Kilas Daerah Semarang
KILAS DAERAH

Wali Kota Hendi Minta Pemuda Manfaatkan Bonus Demografi dengan Eksistensi

Kompas.com - 09/03/2020, 19:31 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi berswa foto bersama ratusan siswa SMK Negeri 2 Semarang, Senin (2/3/2029). DOK. Humas Pemerintah Kota SemarangWali Kota Semarang Hendrar Prihadi berswa foto bersama ratusan siswa SMK Negeri 2 Semarang, Senin (2/3/2029).

KOMPAS.com - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meminta para pemuda, khususnya siswa-siswi SMK Negeri 2 Semarang, untuk memanfaatkan bonus demografi RI untuk memajukan Indonesia.

 

Untuk itu, ia meminta para pemuda meningkatkan eksistensinya dalam berbagai hal.

“Jika anak mudanya kreatif, inovatif, dan kompetitif, Indonesia pasti semakin maju," kata Wali Kota yang akrab di sapa Hendi di hadapan ratusan siswa SMK Negeri 2 Semarang, Senin (2/3/2020).

Apalagi, menurut Hendi, para pemuda masih memiliki semangat dan idealisme yang tinggi. Ini menjadi kesempatan yang baik bagi para pemuda untuk menunjukkan eksistensinya bagi bangsa dan negara.

Baca juga: Hadapi Bonus Demografi, Anak Perlu Dibekali Kemampuan Literasi

“Jadikan masa muda untuk investasi nama, yaitu menjadi pribadi yang bisa diandalkan dan bertanggung jawab, salah satunya dengan aktif berorganisasi. Bangun relasi, kembangkan potensi, dan jadilah pemuda yang peduli," ujar Hendi, seperti dalam keterangan tertulisnya.

Sebaliknya, lanjut Hendi, jika anak mudanya keleleran dan menyalahgunakan Narkoba maka Indonesia kehilangan satu generasi untuk mencapai puncaknya.

Hendi pun mengatakan dalam dunia akademis pemuda pintar harus dapat memanfaatkan kepintarannya bagi lingkungan sekitarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, saat ini anak muda di Indonesia menduduki porsi yang signifikan baik dari kualitas maupun kuantitasnya, yaitu sekitar 40 persen.

Menurutnya dalam rentang waktu dari tahun 2020 sampai 2035, warga Indonesia yang berusia produktif (16 - 30 tahun) akan mencapai 64 persen.

Angka itu, kata Hendi, senilai sekitar 150 juta jiwa dari total jumlah penduduk sekitar 297 juta jiwa.

Ini artinya, selama kurun 15 tahun tersebut, Indonesia akan menikmati bonus demografi. Jumlah usia produktif Indonesia diproyeksikan berada pada grafik tertinggi dalam sejarah bangsa.

Tranformasi dunia pendidikan Indonesia

Dalam kesempatan tersebut, Hendi menyampaikan pula adanya transformasi di dunia pendidikan di Indonesia membuat perubahan paradigma di masyarakat.

Menurutnya, jika dahulu semua berlomba-lomba untuk masuk Sekolah Menengah Umum (SMU), kini sebagian masyarakat memilih Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai pilihan pendidikan formal.

“Persaingan sesungguhnya adalah di dunia kerja, sedangkan lulusan SMK adalah yang siap kerja,” ujarnya.

Terlebih pemerintah, kata dia, telah menyiapkan revitalisasi SMK 2020-2025 agar lulusannya semakin banyak diserap di dunia kerja. Ini berarti sistem kurikulum diubah dari semula supply base ke demand base.

Baca juga: Youth to Work, Program Pelatihan Siswa SMK agar Siap Kerja

Artinya, Hendi mengatakan, kurikulum SMK akan ditentukan oleh dunia usaha agar klop dengan kebutuhan industri di lapangan.

“SMK Negeri 2 ini keren, penjurusannya seperti akuntansi, administrasi perkantoran, pemasaran, usaha perjalanan wisata, dan rekayasa perangkat lunak merupakan jurusan yang diperlukan di dunia kerja. Untuk itu para siswa harus bangga dan bersemangat,” ujarnya menyemangati para siswa yang bersekolah di Jl. Dr. Cipto No.121A, Semarang.

Dalam kesempatan itu, Hendi meyakinkan pula para siswa untuk tidak khawatir terkait masalah gender. Ia menegaskan jika perempuan yang hebat akan memiliki peran atau status yang hebat juga.

“Seperti Wakil Wali Kota Semarang yang dijabat seorang wanita, juga beberapa kepala dinas di Pemerintah Kota Semarang dan anggota dewan,” tambahnya.

Baca tentang

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Regional
Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Regional
Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Regional
Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Regional
Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Regional
Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Regional
Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Regional
Mahasiswa Kecewa Gubernur dan Wagub Kaltim Tak Bersikap Tolak UU Cipta Kerja

Mahasiswa Kecewa Gubernur dan Wagub Kaltim Tak Bersikap Tolak UU Cipta Kerja

Regional
Besok, Jenazah KH Abdullah Syukri Zarkasyi MA Dikebumikan di Pemakaman Keluarga

Besok, Jenazah KH Abdullah Syukri Zarkasyi MA Dikebumikan di Pemakaman Keluarga

Regional
Begini Respons Gugus Tugas Bone soal Emak-emak Berjoget di Pinggir Kolam Renang

Begini Respons Gugus Tugas Bone soal Emak-emak Berjoget di Pinggir Kolam Renang

Regional
Kronologi Tambang Batu Bara Ambles yang Tewaskan 11 Orang di Sumsel

Kronologi Tambang Batu Bara Ambles yang Tewaskan 11 Orang di Sumsel

Regional
Bawaslu Dalami Dugaan Campur Tangan Kadisdik Jatim di Pilkada Lamongan

Bawaslu Dalami Dugaan Campur Tangan Kadisdik Jatim di Pilkada Lamongan

Regional
Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Bayi 5 Bulan, Anak Kandungnya Sendiri

Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Bayi 5 Bulan, Anak Kandungnya Sendiri

Regional
Tambang Batu Bara Ilegal di Sumsel Ambles, 11 Orang Tewas

Tambang Batu Bara Ilegal di Sumsel Ambles, 11 Orang Tewas

Regional
Izin 5 Sektor Ini Harus Ditandatangani Bupati Jember, DPRD: Alasan Apa Pun Tidak Boleh

Izin 5 Sektor Ini Harus Ditandatangani Bupati Jember, DPRD: Alasan Apa Pun Tidak Boleh

Regional
komentar di artikel lainnya