Cerita di Balik 6 "Debt Collector" Ditangkap Polisi, Ancam Warga yang Nunggak Kredit

Kompas.com - 11/03/2020, 05:15 WIB
Sebanyak 966 pelaku kejahatan ditangkap jajaran Polda Lampung selama 12 hari Operasi Cempaka Krakatau 2020. Kasus penarikan paksa kendaraan menggunakan kekerasan menjadi salah satu kasus menonjol dalam operasi ini. KOMPAS.com/TRI PURNA JAYASebanyak 966 pelaku kejahatan ditangkap jajaran Polda Lampung selama 12 hari Operasi Cempaka Krakatau 2020. Kasus penarikan paksa kendaraan menggunakan kekerasan menjadi salah satu kasus menonjol dalam operasi ini.

KOMPAS.com - Sesbanyak enam debt collector ditangkap karena menarik paksa sepeda motor milik warga yang menunggak kredit.

“Ada enam debt collector yang kami amankan. Kasus ini menonjol karena meresahkan masyarakat,” kata Direktur Direktorat Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Lampung, Komisaris Besar M Barly Ramadhani saat ekspos di Mapolda Lampung, Selasa (10/3/2020).

Baca juga: Ojek Online Bentrok dengan Debt Collector di Sleman, Polisi Periksa 5 Saksi

Barly mengakui, kasus debt collector ini menjadi salah satu kasus menonjol dalam Operasi Cempaka Krakatau 2020.

Setelah melakukan peyelidikan mendalam, keenam debt collector itu ditangkap karena tidak menggunakan aturan resmi yang berlaku dalam menarik kendaraan debitur.

“Mereka menarik kendaraan secara paksa. Ini yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku,” kata Barly.

Baca juga: Tarik Paksa Kendaraan dengan Kekerasan, 6 "Debt Collector" Ditangkap

Menurut Barly, pihak kreditur seharusnya mematuhi koridur hukum saat ada kendaraan yang mengalami wanprestasi (menunggak).

Sesui dengan hukum fidusia, penyitaan harus dilakukan oleh juru sita pengadilan.

Sayanganya, yang terjadi selama ini para pelaku menarik kendaraan menggunakan kekerasan dan ancaman.

“Karena para debt collector ini menarik (kendaraan) dengan cara kekerasan, maka kami amankan,” kata Barly.

Operasi Cempaka Krakatau 2020

Ilustrasi motor-motor tarikan leasing.Kompas.com/Alsadad Rudi Ilustrasi motor-motor tarikan leasing.

Selama Operasi Cempaka Krakatau 2020, Kabid Humas Polda Lampung, Komisaris Besar Zahwani Pandra Arsyad (Pandra) menjelaskan, jajaran Polda Lampung telah menangkap 966 pelaku kejahatan nontarget operasi dan target operasi adalah 41 orang.

“41 TO (target operasi) berhasil diungkap 100 persen, atau tertangkap semua,” kata Pandra.

Pandra mengatakan, Operasi Cempaka Krakatau 2020 yang berlangsung selama 12 hari, mulai dari 12 Februari 2020 hingga 24 Februari 2020.

(Penulis: Kontributor Lampung, Tri Purna Jaya | Editor: Farid Assifa)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Targetkan Genjot Vaksinasi di Jateng Mulai Juli-Desember 2021

Ganjar Targetkan Genjot Vaksinasi di Jateng Mulai Juli-Desember 2021

Regional
Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X