Dampak Gempa Sukabumi, Bangunan SD Rusak, Sekolah Diliburkan

Kompas.com - 11/03/2020, 14:17 WIB
Dua warga melihat bangunan SDN Jayanegara ambruk di Desa/Kecamatan Kabandungan, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (11/3/2002) KOMPAS.COM/BUDIYANTODua warga melihat bangunan SDN Jayanegara ambruk di Desa/Kecamatan Kabandungan, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (11/3/2002)

SUKABUMI, KOMPAS.com -  Bangunan SD Negeri Jayanegara di Desa/Kecamatan Kabandungan, Sukabumi, Jawa Barat rusak akibat gempa bermagnitudo 5,0 yang terjadi Selasa (10/3/2020) pukul 17:18 WIB.

Kerusakan paling parah di ruang perpustakaan, bahkan nyaris ambruk rata dengan tanah.

Beberapa ruang kelas mengalami retak-retak pada dinding dan atapnya atau bagian genting ada yang rusak.

Selain itu kerusakan juga terjadi pada bangunan mushala, ruang usaha kesehatan sekolah (UKS) dan kantin.

Baca juga: Bogor Terdampak Gempa M 5.0 Sukabumi, 611 Rumah Rusak di Tujuh Desa

 

Akibat rusaknya bangunan, sebanyak 257 pelajar SD ini diliburkan.

"Kami khawatir karena ada bangunan yang ambruk dan masih ada puing dan debu makanya hari ini kami liburkan," kata Kepala SDN Jayanegara, Didi Suryadi kepada wartawan di sekolah, Rabu (11/3/2020) siang.

Didi menuturkan saat gempa mengguncang dan merusak bangunan diketahui penjaga sekolah.

Baca juga: Detik-detik Gempa Kedua Guncang Sukabumi, Genting Berjatuhan dan Warga Berhamburan

 

Lantai seperti bergelombang saat gempa

Bahkan penjaga sekolah bukan hanya merasakan gempa tapi melihat lantai dan tanah seperti bergerak bergelombang.

"Rumah penjaga sekolah juga rusak," tutur Didi.

Salah seorang warga, Salimi (49) mengungkapkan rumahnya rusak pada beberapa bagian, seperti dinding kamar dan bagian belakang juga lantai mengalami retak-retak yang memanjang.

"Rumah sudah berantakan dan khawatir ada gempa susulan makanya kami mengungsi," ungkap Salimi.

Baca juga: [POPULER NUSANTARA] Gempa 5,0 M Guncang Sukabumi | Tragis, 4 Buruh Tewas Ditabrak Innova Saat Demo

Seperti diketahui, gempa terjadi di Sukabumi Selasa (10/3/2020) sekitar pukul 17.18 WIB.

Pusat gempa berasal dari timur laut Sukabumi, Jawa Barat.

Hal ini terkonfirmasi dari keterangan yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui akun Twitter resminya.

BMKG menyebutkan, kekuatan gempa bermagnitudo 5,0.

"Gempa Mag:5.0, 10-Mar-20 17:18:05 WIB, Lok:6.89 LS,106.62 BT (13 km TimurLaut KAB-SUKABUMI-JABAR)," tulis @infoBMKG

Sumber gempa berada di kedalaman 10 kilometer. BMKG memastikan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Baca juga: Setelah Sukabumi, Bengkulu dan Lampung Diguncang Gempa M 5,8

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Regional
Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Regional
Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Regional
Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Regional
Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Regional
Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Regional
Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Regional
Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Regional
Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Regional
Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Regional
Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Regional
KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

Regional
Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Regional
Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Regional
Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X