Kompas.com - 10/03/2020, 11:53 WIB

Ia menguraikan secara jelas tahapan reklamasi yang ditetapkan pemerintah.

Menurutnya, reklamasi merupakan kegiatan wajib yang dilakukan setiap tahun selama periode per lima tahun dan dievaluasi bersama pemerintah secara disiplin.

Pembahasan rencana rekalamasi dilakukan mulai September membahas dokumen reklamasi.

Dokumen itu dibuat lima tahunan dan ada revisi berdasarkan progres tahunan yang dibuat berdasarkan Rencana Kerja Anggaran Biaya (RKAB) tahunan.

"Makanya pembahasan RKAB dilakukan sejak November hingga Desember 2019, ini runutnya. Setiap RKAB harus mengacu pada rencana reklamasi. RKAB dibahas kalau rencana rekalamasi (RR) disetujui pemerintah yang umurnya per tahun selama periode 5 tahun," jelasnya.

Pada saat pembahasan RKAB, harus mengacu pada tahun sebelumnya.

"Jadi lihat ke belakang (progres) lihat ke depan (lihat program). Nah, kebetulan RR kami 5 tahun ke belakang sampai 2019, sehingga RR selanjutnya akan dimulai pada tahun ini (2020)," jelasnya.

"Berarti di tahun 2020 kami bicara rencana rekalmasi dengan pemerintah. Di RKAB 2020 itu review reklamasi di tahun 2019, semua dibuka dalam rapat komisi pembicaraan RKAB yang dihadiri semua stakeholder," sebutnya.

Ia juga menyebutkan pihaknya telah melakukan reklamasi selama 5 tahun terakhir seluas 85 hektare di kawasan bekas galian tambang.

"Selama 5 tahun terakhir saya punya rencana reklamasi 51 hektare kemudian progresnya sampai tahun 2019, 85 hektare jadi persantasenya lebih dari 100 persen," ia menjelaskan.

Untuk tahun 2020 reklamasi berjalan sejak Januari, laporannya akan disampaikan pada pemerintah pada April 2020 per triwulan.

Ia juga tidak menapikkan tudingan pihak lain yang menyebutkan ada lahan pertambangan tidak direklamasi.

Baca juga: Tambang yang Kubangannya Tewaskan 5 Santri dan Pengasuh Ponpes Ternyata Berizin

 

Hal itu menurutnya karena ada beberapa kemungkinan. Pertama areal masih aktif, sehingga seolah-olah ada pembiaran, padahal aktivitas pertambangan masih dilakukan.

"Ada juga areal yang masih dalam perencanaan. Karena reklamasi ini ada banyak tahapan, perencanaan, mengukur PH tanah, apa yang akan dilakukan hingga penyiapan bibit pohon yang akan ditanam. Kami memiliki pembibitan sendiri untuk melakukan reklamasi. Saya tidak menapikkan informasi masyarakat atas temuan itu. Namun yang paling penting bagaimana informasi itu mampu dipertemukan dengan informasi real di lapangan," jelasnya.

Ia juga sempat menyinggung soal definisi lubang antara masyarakat umum dengan pengertian teknis pertambangan apa itu lubang.

Menurutnya soal ini juga harus disamakan persepsinya.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kompetisi JRRC Diharapkan Dorong Perkembangan Wisata Baru di Garut

Kompetisi JRRC Diharapkan Dorong Perkembangan Wisata Baru di Garut

Regional
Kenalkan Tugas dan Fungsi Kepala Daerah, Walkot Bobby Ajak Puluhan Siswa Berkeliling Balai Kota

Kenalkan Tugas dan Fungsi Kepala Daerah, Walkot Bobby Ajak Puluhan Siswa Berkeliling Balai Kota

Regional
Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Regional
Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Regional
Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Regional
Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Regional
Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Regional
Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Regional
Terapkan Materi Pemahaman Wawasan Kebangsaan, Disdik Jabar Dapat Apresiasi dari Lemhannas

Terapkan Materi Pemahaman Wawasan Kebangsaan, Disdik Jabar Dapat Apresiasi dari Lemhannas

Regional
Kenduri Riau 2022 sebagai Daya Kejut Pemulihan Parekraf di Bumi Lancang Kuning

Kenduri Riau 2022 sebagai Daya Kejut Pemulihan Parekraf di Bumi Lancang Kuning

Regional
Capaian Gubernur Arizal Selama 3 Tahun Memimpin Lampung, Nilai Ekspor Tumbuh sampai Angka Kemiskinan Turun

Capaian Gubernur Arizal Selama 3 Tahun Memimpin Lampung, Nilai Ekspor Tumbuh sampai Angka Kemiskinan Turun

Regional
Pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan

Pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan

Regional
Jawa Barat Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Pertama Se-Indonesia

Jawa Barat Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Pertama Se-Indonesia

Regional
Capai 80 Juta Vaksinasi, Kang Emil Buka Bandung Bike Festival 2022

Capai 80 Juta Vaksinasi, Kang Emil Buka Bandung Bike Festival 2022

Regional
Kang Emil Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2022

Kang Emil Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2022

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.