Nelayan Ini Percaya Buaya Berjari 5 Kembaran Anaknya, Dibuatkan Kamar Khusus, Sering Dicium

Kompas.com - 07/03/2020, 16:12 WIB
Buaya Berjari 5 yang Terperangkap Jaring Nelayan ini Diberi Nama Ainun KOMPAS.COM/JUNAEDIBuaya Berjari 5 yang Terperangkap Jaring Nelayan ini Diberi Nama Ainun

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com – Jamaluddin, warga Dusun Gusung, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, membuatkan sebuah kamar khusus untuk buaya berjari lima yang terperangkap jaring ikan miliknya.

Jamaluddin mengatakan, perlakuan khusus itu diberikan karena ia meyakini buaya itu merupakan kembaran anaknya, Faisal (13).

Kamar yang diberikan berbentuk kolam yang berada persis di tengah-tengah rumah Jamaluddin.

Baca juga: Kisah Aneh Buaya Berjari 5 yang Ditangkap Nelayan, Diberi Nama Ainun, Jinak dan Selalu Muncul Jelang Ramadhan

Tak hanya itu, setiap hari buaya yang diberi nama Ainun itu diberi makan ikan dan ayam.  

Pria yang berprofesi sebagai nelayan ini berharap buaya yang ia cintai itu bisa betah tinggal dan berlama-lama di rumahnya.

Ia juga berharap Ainun tak lagi pergi meninggalkan keluarganya seperti setahun lalu sebelum Ainun kembali ditemukan secara tidak sengaja karena terperangkap jaring milik Jamaluddin.

“Karena sudah punya tempat khusus, saya berharap Ainun tak lagi pergi meninggalkan keluarganya,” ujar Jamaluddin, Sabtu (7/3/2020).

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil Tes Kesehatan dan Berkas Paslon Pilkada Grobogan Penuhi Syarat

Hasil Tes Kesehatan dan Berkas Paslon Pilkada Grobogan Penuhi Syarat

Regional
Besok, Sanksi Perda Adaptasi Kebiasaan Baru Berlaku di Kota Padang

Besok, Sanksi Perda Adaptasi Kebiasaan Baru Berlaku di Kota Padang

Regional
Kemarau, Warga Tempuh 2 Kilometer dan Antre Demi Seember Air Bersih

Kemarau, Warga Tempuh 2 Kilometer dan Antre Demi Seember Air Bersih

Regional
Diusung 8 Partai di Pilkada Surabaya, Machfud Arifin Bantah Keroyok Calon PDI-P

Diusung 8 Partai di Pilkada Surabaya, Machfud Arifin Bantah Keroyok Calon PDI-P

Regional
Pilkada Surabaya 2020, PDI-P Targetkan Eri-Armuji Raih 70 Persen Suara

Pilkada Surabaya 2020, PDI-P Targetkan Eri-Armuji Raih 70 Persen Suara

Regional
Viral Video Bupati Timor Tengah Utara NTT Marahi Polisi, Ini Sebabnya

Viral Video Bupati Timor Tengah Utara NTT Marahi Polisi, Ini Sebabnya

Regional
Urus Dana Hibah di Kemenkes, Direktur RSUD Pangkalpinang Positif Corona

Urus Dana Hibah di Kemenkes, Direktur RSUD Pangkalpinang Positif Corona

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Sumedang Dilarang Bepergian ke Zona Merah

Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Sumedang Dilarang Bepergian ke Zona Merah

Regional
Cucu, Menantu, dan Istri Tertular Covid-19, Klaster Keluarga di Salatiga Bertambah

Cucu, Menantu, dan Istri Tertular Covid-19, Klaster Keluarga di Salatiga Bertambah

Regional
Kedapatan Miliki Sabu, Oknum Polisi di Bulukumba Ditangkap

Kedapatan Miliki Sabu, Oknum Polisi di Bulukumba Ditangkap

Regional
Diduga Tersengat Jebakan Tikus, Pemotor Tewas di Sawah

Diduga Tersengat Jebakan Tikus, Pemotor Tewas di Sawah

Regional
Anak yang Dianiaya Ibunya karena Tak Ikut Belajar Daring Selalu Jadi Juara Kelas

Anak yang Dianiaya Ibunya karena Tak Ikut Belajar Daring Selalu Jadi Juara Kelas

Regional
Fakta Telur Ayam Jumbo, Berisi Telur Lagi Saat Dipecahkan dan Pemilik Keheranan

Fakta Telur Ayam Jumbo, Berisi Telur Lagi Saat Dipecahkan dan Pemilik Keheranan

Regional
Tak Ikut Belajar Daring, Ibu Aniaya Anak Kandung dengan Balok Kayu dan Merekamnya

Tak Ikut Belajar Daring, Ibu Aniaya Anak Kandung dengan Balok Kayu dan Merekamnya

Regional
Dua Pejabat Pemkab Banyumas Positif Covid-19

Dua Pejabat Pemkab Banyumas Positif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X