Anggota TNI yang Tewas Diinjak Gajah Naik Pangkat dan Diangkat Jadi Pahlawan

Kompas.com - 05/03/2020, 18:27 WIB
Ilustrasi gajah pygmy atau gajah kerdil Borneo. SHUTTERSTOCKIlustrasi gajah pygmy atau gajah kerdil Borneo.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Serka Anumerta Iskandar yang meninggal diinjak gajah di Desa Banyu Biru, Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ili (OKI), Sumatera Selatan, pada Rabu (4/3/2020) kemarin mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) dari Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).

Panglima Kodam II Sriwijaya Mayjen Irwan mengatakan, Iskandar yang sebelumnya berpangkat Sersan Satu (Sertu) naik menjadi Sersan Kepala (Serka) setelah meninggal dalam bertugas untuk menghalau gajah mengamuk di Desa Banyu Biru.

Irwan mengatakan, Serka Anumerta Iskandar sebelumnya mencoba menghalau seekor gajah yang mengamuk dan menyerang seorang warga bernama Khairul hingga mengalami patah tulang rusuk.

Baca juga: Naas, Anggota TNI Tewas Terinjak Saat Usir Gajah Liar, Begini Ceritanya

Namun, saat mencoba mengusir gajah tersebut, Serka Anumerta Iskandar mengambil foto dengan menggunakan ponsel untuk laporan.

Akibatnya, hewan itu marah.

"Dia masuk ke tempat lokasi gajah untuk mengusir sambil mengambil dokumentasi. Gajahnya marah langsung didorong dari samping. Saat dikejar (gajah) dia terjatuh dan terinjak," kata Irwan seusai mengunjungi lokasi kejadian, Kamis (3/5/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Serka Anumerta Iskandar meninggal di lokasi kejadian karena mengalami luka parah.

Kondisi itu langsung dilaporkan ke Kodam II Sriwijaya.

Mayjen Irwan yang mendapatkan laporan langsung meneruskan ke KSAD.

Karena meninggal saat bertugas, Iskandar pun mendapatkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) dari Mabes TNI.

Dimakamkan di taman makam pahlawan

Selain mendapatkan KPLB, Serka Anumerta Iskandar juga rencananya dikebumikan di taman makam pahlawan atas jasanya tersebut.

"Kemarin pangkatnya langsung naik satu tingkat menjadi Serka. Kita ajukan dimakamkan di taman makam pahlawan, tapi kita tunggu persetujuan keluarga, apakah mau atau tidak. Yang bersangkutan tetap pahlawan," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Sertu Iskandar, anggota Kodim 0402/OKI tewas diinjak seekor gajah liar yang mengamuk saat memasuki perkebunan warga di Dusun Belanti, Desa Banyubiru, Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Rabu (4/3/2020).

Dandim 0402/OKI Letkol Czi Zamroni mengatakan, mereka mulanya mendapatkan laporan dari warga sekitar pukul 08.00WIB lantaran adanya kawanan gajah yang masuk ke pemukiman warga yang tak jauh dari perkebunan.

Dari laporan tersebut, dua anggota Babinsa, yakni Serma Sugiarto dan Sertu Iskandar langsung datang ke lokasi untuk membantu warga.

Baca juga: Seorang Anggota TNI Tewas Diinjak Gajah Liar di Sumsel

Sebab, saat itu ada dua warga yang sudah terluka di kepala akibat berkonflik dengan gajah.

"Ketika anggota kita membantu warga, tiba-tiba satu ekor gajah datang dan mengejar. Sertu Iskandar waktu itu terjatuh terinjak dan tewas," kata Zamroni.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X