Pesan Orangtua Lulusan Bintara Terbaik Jatim 2020: Jangan Mau Disuap Kalau Nanti Bertugas

Kompas.com - 09/03/2020, 13:40 WIB
Muhammad Al Azhar (19) remaja dari Desa Tempuran anak seorang kuli bangunan ini menjadi lulusan terbaik di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polisi Daerah Jawa Timur tahun 2020 mendapat pernhargaan dari Kapolres Ngawi. KOMPAS.COM/SUKOCOMuhammad Al Azhar (19) remaja dari Desa Tempuran anak seorang kuli bangunan ini menjadi lulusan terbaik di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polisi Daerah Jawa Timur tahun 2020 mendapat pernhargaan dari Kapolres Ngawi.

NGAWI, KOMPAS.com – Bintara lulusan terbaik Sekolah Polisi Negara (SPN) Jawa Timur, Muhammad Al Azhar (19), mendapatkan penghargaan dari Kapolres Ngawai AKBP Dicky Ario di Polres Ngawi.

Dicky salut dengan semangat lulusan terbaik SPN Jawa Timur 2020 itu. Al Azhar lulus dengan nilai terbaik meski mengalami keterbatasan ekonomi.

“Kami bangga Muhammad Al Azhar asli putra daerah yang mendaftar dari Polres Ngawi lulus sebagai bintara terbaik di SPN Polda Jawa Timur tahun 2020,” kata Dikcy usai memberikan penghargaan di Lapangan Polres Ngawi, Senin (9/3/2020).

Baca juga: Kisah Anak Kuli Bangunan Lulusan Terbaik Bintara Polda Jatim, Sepeda Ontel Ayah Jadi Motivasi

Pemberian penghargaan itu diharapkan menumbuhkan semangat pemuda Ngawi lainnya untuk mendaftarkan diri sebagai anggota polisi.

Kedua orangtua Al Azhar, Heru Sukamto dan Khomsiatin hadir dalam upacara pemberian penghargaan itu.

Heru Sukamto tak kalah bangga dengan prestasi anaknya.

Sang anak tak menyia-nyiakan perjuangannya mengayuh sepeda sejauh enam kilometer setiap hari untuk membanting tulang sebagai kuli bangunan.

Heru tak bisa memberikan banyak uang ketika Al Azhar menempuh pendidikan di SPN Jatim. 

Ia hanya bisa memberikan ongkos transportasi dari Ngawi ke Surabaya dan biaya makan seadanya.

"Paling bisa saya kasih Rp 300.000 kalau mau ke Surabaya, itu kerja seminggu," kata Heru.

Sang ibu, Khomsiatin juga ikut membanting tulang menghidupi keluarga mereka. Khomsiatin menjual sayur-sayuran keliling kampung.

Ia mengambil sayuran dari Pasar Besar Ngawi. Jika tak laku, Khomsiatin akan memasak sayuran itu dan menjualnya esok pagi.

"Jadi jual sayuran (mentah) dan sayuran (yang telah dimasak dan siap makan," kata dia.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelajar di Manado Jadi Korban Penganiayaan hingga Tewas

Pelajar di Manado Jadi Korban Penganiayaan hingga Tewas

Regional
Saat Dua Paslon di Wonogiri Berebut Kata 'Nyawiji' untuk Slogan Mereka

Saat Dua Paslon di Wonogiri Berebut Kata "Nyawiji" untuk Slogan Mereka

Regional
Ditegur Satpam tapi Nekat Berenang, Saat Tenggelam Bocah Ini Malah Ditinggal Teman-temannya

Ditegur Satpam tapi Nekat Berenang, Saat Tenggelam Bocah Ini Malah Ditinggal Teman-temannya

Regional
ASN Ditangkap Saat Konsumsi Sabu, Dilaporkan Warga yang Resah

ASN Ditangkap Saat Konsumsi Sabu, Dilaporkan Warga yang Resah

Regional
12 Rumah di Sumedang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

12 Rumah di Sumedang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Regional
Rumah Tempat Penyimpanan Tabung Gas Elpiji Terbakar, 5 Orang Tewas

Rumah Tempat Penyimpanan Tabung Gas Elpiji Terbakar, 5 Orang Tewas

Regional
Jubir Satgas Covid-19 Kaltim dan Istri Terjangkit Virus Corona

Jubir Satgas Covid-19 Kaltim dan Istri Terjangkit Virus Corona

Regional
Tragis, Bocah Tewas Tertabrak Truk Tangki Saat Tidur Lelap di Rumah

Tragis, Bocah Tewas Tertabrak Truk Tangki Saat Tidur Lelap di Rumah

Regional
Nasib Malang Pengemudi Ojol, Terkena Order Fiktif, Uang Tabungan Juga Habis Dikuras Penipu

Nasib Malang Pengemudi Ojol, Terkena Order Fiktif, Uang Tabungan Juga Habis Dikuras Penipu

Regional
[POPULER NUSANTARA] Klarifikasi Wali Kota Tegal Soal Konser Dangdut | Jumlah Harta Kekayaan Adik Ratu Atut

[POPULER NUSANTARA] Klarifikasi Wali Kota Tegal Soal Konser Dangdut | Jumlah Harta Kekayaan Adik Ratu Atut

Regional
Beri Tumpangan yang Berujung Pembunuhan, Perempuan Hamil Tewas di Tangan Begal

Beri Tumpangan yang Berujung Pembunuhan, Perempuan Hamil Tewas di Tangan Begal

Regional
Kepalanya Terbentur Batu Usai Diperkosa 5 Pria, Wanita Ini Tewas

Kepalanya Terbentur Batu Usai Diperkosa 5 Pria, Wanita Ini Tewas

Regional
Pengakuan Pelaku Pemerkosaan Wanita di Pinggir Sungai: Saya Menyesal

Pengakuan Pelaku Pemerkosaan Wanita di Pinggir Sungai: Saya Menyesal

Regional
Pasien Covid-19 Meninggal Setelah Kabur dari Rumah Sakit, Dimakamkan Tanpa Protokol Kesehatan

Pasien Covid-19 Meninggal Setelah Kabur dari Rumah Sakit, Dimakamkan Tanpa Protokol Kesehatan

Regional
Pura-pura Jadi Pembeli, Eks Karyawan Toko Emas Rampok Perhiasan Senilai 170 Juta

Pura-pura Jadi Pembeli, Eks Karyawan Toko Emas Rampok Perhiasan Senilai 170 Juta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X