Kabut Asap Selimuti Kota Dumai, Jarak Pandang 2 Kilometer

Kompas.com - 11/03/2020, 10:07 WIB
Tim Satgas Karhutla memadamkan titik api hari keempat di Kelurahan Bangsal Aceh, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Riau, Rabu (11/3/2020). Dok. Manggala Agni Daops DumaiTim Satgas Karhutla memadamkan titik api hari keempat di Kelurahan Bangsal Aceh, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Riau, Rabu (11/3/2020).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Kabut asap kebakaran hutan dan lahan ( karhutla) menyelimuti wilayah Kota Dumai, Riau.

Hal itu berdasarkan data pantauan satelit Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru jam 07.00 WIB, Rabu (11/3/2020).

Data yang diperoleh Kompas.com, jarak pandang mendatar di Kota Dumai pagi ini hanya 2 kilometer.

"Untuk di Dumai-nya sendiri memang ada terpantau titik panas (hotspot). Namun, saat ini masih belum bisa mendeteksi sumber asapnya secara pasti, karena citra sebaran asapnya belum update," jelas Prakirawan BMKG Pekanbaru, Yudhistira kepada wartawan, Rabu.

Baca juga: Kisah Riyanto, Jadi Relawan Pemadam Karhutla karena Anaknya Jadi Korban Kabut Asap

Sedangkan untuk titik panas di Riau, kata dia, pagi ini terdeteksi sebanyak 4 titik yang tersebar di empat kabupaten, masing-masing 1 titik panas.

Secara terpisah, Kepala Manggala Agni Daerah Operasi (Daops) Dumai Ismail Hasibuan saat dihubungi Kompas.com mengatakan, kabut asap tidak begitu kelihatan.

"Pagi ini asap tidak terlalu kelihatan, tapi mendung dan awan gelap," kata Ismail melalui pesan WhatsApp, Rabu.

Sementara itu, titik api karhutla masih ada di Kota Dumai.

Dikatakan Ismail, saat ini kahutla terjadi di Kelurahan Bangsal Aceh, Kecamatan Sungai Sembilan.

"Titik api ada tiga. Penanganan hari ini tim satgas. Dari kita, Manggala Agni satu regu memadamkan karhutla di Bangsal Aceh," katanya.

Baca juga: Kabut Asap Kembali Selimuti Bandara Banjarmasin, 6 Penerbangan Tertunda

Dia menambahkan, upaya pemadaman kebakaran gambut di Bangsal Aceh sudah berlangsung selama empat hari.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Regional
Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Regional
Nekat Curi Gabah Tetangga untuk Bermain Game Online, Pria Ini Babak Belur dan Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Nekat Curi Gabah Tetangga untuk Bermain Game Online, Pria Ini Babak Belur dan Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Regional
Petugas Ber-APD Dibentak, Diusir, dan Hampir Diamuk Warga Saat Evakuasi PDP yang Kabur

Petugas Ber-APD Dibentak, Diusir, dan Hampir Diamuk Warga Saat Evakuasi PDP yang Kabur

Regional
Akhirnya, Mobil PCR yang Membuat Risma Mengamuk, Tiba di Surabaya

Akhirnya, Mobil PCR yang Membuat Risma Mengamuk, Tiba di Surabaya

Regional
Singgung Soal Riwayat Pendidikan Jokowi di Media Sosial, Pria Ini Diamankan Polisi

Singgung Soal Riwayat Pendidikan Jokowi di Media Sosial, Pria Ini Diamankan Polisi

Regional
Dramatis, Polisi Ketakutan Saat Dihadang dan Dipeluk Keluarga Pasien Positif Corona yang Kabur

Dramatis, Polisi Ketakutan Saat Dihadang dan Dipeluk Keluarga Pasien Positif Corona yang Kabur

Regional
Gempa 5,7 M Guncang Melonguane di Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,7 M Guncang Melonguane di Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Pria Lumpuh Tewas Terbakar Saat Istri Diisolasi karena Pulang dari Zona Merah Covid-19

Pria Lumpuh Tewas Terbakar Saat Istri Diisolasi karena Pulang dari Zona Merah Covid-19

Regional
Teror Diskusi CLS UGM Yogya: Rumah Digedor, Diancam, hingga Didatangi

Teror Diskusi CLS UGM Yogya: Rumah Digedor, Diancam, hingga Didatangi

Regional
Pura-pura Jual Kulkas di Medsos, Pasutri Tipu Ibu Rumah Tangga

Pura-pura Jual Kulkas di Medsos, Pasutri Tipu Ibu Rumah Tangga

Regional
Jokowi Sambut New Normal, Ini Kata Sejumlah Kepala Daerah

Jokowi Sambut New Normal, Ini Kata Sejumlah Kepala Daerah

Regional
Ragam Alasan Pengendara Pergi ke Puncak, Ingin Sate Maranggi hingga Sekadar Cari Angin

Ragam Alasan Pengendara Pergi ke Puncak, Ingin Sate Maranggi hingga Sekadar Cari Angin

Regional
Ada 36 Ribu Warga Blora Pulang Kampung karena Faktor Ekonomi dan Ketidakjelasan Nasib

Ada 36 Ribu Warga Blora Pulang Kampung karena Faktor Ekonomi dan Ketidakjelasan Nasib

Regional
Saat 'New Normal', Kendaraan Luar Daerah Tetap Dibatasi Masuk ke Kota Malang

Saat "New Normal", Kendaraan Luar Daerah Tetap Dibatasi Masuk ke Kota Malang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X