Tak Reklamasi, 21 Tambang di Bengkulu Tinggalkan 134 Lubang Menganga

Kompas.com - 10/03/2020, 11:53 WIB
Lubang tambang yang belum direklamasi di Provinsi Bengkulu KOMPAS.COM/FIRMANSYAHLubang tambang yang belum direklamasi di Provinsi Bengkulu

BENGKULU, KOMPAS.com - Organisasi Lingkungan Hidup Genesis, Provinsi Bengkulu, mengumumkan 21 perusahaan pertambangan di daerah itu tidak melakukan reklamasi.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 134 lubang sisa pertambangan dibiarkan terbengkalai begitu saja.

Hal ini disampaikan Direktur Genesis Uli Arta Siagian dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com.

Uli mengatakan investigasi ini dilakukan lembaganya pada tahun 2019.

Hasil penyelidikan itu menunjukkan bahwa 21 perusahaan tidak bertanggung jawab untuk melakukan reklamasi sehingga meninggal banyak lubang bekas tambang.

"Data ini kami kumpulkan tahun 2019, perusahaan tersebar di sejumlah kabupaten di Bengkulu," kata Uli.

Baca juga: Keluarga Korban Tenggelam di Kubangan Minta Pemilik Tambang Bertanggung Jawab

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berikut sejumlah nama perusahaan di Bengkulu diduga mangkir dalam melakukan tanggung jawab reklamasi, PT BSUP, PT KRU, PT BS, dan PT BBE.

Lalu PT BMQ, PT CBS, PT DMH, PT FR, PT IBP, PT RSM. PT BL, PT JR, PT BAS, PT BAP, PT CDE, PT FK, dan PT IRSA.

Kemudian PT Inj, PT KG. PT PMN, dan PT RGT.

"Total lubang tambang yang tidak direklamasi ada 134 lubang, ini lubang yang sudah tidak aktif. Lubang dibiarkan menganga tidak jarang menelan korban jiwa, rata-rata usia lubang tambang itu di atas 5 tahun," tegas Uli.

Menurut Uli, sejumlah lubang yang ditinggalkan oleh 7 perusahaan yang sudah tidak beroperasi lagi.

"Siapa yang harus bertanggung jawab atas lubang tambang bekas yang tidak direklamasi ini, sementara perusahaannya sudah kabur dari Bengkulu," ujar Uli.

Sementara itu, Kepala Kepala Bidang Mineral dan Batubara (Minerba) Dinas ESDM Provinsi Bengkulu, Fajar Nugraha mengaku belum mengetahui data tersebut.

Meski demikian, laporan itu akan ditindaklanjutinya.

"Terima kasih informasi data tersebut, tentunya kami segera melakukan cek kondisi riil di lapangan," kata Fajar.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X