Kompas.com - 06/03/2020, 21:02 WIB
Personel Kodim 0610/Sumedang bersama petugas lainnya membersihkan material longsor di Jalan Raya Bandung-Cirebon, Jumat (6/3/2020) malam. DOK. Kodim 0610/Sumedang KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHPersonel Kodim 0610/Sumedang bersama petugas lainnya membersihkan material longsor di Jalan Raya Bandung-Cirebon, Jumat (6/3/2020) malam. DOK. Kodim 0610/Sumedang

SUMEDANG, KOMPAS.com - Tebing setinggi 10 meter di Jalan Raya Bandung-Cirebon, tepatnya di sekitar kawasan Cadas Pangeran longsor, Jumat (6/3/2020) sekitar pukul 17.50 WIB.

Material longsor berupa tanah dan pohon-pohon kecil di tebing sekitar kawasan Cadas Pangeran ini sempat menutupi badan jalan nasional penghubung Bandung-Cirebon.

Dandim 0610/Sumedang Letkol Arh Novianto Firmansyah mengatakan, material longsor cukup mengganggu arus lalu lintas di sekitar lokasi.

Baca juga: Siswa SD Korban Longsor Tasikmalaya Dihibur Pedangdut hingga Badut

Selain itu, longsor juga mengancam rumah Kartama (56) yang letaknya berada di samping tebing di Dusun Haur Koneng, RT 01/02, Desa Ciherang, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, tersebut.

"Alhamdulillah, untuk korban jiwa tidak ada. Kami langsung ke lokasi untuk membersihkan material longsor," ujar Novianto kepada Kompas.com, Jumat malam.

Novianto menuturkan, longsor juga mengikis halaman rumah bagian depan milik warga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pak Kartama dan keluarga kami imbau untuk lebih meningkatkan kewaspadaannya, karena longsoran tebing ini cukup mengancam rumahnya. Jika hujan terjadi terus menerus, kami imbau mengungsi sementara ke tempat lebih aman," tutur Novianto.

Baca juga: Jasad Korban Longsor Tasikmalaya Belum Ketemu, Keluarga Gelar Tahlilan Tiap Hari

Novianto menyebutkan, bersama unsur lain, khususnya jajaran Polres Sumedang, pihaknya mengamankan arus lalu lintas saat evakuasi material longsor yang sempat menutup badan jalan.

"Kepada para pengguna jalan. Baik itu dari arah Bandung maupun dari arah sebaliknya kami imbau lebih waspada," kata Novianto. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X