Gempa Bumi di Sukabumi Sebabkan 7 Warga Terluka

Kompas.com - 10/03/2020, 23:17 WIB
Rumah yang rusak di Kampung Sangkali, RT 01/06 Desa Sukatani, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, Jabar, akibat bencana gempa bumi bermagnitudo 5.0 yang berpusat di di 6.89 LS 106.62 BT, 13 km Timur Laut Kabupaten Sukabumi dengan kedalaman pusat gempa 10 km di bawah permukaan laut. (ANTARA/BPBD Kabupaten Sukabumi)
antaranewsRumah yang rusak di Kampung Sangkali, RT 01/06 Desa Sukatani, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, Jabar, akibat bencana gempa bumi bermagnitudo 5.0 yang berpusat di di 6.89 LS 106.62 BT, 13 km Timur Laut Kabupaten Sukabumi dengan kedalaman pusat gempa 10 km di bawah permukaan laut. (ANTARA/BPBD Kabupaten Sukabumi)

SUKABUMI, KOMPAS.com - Sedikitnya 7 warga terluka akibat tertimpa reruntuhan bangunan yang disebabkan gempa bumi magnitudo 5,0 di Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (10/3/2020).

Hal tersebut berdasarkan data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi hingga Selasa, pukul 22.00 WIB.

Menurut BPBD, di Kecamatan Kabandungan sebanyak 4 orang yang terluka, yakni Suhendar (35), Dwihani (28), Putri Solih (10) dan Citra (8).

Baca juga: Gempa Bumi Magnitudo 5,8 Terjadi di Enggano, Bengkulu

Kemudian, di Kecamatan Kalapanunggal sebanyak 3 orang, yakni Ana Bin Hada (57), Mimin (55), dan Andi Maulana (18).

"Warga yang terkena reruntuhan mengalami luka dan sudah ditangani di Puskesmas," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi Maman Suherman kepada Kompas.com di Kantor BPBD di Kecamatan Cikembar, Selasa malam.

Menurut Maman, pihaknya masih terus berkoordinasi dengan para petugas BPBD dan Petugas Penanggulangan Bencana Kabupaten (P2BK) yang tersebar di beberapa kecamatan.

"Petugas kami yang berada di beberapa lokasi masih terus mendata dan mengecek ke lokasi-lokasi yang dilaporkan ada kerusakan," ujar dia.

Baca juga: Fakta Terkini Gempa Guncang Sukabumi, 35 Rumah Rusak dan Warga di Bogor Mengungsi

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Terbongkarnya Kepala Sekolah Lecehkan Guru TK di Ruangannya, Korban Berhasil Melarikan Diri

Kronologi Terbongkarnya Kepala Sekolah Lecehkan Guru TK di Ruangannya, Korban Berhasil Melarikan Diri

Regional
4 ASN Positif Covid-19, Kantor Sekretariat Pemkab Blitar Tutup

4 ASN Positif Covid-19, Kantor Sekretariat Pemkab Blitar Tutup

Regional
KA Lokal Merak-Rangkasbitung Kembali Beroperasi 9 Agustus, Ini Jadwalnya

KA Lokal Merak-Rangkasbitung Kembali Beroperasi 9 Agustus, Ini Jadwalnya

Regional
Rapid Test Reaktif, Ibu Melahirkan di RS Tanpa Bantuan Tenaga Medis, Bayinya Meninggal: Saya Kecewa...

Rapid Test Reaktif, Ibu Melahirkan di RS Tanpa Bantuan Tenaga Medis, Bayinya Meninggal: Saya Kecewa...

Regional
Pemkot Bengkulu Beri Kuota Internet Gratis untuk Siswa dan Guru SMP

Pemkot Bengkulu Beri Kuota Internet Gratis untuk Siswa dan Guru SMP

Regional
Kantor PDI-P Cianjur Dilempar Bom Molotov, Pintu Depan Terbakar

Kantor PDI-P Cianjur Dilempar Bom Molotov, Pintu Depan Terbakar

Regional
1 Kecamatan di Trenggalek Jadi Zona Hijau, 3 SMP akan Gelar Belajar Tatap Muka

1 Kecamatan di Trenggalek Jadi Zona Hijau, 3 SMP akan Gelar Belajar Tatap Muka

Regional
Pasien Covid-19 yang Meninggal di Banyumas Bertambah, Satu Kampung di-Lockdown

Pasien Covid-19 yang Meninggal di Banyumas Bertambah, Satu Kampung di-Lockdown

Regional
INACA Kampanyekan Terbang Aman di Tengah Wabah Covid-19

INACA Kampanyekan Terbang Aman di Tengah Wabah Covid-19

Regional
Cerita Jonathan Belajar Online, Jual Pempek demi Beli Kuota Internet

Cerita Jonathan Belajar Online, Jual Pempek demi Beli Kuota Internet

Regional
Penjelasan RS Terkait Ibu yang Kehilangan Bayinya karena Tak Dihiraukan Petugas Saat Persalinan

Penjelasan RS Terkait Ibu yang Kehilangan Bayinya karena Tak Dihiraukan Petugas Saat Persalinan

Regional
Terkatung 12 Hari di Laut Natuna, Kapal Nelayan Selamat berkat Layar Terpal

Terkatung 12 Hari di Laut Natuna, Kapal Nelayan Selamat berkat Layar Terpal

Regional
Guru TK Dilecehkan Kepala Sekolah Dalam Ruangan, Bajunya Ditarik hingga Robek

Guru TK Dilecehkan Kepala Sekolah Dalam Ruangan, Bajunya Ditarik hingga Robek

Regional
Niat Cari Kerja ke Pontianak, Warga Jombang Kabur ke Hutan karena Positif Corona, Ini Kisahnya...

Niat Cari Kerja ke Pontianak, Warga Jombang Kabur ke Hutan karena Positif Corona, Ini Kisahnya...

Regional
Kota Madiun Lombakan Kedisiplinan Protokol Kesehatan Covid-19, Juara Satu Dapat Satu Ton Beras

Kota Madiun Lombakan Kedisiplinan Protokol Kesehatan Covid-19, Juara Satu Dapat Satu Ton Beras

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X