Disebut Gubernur Kalbar Lamban Tangani Suspect Corona, Ini Respons Dinkes Bengkayang

Kompas.com - 06/03/2020, 13:23 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona

PONTIANAK, KOMPAS.com – Dinas Kesehatan Bengkayang merespons pernyataan Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji soal penanganan suspect corona yang dianggap lamban.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Bengkayang, Kalimantan Barat, Agustinus menerangkan, sebelum dirujuk dan diisolasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Azis Kota Singkawang, Kalimantan Barat, keluarga yang baru pulang dari Korea Selatan itu telah diperiksa kondisi kesehatan pasien.

Hasil pemeriksaan itu tidak menunjukkan gejala yang menunjukkan gejala terinfeksi virus corona.

“Kita lihat kemarin kondisi anak itu tidak ada menunjukkan gejala terinfeksi virus corona. Kita sendiri yang langsung datang ke rumahnya,” kata Agustinus saat dihubungi Kompas.com, Jumat (6/3/2020).

Baca juga: Gubernur Kalbar Berang Pemkab Bengkayang Lamban Tangani Pasien Suspect Corona

Kendati tidak ditemukan gejala corona, pasien tersebut bersama keluarganya tetap dirujuk ke RSUD Abdul Azis. Mereka juga mengambil sampel darah dan cairan tenggorokannya untuk diuji laboratorium.

Agustinus mengimbau warga tidak panik, karena keempat warga itu sudah dalam penanganan intensif rumah sakit.

"Biar hasilnya lebih meyakinkan, kita bawa ke rumah sakit rujukan. Dalam kasus ini juga kita jangan terlalu panik, kita harus mengenali gejala dan cara mencegahnya," ucap Agustinus.

Saat ini, Pemkab Bengkayang juga telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait di perbatasan, untuk mengawasi lalu lintas orang.

"Orang yang keluar masuk akan kita periksa suhu badannya,” kata Agustinus.

Baca juga: Anak 5 Tahun Batuk dan Pilek Sepulang dari Korsel, Satu Keluarga Diisolasi di Singkawang

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji sempat berang dengan lambannya tindakan dari Pemerintah Kabupaten Bengkayang dalam menangani adanya anak yang sakit setelah pulang berwisata dengan keluarga di Korea Selatan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Foto Risma Boleh Dipasang di APK Peserta Pilkada Surabaya, Ini Alasannya...

Foto Risma Boleh Dipasang di APK Peserta Pilkada Surabaya, Ini Alasannya...

Regional
Rela Gadaikan Sawah demi Dapat Bantuan, Tukang Becak Ini Justru Kena Tipu

Rela Gadaikan Sawah demi Dapat Bantuan, Tukang Becak Ini Justru Kena Tipu

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 29 September 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 29 September 2020

Regional
Sempat Buat Bupati Sikka Geram, IGD RSUD Tc Hillers Akhirnya Teralirkan Listrik

Sempat Buat Bupati Sikka Geram, IGD RSUD Tc Hillers Akhirnya Teralirkan Listrik

Regional
Pemkab Sumedang Usul 200 Hektar Lahan Negara Bisa Dikelola Warga

Pemkab Sumedang Usul 200 Hektar Lahan Negara Bisa Dikelola Warga

Regional
Pemkot Tegal Tutup Tempat Wisata hingga Karaoke Selama Sebulan

Pemkot Tegal Tutup Tempat Wisata hingga Karaoke Selama Sebulan

Regional
Bermula dari Bayi 21 Hari Positif Covid-19, Ibunya dan 4 Tenaga Medis Terpapar Corona

Bermula dari Bayi 21 Hari Positif Covid-19, Ibunya dan 4 Tenaga Medis Terpapar Corona

Regional
Sebarkan Kolase Foto Wapres dan 'Kakek Sugiono', Pria Ini Dilaporkan ke Polisi

Sebarkan Kolase Foto Wapres dan "Kakek Sugiono", Pria Ini Dilaporkan ke Polisi

Regional
13 Mahasiswi di Makassar Diteror Video Call Seks, Korban: Saya Trauma Pegang HP

13 Mahasiswi di Makassar Diteror Video Call Seks, Korban: Saya Trauma Pegang HP

Regional
Jadi Calon Wabup Karawang, Adly Fairuz Kritik soal Pengangguran

Jadi Calon Wabup Karawang, Adly Fairuz Kritik soal Pengangguran

Regional
33 Santri Positif Corona, Kota Tasikmalaya Siapkan RS Darurat di GOR

33 Santri Positif Corona, Kota Tasikmalaya Siapkan RS Darurat di GOR

Regional
Buka Lahan di Wilayah Sengketa, 4 Warga Timor Leste Diamankan Anggota TNI

Buka Lahan di Wilayah Sengketa, 4 Warga Timor Leste Diamankan Anggota TNI

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Tasikmalaya Berlakukan Jam Malam

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Tasikmalaya Berlakukan Jam Malam

Regional
Dinkes Boyolali Catat Penambahan 6 Klaster Baru Penularan Covid-19

Dinkes Boyolali Catat Penambahan 6 Klaster Baru Penularan Covid-19

Regional
Kabaharkam Perkenalkan Helm Smart KC Wearable, Apa Saja Fungsinya?

Kabaharkam Perkenalkan Helm Smart KC Wearable, Apa Saja Fungsinya?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X