, Sabtu (24/8/2019). Misem merupakan ibu dari terdakwa Saminah sekaligus para korban.

Para korban dibunuh oleh Irvan dan Putra pada akhir tahun 2014 lalu karena persoalan harta. Jasad korban kemudian dikubur dalam satu liang di kebun belakang rumah Misem.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Regional
Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.