Menkes: Kita Sudah Kerja Keras, 13 Pasien DBD di Sikka Meninggal karena Kehendak Tuhan

Kompas.com - 10/03/2020, 09:30 WIB
Foto : Saat Menkes RI, Terawan Agus Putranto mengunjungi pasien DBD di RSUD Tc. Hillers Maumere, Senin (9/3/2020). KOMPAS.COM/NANSIANUS TARISFoto : Saat Menkes RI, Terawan Agus Putranto mengunjungi pasien DBD di RSUD Tc. Hillers Maumere, Senin (9/3/2020).

MAUMERE, KOMPAS.com - Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Terawan Agus Putranto, mengapresiasi upaya dan kerja keras petugas kesehatan di Kabupaten Sikka yang berhasil menyembuhkan banyak pasien demam berdarah dengue (DBD) yang tengah mewabah itu. 

Terawan mengaku bangga karena para petugas kesehatan telah menyelamatkan nyawa ribuan orang penderita DBD. 

Baca juga: DBD di Sikka terus Meningkat, Sampah Jadi Penyebab

Data Pemkab Sikka sejauh ini, pasien yang dinyatakan sembuh ada 1.065 orang.

"1.190 orang (penderita DBD Sikka) itu bukan sedikit. Jumlahnya sangat banyak. Meski ada 13 orang saudara kita yang meninggal, itu karena kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa. Bukan kesalahan kita semua," ungkap Terawan, di RSUD Tc Hillers Maumere, Senin (9/3/2020). 

Terawan mengaku, sudah melihat pasien di rumah sakit itu dalam kondisi dengue shock syndrome (DSS).

Baca juga: KLB Deman Berdarah Dengue, 1.145 Orang Dirawat, Petugas Medis di Kabupaten Sikka Ditambah

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, pasien itu berhasil sembuh, suatu hal yang menurutnya luar biasa.

"Apresiasi yang sebesar-besarnya untul kita semua atas upaya dan kerja keras menangani DBD ini. Kita berharap DBD ini segera berakhir," ungkap Terawan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X