Bermain di Genangan Air, Tiga Bocah Bersaudara Meninggal

Kompas.com - 08/03/2020, 20:44 WIB
Ilustrasi THINKSTOCK.COMIlustrasi

 

YOGYAKARTA,KOMPAS.com- Tiga anak meninggal dunia di Padukuhan Karangnongko, Desa Ngloro, Kecamatan Saptosari, Gunungkidul, Yogyakarta, Minggu (8/3/2020) saat bermain genangan air di sekitar ladang.

Dua korban merupakan kakak beradik, dan seorang merupakan sepupu kedua korban.

Kepala Desa Ngloro, Heri Yuliyanto mengatakan, ketiga korban tenggelam ini meupakan warganya.

Mereka adalah Yulius Andrianto (7), Okta Ari Lestari (6) akrab disapa Abel dan Arya Nando Catur (6) asal Dusun Karangnongko.

Baca juga: Perahu Sampan Terbalik di Waduk Jatiluhur, Satu Orang Tenggelam

Mereka tengah bermain di sekitar genangan air dan kemudian tenggelam di genangan tersebut. Kemungkinan, mereka memang tidak bisa berenang.

"Untuk Nando dan Yulius itu masih TK, sementara Abel SD. Di sekitar lokasi kejadian ditemukan sandal korban," kata Heri saat dihubungi wartawan melalui telepon Minggu sore.

Anggota Tagana Gunungkidul yang juga tetangga korban, Wasdi, menambahkan, korban pertama kali ditemukan oleh salah seorang warga bernama Didik, yang akan memberikan makan kambing.

Saat itu, saksi melihat jasad Yulius yang terapung di genangan sekitar ladang. Ia pun langsung menghubungi warga untuk menolong korban.

Setelah berhasil dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia, jenazah Yulius kemudian diserahkan ke pihak keluarga. 

Namun, pada saat diserahkan, keluarga mengungkapkan, korban tidak bermain sendirian, karena ada dua saudara yang lain yang ikut bermain.

Baca juga: Bocah 3 Tahun Meninggal Tenggelam Saat Main di Bantaran Kali Sunter

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Regional
BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

Regional
Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Regional
Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Regional
Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Regional
Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Regional
Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Regional
BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

Regional
Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Regional
PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

Regional
Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Regional
Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Regional
Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Regional
Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Regional
Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X