Begini Cara Sindikat Membuat STNK Palsu di Cianjur

Kompas.com - 06/03/2020, 19:22 WIB
Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Niki Ramdhany memerlihatkan STNK asli tapi palsu yang diproduksi sindikat pemalsu STNK yang berhasil diungkap. Lima orang telah ditahan dan dijadikan tersangka. KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANKasatreskrim Polres Cianjur AKP Niki Ramdhany memerlihatkan STNK asli tapi palsu yang diproduksi sindikat pemalsu STNK yang berhasil diungkap. Lima orang telah ditahan dan dijadikan tersangka.

CIANJUR, KOMPAS.com – Jajaran Satreskrim Polres Cianjur, Jawa Barat, mengungkap sindikat pemalsuan surat tanda nomor kendaraan ( STNK).

Lima orang yang terlibat dalam jaringan tersebut diamankan, dan telah dijadikan tersangka.

Kasatreskim Polres Cianjur AKP Niki Ramdhany mengatakan, sindikat ini memalsukan STNK dan notice atau lembar pajak asli menggunakan cairan kimia yang bisa menghilangkan tulisan atau data dalam lembar STNK.

Baca juga: Polisi: STNK Palsu Beredar di Cianjur, Sepintas Sulit Dibedakan dengan STNK Asli

"Setelah data atau keterangan di STNK, seperti nomor mesin, rangka dan lainnya menjadi kosong, kemudian diketik ulang dengan data sesuai permintaan pemesan,” kata Niki kepada Kompas.com, Jumat (6/3/2020).

“Kalau dulu istilahnya dibatik menggunakan jarum. Sekarang mereka lebih praktis, cukup di-print dengan printer biasa," katanya.

Untuk meyakinkan dan mengelabui jika ada pemeriksaan petugas di lapangan, STNK aspal tersebut dilengkapi dengan hologram.

“Dugaan sementara hologramnya asli. Namun, kita akan minta bantuan pihak Puslabfor untuk memeriksanya lagi,” ujar dia.

STNK batikan atau aspal ini, kata Niki, dipakai untuk melengkapi dokumen kendaraan yang tidak punya surat alias bodong.

“Jadi, mobi yang awalnya bodong jadi punya surat-surat. Pemiliknya minta bantuan jasa ke sindikat ini untuk dibuatkan STNK,” kata Niki.

Lebih lanjut dikatakan, tersangka membanderol harga untuk selembar STNK aspal sebesar Rp 2 juta. Sudah ratusan lembar STNK diproduksi sindikat tersebut sejak 2016.

“Jaringan sindikat ini ternyata cukup luas. Pemesan tak hanya orang Cianjur, namun ada juga dari luar kota, Bogor, Bandung, Sukabumi, Depok, termasuk pemesan dari Jakarta,” ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, polisi mengamankan IS, AL, AA, AS, dan BM. Kelimanya merupakan kelompok sindikat pembuatan STNK palsu.

Baca juga: Begini Cara Polisi Bongkar Sindikat Pemalsu STNK di Cianjur

Dari tangan mereka, petugas mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya tujuh unit kendaraan roda empat berbagai merek, belasan lembar STNK aspal dan notice pajak, 7 lembar kertas hologram, sebuah laptop, printer, dan lainnya.

Para tersangka dijerat Pasal 263 KUHPidana ayat 2 tentang pemalsuan surat dengan ancaman pidana maksimal 7 tahun penjara. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bandara Pattimura Siap Layani Penumpang Saat Fase New Normal

Bandara Pattimura Siap Layani Penumpang Saat Fase New Normal

Regional
Pemkot Surabaya dan BIN Gelar Rapid Test Massal Gratis

Pemkot Surabaya dan BIN Gelar Rapid Test Massal Gratis

Regional
Fakta Polisi Pukuli Warga dengan Rotan karena Tak Pakai Masker, Viral di Media Sosial hingga Propam Turun Tangan

Fakta Polisi Pukuli Warga dengan Rotan karena Tak Pakai Masker, Viral di Media Sosial hingga Propam Turun Tangan

Regional
Melawan Petugas, Pelaku Penjambretan di Medan Ditembak

Melawan Petugas, Pelaku Penjambretan di Medan Ditembak

Regional
Mendadak Terjatuh dari Motor, Pria Ini Ternyata Alami Luka Tusuk hingga Akhirnya Tewas

Mendadak Terjatuh dari Motor, Pria Ini Ternyata Alami Luka Tusuk hingga Akhirnya Tewas

Regional
Update Covid-19 di Ambon, Pasien Corona Ada di Semua Kecamatan

Update Covid-19 di Ambon, Pasien Corona Ada di Semua Kecamatan

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 29 Mei 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 29 Mei 2020

Regional
5 Tenaga Medis RSUD Daya Positif Covid-19, Layanan UGD Dihentikan Sementara

5 Tenaga Medis RSUD Daya Positif Covid-19, Layanan UGD Dihentikan Sementara

Regional
Hindari Sapi, Mobil yang Ditumpangi Anggota Dewan Terguling, 4 Orang Luka Serius

Hindari Sapi, Mobil yang Ditumpangi Anggota Dewan Terguling, 4 Orang Luka Serius

Regional
Begini Tahapan Pembukaan Destinasi Wisata di Gunungkidul

Begini Tahapan Pembukaan Destinasi Wisata di Gunungkidul

Regional
Ini Alasan Risma Marah Soal 2 Mobil PCR yang Tiba-tiba Dialihkan ke Daerah Lain

Ini Alasan Risma Marah Soal 2 Mobil PCR yang Tiba-tiba Dialihkan ke Daerah Lain

Regional
Gugus Tugas Pemprov Jatim Alihkan 2 Mobil PCR, Risma: Saya Enggak Terima

Gugus Tugas Pemprov Jatim Alihkan 2 Mobil PCR, Risma: Saya Enggak Terima

Regional
Luwu Utara Raih Opini WTP Ke-8, Bupati IDP: Ini Bukti Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan

Luwu Utara Raih Opini WTP Ke-8, Bupati IDP: Ini Bukti Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan

Regional
Sedang Parkir Motor di Pasar, Perempuan Ini Dibacok Pria Misterius

Sedang Parkir Motor di Pasar, Perempuan Ini Dibacok Pria Misterius

Regional
Update Covid-19 Cilacap: Tambah 3 Pasien Positif Setelah 12 Hari Nihil Kasus Baru

Update Covid-19 Cilacap: Tambah 3 Pasien Positif Setelah 12 Hari Nihil Kasus Baru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X