Kompas.com - 09/03/2020, 20:14 WIB
5.520 butir tahu bercampur formalin yang ditangkap dari tersangka Jono (35). Ia mencampur tahu dengan formalin agar mendapatkan keuntngan, lantaran tahu tersebut tidak cepat rusak, Senin (9/3/2020). KOMPAS.com/AJI YK PUTRA5.520 butir tahu bercampur formalin yang ditangkap dari tersangka Jono (35). Ia mencampur tahu dengan formalin agar mendapatkan keuntngan, lantaran tahu tersebut tidak cepat rusak, Senin (9/3/2020).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Selatan membongkar pabrik pembuatan tahu yang menggunakan bahan pengawet formalin.

J (35) yang diketahui sebagai pemilik pabrik tahu ditangkap ketika sedang memasarkan tahu mengandung formalin tersebut di kawasan Pasar Alang-Alang Lebar, Palembang, Senin (9/3/2020).

Direktur Kriminal Khusus Polda Sumsel Kombes Anton Setyawan mengatakan, dari tersangka ditemukan tahu bercampur formalin sebanyak 5.520 butir yang telah siap dipasarkan.

Baca juga: Gojek Pecat Driver Ojol yang Tampar Kasir Alfamart di Palembang

Selain itu, satu unit mobil pikap yang digunakan tersangka untuk memasarkan tahu tersebut juga ikut disita polisi.

"Tersangka sudah 5 tahun membuat tahu. Namun, untuk campuran formalin baru dilakukannya selama 1 tahun, karena ingin mendapatkan keuntungan," kata Anton saat gelar perkara di Polda Sumsel.

Dari hasil pemeriksaan, J mencampur tahu dengan formalin agar barang dagangannya bisa bertahan lebih lama.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Menteri PUPR Sebut Pembangunan di Eks Kamp Vietnam Bukan untuk RS Khusus Corona

Dengan begitu, J tidak mengalami kerugian akibat tahu yang rusak karena tak laku di pasaran.

"Tersangka hampir selurunya menjual tahu yang telah bercampur formalin di pasar tradisional di Palembang," ujar Anton.

Baca juga: Dinkes Babel Tidak Akan Keluarkan Surat Bebas Corona

Sedangkan, tersangka J mengaku bahwa ia telah memproduksi tahu selama 5 tahun di pabrik miliknya di Jalan Sosial Lebak Jaya, Kelurahan Sukabangun, Kecamatan Sukarami, Palembang.

Dalam sehari, ia bisa membuat ribuan tahu untuk dijual ke pasar tradisional.

"Saya pakai formalin agar tidak rusak saja tahunya. Baru satu tahun ini pakai formalin, biasanya tidak," ujar J.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X