Pembakaran Kantor Bupati Waropen Diduga Terencana, Polisi Tahan Koordinator Massa

Kompas.com - 09/03/2020, 20:39 WIB
Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw meninjau langsung lokasi terjadinya aksi pengrusakan di Kantor Bupati Waropen yang terjadi pada Jumat (6/3/2020) lalu, Waropen, Papua, Senin (9/3/2020) Dok Humas Polda PapuaKapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw meninjau langsung lokasi terjadinya aksi pengrusakan di Kantor Bupati Waropen yang terjadi pada Jumat (6/3/2020) lalu, Waropen, Papua, Senin (9/3/2020)

JAYAPURA, KOMPAS.com - Polda Papua mulai mengusut kasus perusakan dan pembakaran Kantor Bupati Waropen, Papua, yang terjadi pada Jumat (6/3/2020).

"Hari ini juga kita sudah berhasil menahan seorang penggerak atau koordinator lapangan dan ini baru satu dari 13 yang sudah teridentifikasi oleh penyidik," ujar Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw, melalui keterangan tertulis, Senin (9/3/2020).

Paulus mengatakan, polisi menyelidiki kasus perusakan dan pembakaran itu dari tempat kejadian perkara (TKP).

Baca juga: Melonjak Jadi 19 Kasus Positif, Bagaimana Cara Tes Virus Corona di Indonesia?

Seluruh pihak yang merencanakan dan melakukan tindakan kriminal tak akan luput dari proses hukum.

Berdasarkan penyelidikan awal, terlihat massa memang berniat merusak dan membakar Kantor Bupati Waropen.

Tak ada upaya pencurian dan pengambilan barang dalam insiden itu, namun massa terlihat ingin membakar sejumlah dokumen di kantor bupati.

"Ada kekuatan yang ingin melawan hukum yang dilakukan oleh beberapan pihak. Kami melihat itu ada rancangan karena ini ada organisasinya," kata dia.

Setelah melihat langsung kondisi di lapangan, Waterpauw memastikan pemerintahan di Waropen tetap berjalan.

Menurutnya, insiden pembakaran itu tak mempengaruhi jalannya pemerintahan. Layanan pendidikan dan kesehatan di wilayah itu juga berjalan seperti biasa.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebakaran UPT Logam Purbalingga Tewaskan 1 Orang, Pemilik Pabrik: Penjaga Iseng Main Korek

Kebakaran UPT Logam Purbalingga Tewaskan 1 Orang, Pemilik Pabrik: Penjaga Iseng Main Korek

Regional
Usai dari Luar Kota, Wakil Bupati Pangandaran dan Istri Positif Covid-19

Usai dari Luar Kota, Wakil Bupati Pangandaran dan Istri Positif Covid-19

Regional
Pilu, Siswi 15 Tahun Diperkosa di Hutan Saat Cari Sinyal untuk Belajar Daring

Pilu, Siswi 15 Tahun Diperkosa di Hutan Saat Cari Sinyal untuk Belajar Daring

Regional
Cerita Pria Gunakan Foto Artis Korea untuk Menipu, Ancam Sebar Foto Bugil, 8 Perempuan Jadi Korban

Cerita Pria Gunakan Foto Artis Korea untuk Menipu, Ancam Sebar Foto Bugil, 8 Perempuan Jadi Korban

Regional
Provinsi Jawa Tengah Kembali Terima 248.600 Dosis Vaksin, Ganjar Minta 12 Daerah Langsung Eksekusi

Provinsi Jawa Tengah Kembali Terima 248.600 Dosis Vaksin, Ganjar Minta 12 Daerah Langsung Eksekusi

Regional
Menyoal KKN Lapangan Unila, Rencana Libatkan Ribuan Mahasiswa hingga Ditunda Setelah Diprotes Warganet

Menyoal KKN Lapangan Unila, Rencana Libatkan Ribuan Mahasiswa hingga Ditunda Setelah Diprotes Warganet

Regional
UPT Logam Purbalingga Terbakar Hebat, 1 Orang Tewas dan 3 Gedung Rusak Berat

UPT Logam Purbalingga Terbakar Hebat, 1 Orang Tewas dan 3 Gedung Rusak Berat

Regional
Kronologi Pria Bunuh Pasangan Sesama Jenis di Grobogan, Berawal dari Kencan yang Tak Dibayar

Kronologi Pria Bunuh Pasangan Sesama Jenis di Grobogan, Berawal dari Kencan yang Tak Dibayar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ini Alasan Siswi Non-Muslim di Padang Diwajibkan Pakai Jilbab | Bayi 4 Bulan Dicekoki Miras oleh Pamannya

[POPULER NUSANTARA] Ini Alasan Siswi Non-Muslim di Padang Diwajibkan Pakai Jilbab | Bayi 4 Bulan Dicekoki Miras oleh Pamannya

Regional
Duduk Perkara Dokter Ditemukan Tewas Dalam Mobil Sehari Setelah Divaksin Covid-19, Diduga Sakit Jantung

Duduk Perkara Dokter Ditemukan Tewas Dalam Mobil Sehari Setelah Divaksin Covid-19, Diduga Sakit Jantung

Regional
Detik-detik Seorang Remaja di Pekanbaru Tewas Setelah Terjatuh dan Tertabrak Mobil Damkar

Detik-detik Seorang Remaja di Pekanbaru Tewas Setelah Terjatuh dan Tertabrak Mobil Damkar

Regional
Penjelasan BMKG soal Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Penjelasan BMKG soal Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Regional
Sandiaga Uno: Batik Batam Layak Jadi Produk Unggulan

Sandiaga Uno: Batik Batam Layak Jadi Produk Unggulan

Regional
Sakit Hati Tak Dibayar, Pria Ini Tusuk Pasangan Sesama Jenis hingga Tewas

Sakit Hati Tak Dibayar, Pria Ini Tusuk Pasangan Sesama Jenis hingga Tewas

Regional
Dokter Ditemukan Tewas Sehari Setelah Disuntik Divaksin, Satgas Covid-19 Palembang: Dipastikan Bukan karena Divaksin, tapi...

Dokter Ditemukan Tewas Sehari Setelah Disuntik Divaksin, Satgas Covid-19 Palembang: Dipastikan Bukan karena Divaksin, tapi...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X