Bupati Bogor Tidak Akan Beri Bantuan Hukum kepada Dua Anak Buahnya

Kompas.com - 06/03/2020, 14:42 WIB
Bupati Bogor Ade Yasin saat ditemui di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (16/1/2020). KOMPAS.COM/DENDI RAMDHANIBupati Bogor Ade Yasin saat ditemui di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (16/1/2020).

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Bupati Bogor Ade Yasin menyatakan bahwa dia tidak akan memberikan bantuan hukum kepada dua pegawai negeri sipil (PNS) yang saat ini terjerat kasus gratifikasi.

"Iya enggak lah, ini kan karena kasusnya gratifikasi," kata Ade usai kegiatan bersih danau di Setu Tamansari, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (6/3/2020).

Ade mengaku bahwa keputusan itu diambil berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Baca juga: Polisi Gerebek Rumah di Bandung yang Simpan 2 Karung Masker Daur Ulang

Aturan tersebut menjelaskan bahwa bantuan hukum tidak diberikan kepada ASN yang terlibat masalah hukum atau tindak pidana khusus seperti korupsi, narkoba dan terorisme.

Untuk itu, Ade mengatakan, kasus yang menjerat kedua PNS di lingkungan Pemkab Bogor itu semuanya akan diserahkan ke aparat penegak hukum.

"Kan ada yang enggak boleh didampingi itu gratifikasi, korupsi sama narkoba, ya kita mematuhi aturan saja," kata Ade.

Baca juga: Fakta OTT Oknum PNS Bogor, Kasus Izin Vila, Rp 120 Juta Disita

Meski begitu, menurut Ade, pihaknya telah berkomunikasi dengan keluarga IR dan FA.

Sampai saat ini, pihaknya mengetahui sudah ada kuasa hukum yang akan mendampingi kedua PNS tersebut.

"Pihak tersangka juga kan sudah punya pengacara dari keluarganya," ujar Ade.

Sebelumnya, Tim Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Bogor melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah pejabat di Kantor Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor.

Baca juga: Kronologi PNS Pemkab Bogor Terkena OTT Polisi, Jadi Tersangka

Kepala Satreskrim Polres Bogor AKP Benny Cahyadi menyebut, totalnya ada enam orang yang ditangkap di lokasi yang sama.

Tiga dari enam orang itu merupakan PNS aktif di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

Selain itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang sebesar Rp 120 juta dan sejumlah dokumen pengurusan izin bangunan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rhoma Irama Menyanyi Saat Pandemi Corona, 500 Orang Wajib Tes Covid-19

Rhoma Irama Menyanyi Saat Pandemi Corona, 500 Orang Wajib Tes Covid-19

Regional
Almarhum Hilmi Aminuddin Positif Corona, Sempat Menolak Berobat, Istri dan Anak Juga Terinfeksi Covid-19

Almarhum Hilmi Aminuddin Positif Corona, Sempat Menolak Berobat, Istri dan Anak Juga Terinfeksi Covid-19

Regional
Ibu Baru Melahirkan Positif Corona, Kamar Operasi RSUD Sinjai Ditutup Sementara

Ibu Baru Melahirkan Positif Corona, Kamar Operasi RSUD Sinjai Ditutup Sementara

Regional
Ridwan Kamil Tantang Insinyur Kembangkan Teknologi 'Touchless' di Ruang Publik

Ridwan Kamil Tantang Insinyur Kembangkan Teknologi "Touchless" di Ruang Publik

Regional
Gubernur Riau Melayat Prajurit TNI yang Gugur di Kongo, Sebut Rama Wahyudi Sebagai Pahlawan

Gubernur Riau Melayat Prajurit TNI yang Gugur di Kongo, Sebut Rama Wahyudi Sebagai Pahlawan

Regional
Alasan Tito Karnavian Sambangi Sumut, Ada 'Rapor Merah' soal Anggaran Pilkada

Alasan Tito Karnavian Sambangi Sumut, Ada "Rapor Merah" soal Anggaran Pilkada

Regional
86 Dokter dan 146 Perawat di Jatim Positif Covid-19, Angka Kematian Tinggi

86 Dokter dan 146 Perawat di Jatim Positif Covid-19, Angka Kematian Tinggi

Regional
Beli Gorengan Bersama Ibu, Bocah 3 Tahun Hanyut di Sungai

Beli Gorengan Bersama Ibu, Bocah 3 Tahun Hanyut di Sungai

Regional
Soal Klaster Unilever, Ridwan Kamil Wajibkan Industri Besar Lain Gelar Tes PCR Mandiri

Soal Klaster Unilever, Ridwan Kamil Wajibkan Industri Besar Lain Gelar Tes PCR Mandiri

Regional
Cerita Eddy Rahmayadi, Kaget Ditelepon Tito Karnavian Malam-malam soal Pilkada

Cerita Eddy Rahmayadi, Kaget Ditelepon Tito Karnavian Malam-malam soal Pilkada

Regional
Bupati Magetan: Perantau yang Positif Covid-19 Sebaiknya Jangan Pulang

Bupati Magetan: Perantau yang Positif Covid-19 Sebaiknya Jangan Pulang

Regional
Kasus Corona di Banyumas Bertambah 2, Total 80 Orang Positif

Kasus Corona di Banyumas Bertambah 2, Total 80 Orang Positif

Regional
Wisatawan yang Terseret Ombak Saat Berswafoto di Cilacap Ditemukan Tewas

Wisatawan yang Terseret Ombak Saat Berswafoto di Cilacap Ditemukan Tewas

Regional
Waspada Penularan Covid-19 dari Klaster Keluarga, Pasar, dan Pelatihan Kerja

Waspada Penularan Covid-19 dari Klaster Keluarga, Pasar, dan Pelatihan Kerja

Regional
3 Pelajar Korban Ledakan Bom Ikan Berangsur Membaik

3 Pelajar Korban Ledakan Bom Ikan Berangsur Membaik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X