Pilkada Sumbar 2020, DPP PPP Keluarkan Rekomendasi Pasangan Mahyeldi-Audy Joinaldy

Kompas.com - 11/03/2020, 11:17 WIB
Ilustrasi pilkada KOMPAS/TOTO SIHONOIlustrasi pilkada

PADANG, KOMPAS.com - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan ( PPP) mengeluarkan surat rekomendasi untuk pasangan Mahyeldi Ansharullah dan Audy Joinaldy sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Barat (Sumbar) pada Pilkada Sumbar 2020.

Surat tersebut  dengan nomor: 2475/REK/DPP/III/2020 tanggal 9 Maret, ditandatangani oleh Wakil Ketua Umum DPP PPP Fernita Jubahar Amirsyah dan Sekretaris Jenderal Asrul Sani.

"Iya benar, surat rekomendasi untuk pasangan Mahyeldi-Audy Joinaldy sudah dikeluarkan DPP PPP," kata Ketua DPW PPP Sumbar, Hariadi yang dihubungi Kompas.com, Rabu (11/3/2020).

Hariadi menyebutkan, rekomendasi muncul berdasarkan hasil penjaringan dan penyaringan yang kemudian dikeluarkannya surat rekomendasi DPW PPP ke DPP PPP melalui surat nomor: 615/IN/DPW/II/2020 tanggal 12 Februari 2020 yang lalu. 

Baca juga: Andre Rosiade Klaim Tak Maju Pilkada Sumbar, Ini Alasannya

Surat rekomendasi DPP PPP itu ada lima poin yaitu DPP PPP setuju untuk merekomendasikan Mahyeldi Ansharullah sebagai calon gubernur Sumbar dan Audy Joinaldy sebagai calon wakil gubernur Sumbar periode 2020-2024.

Kemudian DPP PPP memerintahkan kepada DPW PPP  Sumbar bersama-sama dengan pasangan calon itu melakukan konsolidasi internal dan komunikasi politik dengan partai-partai lain guna memantapkan koalisi dalam rangka memenuhi persyaratan pencalonan kepada Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD)  Sumbar.

Selanjutnya kepada pasangan calon tersebut di atas diwajibkan untuk memenuhi persyaratan pencalonan kepada KPUD Sumbar sesuai dengan ketentuan peraturan undang-undangan yang berlaku dan melaporkan hasilnya kepada DPP PPP hingga dibukanya masa pendaftaran pencalonan Pilkada.

Rekomendasi ini berlaku hingga dikeluarkannya surat keputusan DPP PPP tentang persetujuan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumbar.

Baca juga: Pilkada Sumbar 2020, PDI-P Jalin Koalisi dengan Golkar dan PKB

Dalam poin kelima rekomendasi itu disebutkan, apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan atas surat rekomendasi ini maka akan dilakukan perbaikan sebagaimana yang diperlukan.

Hariadi mengatakan saat ini, pihaknya masih menunggu rekomendasi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang merupakan partai dari Mahyeldi.

"Kita tunggu rekomendasi dari PKS sehingga kita bisa mengajukan calon ke KPUD Sumbar," jelas Hariadi.

Jika PKS dan PPP berkoalisi maka pasangan Mahyeldi-Audy bisa diajukan ke KPUD Sumbar sebab sudah memenuhi syarat kursi.

Saat ini di DPRD Sumbar, PKS memiliki 10 kursi dan PPP ada empat kursi melewati persyaratan 13 kursi yang ditetapkan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

Regional
Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Regional
Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Regional
Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Regional
Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Regional
Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Regional
Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Regional
2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

Regional
Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Regional
Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Regional
Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Regional
Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Regional
Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Regional
Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Regional
Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X