Sidak KPPU Medan ke Distributor, Temukan Harga Masker Rp 150.000 Per Boks

Kompas.com - 06/03/2020, 11:52 WIB
Direktur PT Dimas Andalas Makmur, distributor masker di Medan untuk wilayah Sumatera Utara dan Aceh menjelaskan lonjakan harga masker, dari Rp 40.000 menjadi Rp 125.000 per kotaknya. Menurutnya, saat ini ada penurunan pasokan masker dan di saat yang sama terjadi peningkatan permintaan. Ketua KPD KPPU Medan, Ramli Simanjuntak (baju putih) mengingatkan agar pelaku usaha tidak mengambil keuntungan berlebih dengan menaikkan harga jual. KOMPAS.COM/DEWANTORODirektur PT Dimas Andalas Makmur, distributor masker di Medan untuk wilayah Sumatera Utara dan Aceh menjelaskan lonjakan harga masker, dari Rp 40.000 menjadi Rp 125.000 per kotaknya. Menurutnya, saat ini ada penurunan pasokan masker dan di saat yang sama terjadi peningkatan permintaan. Ketua KPD KPPU Medan, Ramli Simanjuntak (baju putih) mengingatkan agar pelaku usaha tidak mengambil keuntungan berlebih dengan menaikkan harga jual.

MEDAN, KOMPAS.com - Komisi Pengawas Persaingan Usaha ( KPPU) Medan melakukan inspeksi mendadak atau sidak di dua tempat distributor masker yang mengalami kenaikan harga cukup tinggi.

Distributor dan pengecer diingatkan agar tidak mengambil keuntungan berlebih. 

Kepala Kantor Perwakilan Daerah KPPU Medan, Ramli Simanjuntak mengatakan, sidak ini dilakukan di toko alat kesehatan di Jalan Raden Saleh Medan dan gudang serta kantor distributor masker, PT Dimas Andalas Makmur di Jalan Mojopahit Medan. 

Dijelaskannya, sidak ini juga sebagai upaya untuk monitoring terhadap pasokan dan harga masker khususnya di Sumatera Utara.

Baca juga: Ayah dan Anak Penyintas Kanker Menjerit, Harga Masker Terlalu Mahal

Pasalnya, pihak KPPU mendapatkan laporan jika harga masker meningkat hingga 1.000 persen di pasar.

Pihaknya selama 2 bulan ini, sudah melakukan penelitian dan mencari alat bukti pelanggaran, jika memang ada kenaikan harga sampai 1.000 persen. 

"Jadi ini berjalan terus. Sidak ini ingin memastikan apakah ada dan harganya seperti apa. Ternyata (dalam) pengecekan menemukan memang pasokan sudah sangat berkurang. Dari pabrikan di Surabaya dan Bandung, pasokannya sangat berkurang," ujarnya usai sidak di PT Dimas Andalas Makmur di Jalan Mojopahit Medan.  

Baca juga: Di Palembang, Harga Masker N95 Tembus Rp 1,6 Juta Per Boks

Stok masker berkurang

Dijelaskannya, di PT Dimas Andalas Makmur, yang sebelumnya dipasok 1.000 kotak per bulan, kini sudah sangat berkurang. Bahkan masker N95 tidak ada.

Dari penelitian sementara, KPPU menemukan bahwa untuk memproduksi masker ada beberapa bahan baku impor salah satunya dari China. 

"Kita juga tahu impor dari China sekarang tidak boleh, karena itu mungkin salah satu bahan bakunya berkurang jadi pasokan ke pasar berkurang, padahal permintaan sangat tinggi," katanya. 

Dengan kondisi demikian, pihaknya meminta distributor tidak bermain-main  dengan menahan pasokan untuk keuntungan berlebih karena pasti kena pasal persaingan usaha oleh KPPU.

Baca juga: Belum Temukan Pemain Harga Masker, KPPU Apresiasi Pelaku Usaha

"Harga dari Surabaya kan Rp 100.000 per kotak. Dia mau jual Rp 125.000, saya ingatkan dia jangan sampai mengambil keuntungan berlebih, harga yang wajar dan semua bisa beli," katanya. 

Jika ada pelanggaran, kata dia, bisa diberi sanksi hingga Rp 25 miliar dan yang paling berat adalah pencabutan izin usaha.

"Jangan sampai demikian, maka mari para pelaku usaha ini kalau masyarakat lagi butuh, berikan nilai harga yang wajar. Jangan karena permintaan tinggi alasan kan selalu itu, permintaan tinggi harga tinggi. Anggap lah ini untuk sosial," katanya. 

Baca juga: Harga Masker di Batam Naik 300 Persen, Disperindag Sidak Apotek

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2.070 Pasien Covid-19 Sembuh di RS Lapangan Surabaya, Khofifah: Syukurlah, Nol Kematian

2.070 Pasien Covid-19 Sembuh di RS Lapangan Surabaya, Khofifah: Syukurlah, Nol Kematian

Regional
Menkominfo Sebut 12.548 Desa dan Kelurahan di Indonesia Belum Dapatkan Layanan 4G

Menkominfo Sebut 12.548 Desa dan Kelurahan di Indonesia Belum Dapatkan Layanan 4G

Regional
Gubernur Gorontalo Minta Pjs Bupati Sukseskan Pilkada Bebas Covid-19

Gubernur Gorontalo Minta Pjs Bupati Sukseskan Pilkada Bebas Covid-19

Regional
Klaster Setda Kudus, 6 PNS Terjangkit Virus Corona dan 1 Meninggal Dunia

Klaster Setda Kudus, 6 PNS Terjangkit Virus Corona dan 1 Meninggal Dunia

Regional
Khofifah Tunjuk 6 Penjabat Sementara Gantikan Kepala Daerah yang Cuti Kampanye

Khofifah Tunjuk 6 Penjabat Sementara Gantikan Kepala Daerah yang Cuti Kampanye

Regional
Tertangkap Hendak Curi Sapi, 2 Warga Muara Enim Tewas Dihakimi Massa

Tertangkap Hendak Curi Sapi, 2 Warga Muara Enim Tewas Dihakimi Massa

Regional
Ganjar Lantik 6 Penjabat Sementara untuk Gantikan Walkot dan Bupati yang Maju Pilkada

Ganjar Lantik 6 Penjabat Sementara untuk Gantikan Walkot dan Bupati yang Maju Pilkada

Regional
Maju di Pilkada Cilegon, Ini Jumlah Harta Kekayaan Pesinetron 'Cinta Fitri'

Maju di Pilkada Cilegon, Ini Jumlah Harta Kekayaan Pesinetron "Cinta Fitri"

Regional
Diduga Stres karena Pisah dengan Istri, Pria Ini Ditemukan Tewas Bunuh Diri

Diduga Stres karena Pisah dengan Istri, Pria Ini Ditemukan Tewas Bunuh Diri

Regional
Ingin Hapus Stigma RS Jadi Tempat Penularan Covid-19, Begini Cara Bupati Madiun...

Ingin Hapus Stigma RS Jadi Tempat Penularan Covid-19, Begini Cara Bupati Madiun...

Regional
Masuk Tim Pengacara Bambang Trihatmodjo, Busyro Muqoddas Coreng Citra Sendiri

Masuk Tim Pengacara Bambang Trihatmodjo, Busyro Muqoddas Coreng Citra Sendiri

Regional
Pemprov NTT Batalkan Larangan Warga Gelar Pesta di Tengah Pandemi Covid-19

Pemprov NTT Batalkan Larangan Warga Gelar Pesta di Tengah Pandemi Covid-19

Regional
Harta Kekayaan Calon Petahana yang Lawan Kotak Kosong di Pilkada Semarang

Harta Kekayaan Calon Petahana yang Lawan Kotak Kosong di Pilkada Semarang

Regional
Sumsel Ajukan 5 PJS Bupati ke Mendagri

Sumsel Ajukan 5 PJS Bupati ke Mendagri

Regional
Soal Nama Calon Wakil Bupati Tak Ada di Surat Penetapan, Ini Penjelasan KPU

Soal Nama Calon Wakil Bupati Tak Ada di Surat Penetapan, Ini Penjelasan KPU

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X