Bertemu Kapolri, Polisi Jambi yang Nyanyikan Lagu Jiayou Wuhan Ditawari Sekolah Perwira

Kompas.com - 08/03/2020, 13:11 WIB
Tangkapan layar anggota Polres Sarolangun menyanyikan Jiayou Wuhan (ANTARA/M. Irfan Ilmie) Tangkapan layar anggota Polres Sarolangun menyanyikan Jiayou Wuhan (ANTARA/M. Irfan Ilmie)

KOMPAS.com- Seorang anggota Polres Sarolangun Jambi, Bripka Hansmadi Somangunsong atau Hans menyanyikan lagu Jiayou Wuhan sebagai dukungan pada China yang tengah berjuang melawan virus corona.

Selain mendapat apresiasi dari pemerintah China, lagu yang dinyanyikan Hans dan viral tersebut juga menyita perhatian Kapolri Jenderal Idham Aziz.

Bripka Hans mengungkapkan, Jumat (6/3/2020) lalu, Kapolri mengundangnya ke Tanjung Priok, Jakarta.

Baca juga: Kala Polisi Sarolangun Nyanyikan Lagu Jiayou Wuhan, Pemerintah China: Ada Kehangatan dalam Jiwa Kemanusiaan

Ditawari sekolah perwira

Bripka Hansmadi Simangunsong bersama Kapolri. Pada pertemuan singkat itu terjadi di acara di Pusdik PolAir Tanjung Priok, Jakarta, pada Jumat (6/3/2020) dalam acara rapat kerja teknis Spripim Polri Seluruh Polda Se-Indonesia. Bripka Hansmadi Simangunsong bersama Kapolri. Pada pertemuan singkat itu terjadi di acara di Pusdik PolAir Tanjung Priok, Jakarta, pada Jumat (6/3/2020) dalam acara rapat kerja teknis Spripim Polri Seluruh Polda Se-Indonesia.
Dalam pertemuannya, Hans bercerita, Kapolri memberinya kesempatan masuk sekolah perwira.

"Alhamdulillah dapat penghargaan untuk sekolah perwira pertama di Sukabumi, SIP (Sekolah Inspektur Polisi) tahun depan," ujar dia, Minggu (8/3/2020), seperti dilansir dari Tribun Jambi.

Hans bersyukur dan berterimakasih pada keluarga serta jajaran kepolisian di Jambi dan Sarolangun, tempatnya bertugas.

Tak hanya itu, Hans menuturkan dirinya berkesempatan kembali menyanyikan lagu Jiayou Wuhan di hadapan Kapolri.

"Saya diundang khusus sebagai bintang tamu untuk menghibur pejabat utama Mabes Polri," katanya.

Baca juga: Update Virus Corona 8 Maret: 103 Negara Terinfeksi, 60.192 Sembuh

 

Pasien beristirahat di ranjang mereka di ruang tamu Wuhan Convention Center yang diubah menjadi rumah sakit darurat pada Sabtu (15/2/2020).China Daily via Reuters Pasien beristirahat di ranjang mereka di ruang tamu Wuhan Convention Center yang diubah menjadi rumah sakit darurat pada Sabtu (15/2/2020).
Lagu Jiayou Wuhan

Seperti diberitakan sebelumnya, Hans menyanyikan lagu berbahasa Mandarin berjudul Jiayou Wuhan yang berarti Ayo Semangat Wuhan.

Melansir Antara, aksi Hans yang seorang anggota polisi Indonesia menyita perhatian masyarakat internasional, khususnya China.

Hans bahkan diwawancarai oleh media Negeri Tirai Bambu.

Dalam video wawancaranya, Hans memperkenalkan diri.

"Saya dari Jambi, Pak. Saya berasal dari Medan. Saya anggota kepolisian RI. Bertugas di Sarolangun, Jambi," kata dia.

Hans menyanyikan lagu tersebut sebagai dukungan atas nama kemanusiaan.

"Sahat-sahabatku di Wuhan, kami selalu mendoakan dan mendukung, semoga segala wabah di sana segera dapat teratasi," katanya di akhir lagu.

Baca juga: Antisipasi Virus Corona: Seperempat Populasi Warga Italia Dikarantina

Apresiasi pemerintah China

Pasien dengan gejala ringan virus corona COVID-19 mendapat pijatan oleh petugas medis saat menjalani perawatan di sebuah pusat pameran yang diubah menjadi rumah sakit darurat di Wuhan, Hubei, China (17/2/2020). Data hingga Rabu (19/2/2020) ini, korban meninggal akibat virus corona di China sudah mencapai 2.000 orang setelah dilaporkan 132 kasus kematian baru.AFP/STR/CHINA OUT Pasien dengan gejala ringan virus corona COVID-19 mendapat pijatan oleh petugas medis saat menjalani perawatan di sebuah pusat pameran yang diubah menjadi rumah sakit darurat di Wuhan, Hubei, China (17/2/2020). Data hingga Rabu (19/2/2020) ini, korban meninggal akibat virus corona di China sudah mencapai 2.000 orang setelah dilaporkan 132 kasus kematian baru.
Lagu Jiayou Wuhan yang dinyanyikan Hans menuai apresiasi dari pemerintah China.

Apalagi, lagu tersebut dinyanyikan dengan baik oleh seorang polisi asal Indonesia.

"Virus itu dingin tetapi ada kehangan dalam jiwa kemanusiaan," kata juru bicara Kemenlu China Chunying, seperti dilansir dari Antara.

Ia berharap, persahabatan Indonesia dengan China semakin erat.

Sumber: Tribun Jambi, Antara



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X