Dikunjungi Dinas LH Magetan, Sanitasi Rumah Warga Dekat Kandang Ayam Memprihatinkan

Kompas.com - 11/03/2020, 19:04 WIB
Jarak rumah dengan kandang ayam hanya 30 meter diduga membuat satu keluarga di Magetan sakit demam dan mencret karena kurangnya sanitasi rumah. KOMPAS.COM/SUKOCOJarak rumah dengan kandang ayam hanya 30 meter diduga membuat satu keluarga di Magetan sakit demam dan mencret karena kurangnya sanitasi rumah.

MAGETAN, KOMPAS.com  -  Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Magetan mengunjungi rumah Bambang Hermanto, warga Desa Tunggur, Kecamatan Lembeyan, yang berjarak 30 meter dari kandang ayam.

Karena jarak rumah dan kandang ayam yang terlalu dekat itu, anak dan istri Bambang sempat dirawat di puskesmas selama seminggu karena demam dan mencret.

Staf Penataan DLH Kabupaten Magetan Mustaqul Alfi mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan penyakit yang diderita keluarga Bambang disebabkan lokasi kandang ayam yang terlalu dekat dengan rumah.

Baca juga: Rumah Dekat Kandang Ayam, Satu Keluarga Dirawat di Puskesmas

Menurutnya, sanitasi di rumah Bambang sangat buruk.

"Pemilik rumah ini punya ayam, punya bebek dan sapi, sanitasinya memprihatinkan,” kata Mustaqul pada Rabu (11/03/2020).

DLH Kabupaten Magetan akan mengumpulkan peternak kecil seperti Bambang. 

Para peternak kecil itu akan diberikan pemahaman terkait pengelolaan lingkungan sehat dan sanitasi yang baik.

“Mereka ini peternak yang jumlah peliharaannya sedikit, termasuk peternak rakyat. Kita akan kumpulkan untuk mendapat penjelasan pengelolaan sanitasi,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Keluarga Bambang Hermanto, warga Desa Tunggur, Kecamatan Lambeyan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dirawat di puskesmas karena demam, sakit perut, dan mencret.

"Pertama anak saya yang pertama (dirawat), kemudian istri saya, kemudian anak yang yang bayi, lalu anak kedua saya yang sakit," kata Bambang, Selasa (10/3/2020).

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir Terjang 2 Kabupaten di Jambi, Jembatan Putus dan 1.000 Rumah Terendam

Banjir Terjang 2 Kabupaten di Jambi, Jembatan Putus dan 1.000 Rumah Terendam

Regional
Pemprov Jabar Buka Layanan Desain dan Cetak Kemasan Gratis bagi IKM

Pemprov Jabar Buka Layanan Desain dan Cetak Kemasan Gratis bagi IKM

Regional
Edhy Prabowo Tersangka, Walkot Solo Setuju Susi Pudjiastuti Kembali Jadi Menteri KP

Edhy Prabowo Tersangka, Walkot Solo Setuju Susi Pudjiastuti Kembali Jadi Menteri KP

Regional
Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kantong Plastik, Begini Kronologinya

Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kantong Plastik, Begini Kronologinya

Regional
Haru, Nadif Ikuti Wisuda Virtual Seorang Diri di Makam Sang Ayah, Ini Ceritanya

Haru, Nadif Ikuti Wisuda Virtual Seorang Diri di Makam Sang Ayah, Ini Ceritanya

Regional
Deforestasi, Burung Migran dan Ancaman 'Bird Strike' di Bandara Kualanamu

Deforestasi, Burung Migran dan Ancaman "Bird Strike" di Bandara Kualanamu

Regional
Kisah Pilu 2 Nelayan Tersambar Petir Saat Melaut di Atas Kapal, Satu Orang Tewas

Kisah Pilu 2 Nelayan Tersambar Petir Saat Melaut di Atas Kapal, Satu Orang Tewas

Regional
'Kalau Pemerintah Bisa Bagi Vaksin Sebelum Proses Belajar, Kami Setuju KBM Tatap Muka'

"Kalau Pemerintah Bisa Bagi Vaksin Sebelum Proses Belajar, Kami Setuju KBM Tatap Muka"

Regional
Bupati Situbondo Tertular Covid-19, Puluhan Pejabat Lakukan Tes Swab

Bupati Situbondo Tertular Covid-19, Puluhan Pejabat Lakukan Tes Swab

Regional
Mantan Pegawai Bank Bikin Investasi Bodong, Larikan Uang Rp 15 Miliar Milik 15 Korban

Mantan Pegawai Bank Bikin Investasi Bodong, Larikan Uang Rp 15 Miliar Milik 15 Korban

Regional
Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Regional
PSBB di Kabupaten Bogor Diperpanjang, Belajar dari Kasus Acara Rizieq Shihab

PSBB di Kabupaten Bogor Diperpanjang, Belajar dari Kasus Acara Rizieq Shihab

Regional
Di Yogyakarta, Saluran Irigasi Penuh Sampah Diubah Jadi Habitat Ikan, Hasilkan Rp 48 Juta Per Panen

Di Yogyakarta, Saluran Irigasi Penuh Sampah Diubah Jadi Habitat Ikan, Hasilkan Rp 48 Juta Per Panen

Regional
Korban Terakhir yang Tenggelam di Bendungan Cikanteh Sukabumi Ditemukan

Korban Terakhir yang Tenggelam di Bendungan Cikanteh Sukabumi Ditemukan

Regional
Cerita Ayu, Rekening Ratusan Juta Dikuras Usai Dapat Bonus Pulsa Rp 100.000

Cerita Ayu, Rekening Ratusan Juta Dikuras Usai Dapat Bonus Pulsa Rp 100.000

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X