Pemkot Magelang Pastikan Kabar Ada Suspect Corona di RSUD Tidar Hoaks, Penyebarnya Diburu

Kompas.com - 10/03/2020, 17:58 WIB
Ilustrasi hoaks ShutterstockIlustrasi hoaks

MAGELANG, KOMPAS.com- Pemerintah Kota Magelang, Jawa Tengah, memastikan kabar adanya pasien suspect virus corona atau Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah Tidar adalah hoaks.

Kabar bohong itu beredar dalam beberapa hari belakangan lewat pesan berantai di aplikasi pesan singkat.

Saat ini, penyebar kabar bohong itu sedang diburu karena dianggap sudah meresahkan warga Magelang dan sekitarnya.

"Menanggapi penyebar hoax Covid-19 di RSUD Tidar, kami akan cari penyebarnya, seandainya dapat akan kami laporkan ke pihak berwajib," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Magelang Joko Budiyono dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Selasa (10/3/2020).

Baca juga: Tiba dari Negara Terjangkit Covid-19, Ratusan Orang Cek Kesehatan di RSUP Persahabatan

Joko pun meminta masyarakat untuk tenang, tidak perlu cemas, dan tidak mudah terhasut dengan informasi yang tidak jelas kebenarannya. 

"Masyarakat tenang, tidak perlu khawatir, yang penting jaga ketahanan tubuh agar terhindar dari penyakit," ujar Joko.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Magelang, dr Sri Harso juga telah memastikan, sejauh ini belum ada pasien dengan pengawasan atau suspect virus corona yang dirawat di RSUD Tidar maupun rumah sakit lain di Kota Magelang.

"Setiap jam 12.00 WIB semua rumah sakit dan puskesmas update data ke Dinkes dan sampai saat ini nihil, tidak ada pasien suspect virus corona yang masuk ke RSUD Tidar maupun rumah sakit lainnya," jelas Sri.

Baca juga: Dua Pasien Positif Corona Sudah 10 Hari Dirawat dan Belum Sembuh, Ini Kata Rumah Sakit

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X