Kompas.com - 08/03/2020, 21:22 WIB
Ketua DPC PDI-P Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo di Benteng Vastenburg Solo, Jawa Tengah, Minggu (8/3/2020). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIKetua DPC PDI-P Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo di Benteng Vastenburg Solo, Jawa Tengah, Minggu (8/3/2020).

SOLO, KOMPAS.com - Ketua DPC PDI-P Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo menyampaikan kepada satgas dan pengurus partai tidak perlu takut bicara Achmad Purnomo-Teguh Prakosa menang di Pilkada Solo 2020.

"Proses penjaringan dan penyaringan Purnomo-Teguh merupakan keputusan yang dibuat anak ranting, ranting, PAC dan DPC partai. Jadi, kalau kita bicara Purnomo-Teguh pasti menang ning nyambut gawe itu enggak salah. Karena proses sudah kita lalui," kata Rudy di Benteng Vastenburg Solo, Jawa Tengah, Minggu (8/3/2020).

Baca juga: Gibran: Yang Penting Pilkada Solo Dinamis, Meriah, dan Sukacita

Menurut dia, proses penjaringan dan penyaringan Purnomo-Teguh sesuai peraturan partai (PP) Nomor 24 Tahun 2017.

Peraturan itu, lanjutnya, mengamanatkan melalui Pasal 9, 10 dan 11 bahwa DPC yang memperoleh suara pileg mencapai di atas 25 persen, maka menggunakan sistem atau mekanisme rekrutmen dan seleksi penjaringan tertutup.

"Sehingga kami sangat berharap ketika ketua umum yang diberi hak untuk memberikan keputusan (diberi hak prerogatif oleh kongres), itulah yang nantinya kita laksanakan," katanya.

Dirinya juga menyampaikan kepada satgas dan pengurus partai tidak perlu khawatir ketika berbicara tentang dukungan terhadap Purnomo-Teguh disingkirkan.

"Untuk itu teman-teman satgas, pengurus partai tidak perlu khawatir kalau nanti sudah bicara Purnomo-Teguh disingkarkan. Tidak ada itu," terang dia.

Baca juga: Achmad Purnomo Yakin Dapat Rekomendasi PDI-P di Pilkada Solo 2020

Diketahui, Purnomo-Teguh merupakan bacalon wali kota dan wakil wali kota Surakarta yang diusung DPC PDI-P Kota Surakarta hasil penjaringan tertutup.

Di sisi lain putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka juga mencalonkan wali kota Surakarta melalui DPD PDI-P Jateng.

Nasib Gibran Rakabuming Raka di Pilkada Solo akan ditentukan pada Maret 2020.

Hal ini karena Solo tidak masuk dalam periode pertama pengumuman rekomendasi dari DPP PDI-P.

Putra Presiden Joko Widodo tersebut saat ini bersaing dengan Achmad Purnomo untuk mendapatkan rekomendasi untuk maju di Pilkada Solo 2020.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X