Terawan: Masalah di Indonesia Bukan Hanya Corona, Ada yang Lebih Mematikan Yaitu DBD

Kompas.com - 09/03/2020, 18:37 WIB
Ilustrasi nyamuk TacioPhilipIlustrasi nyamuk

KUPANG, KOMPAS.com - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan, permasalahan di Indonesia tidak hanya soal virus corona.

Terwan mengatakan, salah satu penyakit yang justru lebih mematikan adalah demam berdarah dengue ( DBD) .

"Ini yang nyata, yang kita lihat paling mengancam jiwa manusia ini yakni DBD ini. Kita bahas dan bicarakan yang paling mengancam saat ini. Bahwa permasalah di Indonesia bukan hanya corona, tapi ada penyakit yang justru lebih mematikan dan lebih berbahaya itu DBD," ujar Terawan, saat berkunjung ke Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (9/3/2020).

Baca juga: Korban Terus Bertambah, Menkes Bahas Penanganan DBD di Sikka, NTT

Menurut Terawan, saat ini jumlah warga NTT yang meninggal disebabkan DBD sebanyak 34 orang.

"Saya harus berjuang dan mudah-mudahan diridhoi oleh Tuhan yang maha kuasa, sehingga semua upaya dan usaha kita untuk bisa mencegah wabah ini bisa segera diatasi," ujarnya.

Terawan berharap DBD bisa segera diatasi, khususnya di Kabupaten Sikka yang jumlah penderita paling tinggi di NTT.

Untuk itu, Kementerian Kesehatan telah membawa tambahan tenaga medis, bantuan peralatan, dan obat-obatan untuk mengatasi DBD.

"Para petugas medis yang kita bawa ke Kabupaten Sikka akan bekerja hingga kasus DBD ini selesai," tuturnya.

Untuk diketahui, jumlah penderita demam berdarah dengue (DBD) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus bertambah.

Baca juga: Penderita DBD Terus Meningkat, Pemkab Sikka Kembali Perpanjang KLB

 

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cabuli 10 Gadis di Kediri, Pemuda Kediri Diamankan Polisi, 1 Korban Hamil dan Aborsi

Cabuli 10 Gadis di Kediri, Pemuda Kediri Diamankan Polisi, 1 Korban Hamil dan Aborsi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Viral Video Karyawati Ditampar Konsumen | Karena Asmara, Pelajar Dikeroyok 3 TNI

[POPULER NUSANTARA] Viral Video Karyawati Ditampar Konsumen | Karena Asmara, Pelajar Dikeroyok 3 TNI

Regional
Ayah, Ibu, dan Anak Meninggal, Satu Kampung Rapid Test, Ini Hasilnya

Ayah, Ibu, dan Anak Meninggal, Satu Kampung Rapid Test, Ini Hasilnya

Regional
Dokter RSUD Kardinah Tegal Positif Corona. Meninggal saat Dirujuk ke RSUP Kariadi Semarang

Dokter RSUD Kardinah Tegal Positif Corona. Meninggal saat Dirujuk ke RSUP Kariadi Semarang

Regional
Kisah DW Kehilangan 3 Anggota Keluarga di Surabaya, Covid-19 Renggut Kakaknya yang Hamil, Ibu dan Ayahnya

Kisah DW Kehilangan 3 Anggota Keluarga di Surabaya, Covid-19 Renggut Kakaknya yang Hamil, Ibu dan Ayahnya

Regional
'Untuk Kota Surabaya Tidak Semudah yang Kita Bayangkan'

"Untuk Kota Surabaya Tidak Semudah yang Kita Bayangkan"

Regional
94 Pasien Positif di Kalbar Sembuh, Kabupaten Landak Catatkan Nol Kasus Corona

94 Pasien Positif di Kalbar Sembuh, Kabupaten Landak Catatkan Nol Kasus Corona

Regional
Diduga Salah Paham, Keluarga Pasien Corona Aniaya Petugas Medis

Diduga Salah Paham, Keluarga Pasien Corona Aniaya Petugas Medis

Regional
Gara-gara Cinta Gadis 17 Tahun, 3 Anggota TNI Keroyok Pelajar SMA, Begini Ceritanya

Gara-gara Cinta Gadis 17 Tahun, 3 Anggota TNI Keroyok Pelajar SMA, Begini Ceritanya

Regional
Viral Video Warga Pukuli Tenaga Medis karena Tak Bisa Ikuti Rapid Test, Ini Kronologinya

Viral Video Warga Pukuli Tenaga Medis karena Tak Bisa Ikuti Rapid Test, Ini Kronologinya

Regional
321 WNI Tahanan di Malaysia Dipulangkan Melalui Pelabuhan Nunukan

321 WNI Tahanan di Malaysia Dipulangkan Melalui Pelabuhan Nunukan

Regional
Satu Pemasok Ikan Positif Covid-19, Pedagang Ikan Pasar Kranggan Yogya Jalani 'Rapid Test'

Satu Pemasok Ikan Positif Covid-19, Pedagang Ikan Pasar Kranggan Yogya Jalani "Rapid Test"

Regional
Tersangka Kasus Sabu 402 Kilogram Terancam Hukuman Mati

Tersangka Kasus Sabu 402 Kilogram Terancam Hukuman Mati

Regional
Sebanyak 30.700 Calon Jemaah Haji Jateng Batal Berangkat Ke Tanah Suci

Sebanyak 30.700 Calon Jemaah Haji Jateng Batal Berangkat Ke Tanah Suci

Regional
Viral Video Keluarga Mengamuk, Peti Jenazah PDP Covid-19 Terjungkal

Viral Video Keluarga Mengamuk, Peti Jenazah PDP Covid-19 Terjungkal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X