Kompas.com - 06/03/2020, 17:32 WIB
Satu pasien yang diduga terinveksi virus corona setelah berkunjung dari Rumah sakit yang ada di Singapura sampai saat ini masih ditempatkan di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Raja Ahmad Thabib Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri). DOK RAYMONSatu pasien yang diduga terinveksi virus corona setelah berkunjung dari Rumah sakit yang ada di Singapura sampai saat ini masih ditempatkan di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Raja Ahmad Thabib Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri).

TANJUNGPINANG, KOMPAS.com - Jumlah warga Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), yang diduga terjangkit virus corona bertambah menjadi dua orang.

Saat ini, warga tersebut sudah menjalani penanganan di ruangan isolasi Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang.

Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang, Rustam mengatakan, saat ini sudah ada dua orang yang diisolasi. Yang pertama satu orang baru pulang dari Singapura dan satu lagi baru pulang dari Korea.

Baca juga: Cegah Corona, Warga Tanjungpinang Diminta Kurangi ke Luar Negeri

Dilakukan isolasi karena keduanya menunjukkan keluhan gejala yang mengarah ke virus corona.

"Saat ini mereka dalam keadaan baik-baik saja, namun kami tempatkan di ruang isolasi," kata Rustam melalui telepon, Jumat (6/3/2020).

Rustam mengatakan, sampel tenggorakan atau tes spesimen kedua pasien itu juga telah diambil dan siang tadi dikirimkan ke laboratorium Jakarta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tes spesimen pertama sudah dikirimkan ke Jakarta dan keduanya baru siang tadi. Saat ini masih menunggu hasilnya saja, apakah positif atau negatif," jelas Rustam.

Rustam mengatakan, saat ini pihaknya juga telah memantau dua warga Tanjungpinang yang juga baru pulang dari Korea.

"Total ada tiga orang, hanya saja baru satu yang diisolasi karena mengeluhkan penyakit serupa gejala corona," papar Rustam.

Baca juga: Satu Pasien yang Diisolasi di Tanjungpinang Dalam Kondisi Sehat

Rustam menuturkan, pihaknya juga memeriksa kesehatan keluarga pasien yang saat ini diobservasi di rumahnya.

"Pemeriksaan kesehatan kami lakukan satu hari dua kali, alhamdulilah dalam keadaan sehat untuk warga yang saat ini menjalani observasi," pungkas Rustam.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X