Fakta Keluarga yang Dirawat di Puskesmas karena Tingal Dekat Kandang Ayam, Sanitasi Buruk dan Lapor Pemerintah

Kompas.com - 10/03/2020, 18:48 WIB
Jarak rumah dengan kandang ayam hanya 30 meter membuat satu keluarga di Magetan sakit demam dan mencret karena kurangnya sanitasi rumah. KOMPAS.COM/SUKOCOJarak rumah dengan kandang ayam hanya 30 meter membuat satu keluarga di Magetan sakit demam dan mencret karena kurangnya sanitasi rumah.

MAGETAN, KOMPAS.com - Keluarga Bambang Hermanto, warga Desa Tunggur, Kecamatan Lambeyan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dirawat di puskesmas karena demam, sakit perut, dan mencret.

"Pertama anak saya yang pertama (dirawat), kemudian istri saya, kemudian anak yang yang bayi, lalu anak kedua saya yang sakit," kata Bambang, Selasa (10/3/2020).

Baca juga: Terdengar Suara Letusan Saat Kepsek Dianiaya Wali Murid, Pelaku Bantah Keluarkan Tembakan

Istri dan ketiga anak Bambang menjalani perawatan di Puskesmas Lembeyan, Magetan, selama seminggu.

Setelah itu, ia memilih membawa pulang anaknya dari puskesmas.

Berdasarkan keterangan dari pihak puskesmas, penyakit itu muncul karena kurangnya sanitasi di tempat tinggal Bambang.

Jarak rumah yang terlalu dekat dengan kandang ayam menjadi biang penyakit itu. Rumah Bambang hanya berjarak 30 meter dari kandang ayam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bau menyengat dari kandang ayam tercium di dalam rumahnya. Belum lagi, lalat yang sangat banyak di rumahnya.

"Setiap hari lalat itu banyak sekali, belum lagi kalau hujan, baunya menyengat," kata Bambang.

Bambang hanya bisa pasrah dengan kondisi rumah yang dekat dengan kandang ayam itu.

Ia telah mengeluhkan kondisi itu kepada pemerintah setempat melalui dinas terkait.

Baca juga: Siswi SMK Digerayangi Paksa 5 Siswa di Manado, Peran Sekolah Dipertanyakan

Ia juga mengunggah kondisi lingkungan rumah yang kotor ke media sosial. Tapi, tak ada tanggapan dari pihak terkait.

"Sudah beberapa kami lapor, tapi tidak ada tanggapan," jelasnya.

Sumber: Kompas.com (Penulis Kontributor Magetan, Sukoco | Editor Robertus Belarminus)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
'Children of Heaven' dari Baubau, Sulawesi Tenggara

"Children of Heaven" dari Baubau, Sulawesi Tenggara

Regional
Peduli Kesejahteraan Petani, Bupati IDP Hibahkan Ratusan Alsintan untuk 81 Poktan di Luwu Utara

Peduli Kesejahteraan Petani, Bupati IDP Hibahkan Ratusan Alsintan untuk 81 Poktan di Luwu Utara

Regional
Luwu Utara Raih 3 Penghargaan dari BI, Bupati IDP: Awal Digitalisasi Keuangan

Luwu Utara Raih 3 Penghargaan dari BI, Bupati IDP: Awal Digitalisasi Keuangan

Regional
Jateng Jadi Provinsi Pelayanan Investasi Terbaik 2021, Ganjar Janji Perhatikan Pengusaha Kecil

Jateng Jadi Provinsi Pelayanan Investasi Terbaik 2021, Ganjar Janji Perhatikan Pengusaha Kecil

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.