Kronologi Penemuan Bayi di Ladang Tebu, Berawal dari Suara Tangisan dan Terlihat Tali Pusar Belum Copot

Kompas.com - 07/03/2020, 14:50 WIB
Ilustrasi bayi prematur ShutterstockIlustrasi bayi prematur
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Warga di Dusun Kebonan Kecamatan Ranuyoso, Lumajang, Jawa Timur, dikejutkan dengan penemuan sesosok bayi di ladang kebun tebu.

Bayi tersebut ditemukan salah seorang warga pada Jumat (6/3/2020) sekitar pukul 10 WIB.

Kasus penemuan bayi itu bermula dari salah seorang warga bernama Sutik, yang saat itu sedang mencari rumput untuk pakan ternaknya di ladang tebu di desa setempat.

Saat sedang sibuk mencari rumput itu, ia dikagetkan dengan suara tangisan seorang bayi.

Setelah beberapa saat mencari sumber suara tangisan itu, kemudian ia menemukan sesosok bayi berjenis kelamin laki-laki yang masih hidup dengan kondisi yang mengenaskan.

Baca juga: Lokasi Penemuan Bayi Perempuan di Larangan, di Balik Kuburan dan Jauh dari Permukiman

Pasalnya, saat ditemukan itu kondisi bayi masih hidup dengan tali pusar yang belum copot.

Tragisnya lagi, kondisi kulit bayi sudah mulai menghitam dan dikerubuti semut.

Tak tega melihat kondisi bayi tersebut, kemudian Sutik memanggil saudaranya dan langsung mengevakuasi ke rumahnya untuk dimandikan.

Setelah itu, ia langsung membawanya ke Puskesmas Ranuyoso, agar bayi tersebut segera mendapatkan perawatan secara intensif.

Mendapat informasi bahwa bayi tersebut ditemukan di ladang tebu, pihak puskesmas langsung melaporkannya kepada polisi setempat.

Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar seperti dilansir dari Tribunnews.com mengatakan, untuk melakukan perawatan medis lebih lanjut, bayi tersebut kini telah dirawat di RS Bhayangkara.

Sementara untuk kasusnya sendiri, pihaknya masih berusaha melakukan penyelidikan untuk mencari siapa pelaku yang tega membuang bayi mungil tersebut.

"Kami dari kepolisian, sedang menyelidiki kasus penemuan bayi ini. Kami akan menyelidiki siapa yang membuang bayi tersebut," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Bayi di Lumajang Ditemukan dengan Kondisi Sudah Menghitam, Dirubung Semut dan Terus Menangis



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X