Baku Tembak, Begal Tewas dengan 2 Luka di Dada

Kompas.com - 08/03/2020, 23:46 WIB
Direktur Ditkrimum Polda Lampung, Kombes M Barly Ramadhani di RS Bhanyangkara Polda Lampung, Sabtu (7/3/2020) malam. Satu orang begal sepeda motor tewas dengan dua luka tembak di dada setelah baku tembak dengan aparat kepolisian. KOMPAS.com/TRI PURNA JAYADirektur Ditkrimum Polda Lampung, Kombes M Barly Ramadhani di RS Bhanyangkara Polda Lampung, Sabtu (7/3/2020) malam. Satu orang begal sepeda motor tewas dengan dua luka tembak di dada setelah baku tembak dengan aparat kepolisian.

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com – Seorang pelaku pembegalan tewas diterjang timah panas aparat kepolisian setelah baku tembak sengit di permukiman warga di Bandar Lampung.

Pelaku pembegalan yang tewas itu bernama Dodi Juliandi (19) warga Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur.

Dodi tewas dengan dua luka tembak di dada setelah membawa kabur sepeda motor milik Asep Effendi (40) warga Jalan Pagar Alam, Kecamatan Langkapura, Bandar Lampung pada Sabtu (7/3/2020) malam.

Baca juga: Pelaku Begal Salah Sasaran, Korban Dikira Kelompok yang Sudah Janjian Tawuran dengan Mereka

Direktur Direktorat Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Lampung, Komisaris Besar M Barly Ramadhani mengatakan, pelaku mencoba melawan dengan melepaskan tembakan ke arah anggota polisi.

“Pelaku menggunakan senjata api rakitan. Dia melawan saat hendak ditangkap. Sehingga kami melakukan tindakan tegas,” kata Barly di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Lampung, Sabtu (7/3/2020) malam.

Tewasnya begal sepeda motor ini, kata Barly, berawal saat ada laporan telah terjadi pencurian sepeda motor milik korban Asep.

Korban yang saat itu sedang menonton televisi mendengar sepeda motornya dinyalakan. Ketika itu sepeda motor korban diparkir di teras rumah.

Ternyata, sepeda motor korban hendak dibawa kabur oleh pelaku.

“Pelaku merusak kunci sepeda motor menggunakan kunci T,” kata Barly.

Korban sempat berteriak maling untuk meminta bantuan warga. Namun, pelaku mengeluarkan pistol dan menembakkannya ke atas.

Baca juga: Polisi Bandung Ringkus 5 Geng Motor yang Begal dan Aniaya Warga dengan Botol Arak

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Pesepeda di Sleman Diduga Disiram Air Keras Saat Gowes

3 Pesepeda di Sleman Diduga Disiram Air Keras Saat Gowes

Regional
Ada 1,9 Juta Pemilih Milenial dan 3.989 Difabel di Pilkada Banten

Ada 1,9 Juta Pemilih Milenial dan 3.989 Difabel di Pilkada Banten

Regional
Polisi Tangkap Siswi SMA yang Diduga Buang Bayinya di Depan Panti Asuhan

Polisi Tangkap Siswi SMA yang Diduga Buang Bayinya di Depan Panti Asuhan

Regional
Cerita 11 Tahun Susuri Setapak di Hutan Belantara Kalimantan demi Mengajar...

Cerita 11 Tahun Susuri Setapak di Hutan Belantara Kalimantan demi Mengajar...

Regional
Proses Hukum Pelaku Perusakan Mesin ATM BRI Dihentikan Polisi, Ini Alasannya

Proses Hukum Pelaku Perusakan Mesin ATM BRI Dihentikan Polisi, Ini Alasannya

Regional
Tak Ada Kasus Covid-19 Baru di Mataram Selama 6 Hari, Gugus Tugas: Semoga Terus Bertahan

Tak Ada Kasus Covid-19 Baru di Mataram Selama 6 Hari, Gugus Tugas: Semoga Terus Bertahan

Regional
Jejak Perjalanan Warga Rohingnya yang Terdampar di Aceh, Berlayar dari Bangladesh dengan Tujuan Akhir Malaysia

Jejak Perjalanan Warga Rohingnya yang Terdampar di Aceh, Berlayar dari Bangladesh dengan Tujuan Akhir Malaysia

Regional
Viral, Video Wisatawan Lompat dari Tebing Saat Gelombang Tinggi

Viral, Video Wisatawan Lompat dari Tebing Saat Gelombang Tinggi

Regional
Penahanan Warganet yang Ancam Bunuh Dokter dan Polisi Ditangguhkan, Ini Alasannya...

Penahanan Warganet yang Ancam Bunuh Dokter dan Polisi Ditangguhkan, Ini Alasannya...

Regional
Masyarakat Boyolali Hanya Diizinkan Gelar Pernikahan 'Drive-Thru'

Masyarakat Boyolali Hanya Diizinkan Gelar Pernikahan "Drive-Thru"

Regional
Cegah Pernikahan Dini di Mataram, Paslon Selly-Manan Akan Buat Balai Mediasi di Kelurahan

Cegah Pernikahan Dini di Mataram, Paslon Selly-Manan Akan Buat Balai Mediasi di Kelurahan

Regional
Penjelasan Bank di Salatiga yang Dilaporkan karena Uang Nasabah Rp 1 Miliar Raib

Penjelasan Bank di Salatiga yang Dilaporkan karena Uang Nasabah Rp 1 Miliar Raib

Regional
Siswi SMA Diduga Buang Bayi yang Baru Dilahirkannya, Terbongkar dari Ditemukannya Sebuah Buku Catatan

Siswi SMA Diduga Buang Bayi yang Baru Dilahirkannya, Terbongkar dari Ditemukannya Sebuah Buku Catatan

Regional
Berburu Tenun Cual Kuno, Mengunci Sejarah, Merawat Tradisi

Berburu Tenun Cual Kuno, Mengunci Sejarah, Merawat Tradisi

Regional
Temukan Alamat dan Puisi, Polisi Amankan Siswi SMA yang Diduga Buang Bayinya

Temukan Alamat dan Puisi, Polisi Amankan Siswi SMA yang Diduga Buang Bayinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X