Perampok Ini Hanya Butuh 5 Detik untuk Gasak Rp 150 Juta dari Mobil

Kompas.com - 05/03/2020, 16:05 WIB
Pelaku perampokan di Kendal. KOMPAS.COM/SLAMET PRIYATIN KOMPAS.COM/SLAMET PRIYATINPelaku perampokan di Kendal. KOMPAS.COM/SLAMET PRIYATIN

KENDAL, KOMPAS.com- Komaruddin alias Kama (34), hanya butuh waktu 5 detik untuk bisa merampok uang Rp 150 juta milik Tatik Kurniatun di dalam mobil yang terkunci.

Warga Kampung Macuan RT 02 RW 02, Desa Macuan Kecamatan Masni Kabupaten Manokwari Papua Barat itu, mengambil uang dengan cara mencongkel kaca mobil dengan kunci T lalu memecah kaca tersebut. 

Kama merampok uang dibantu oleh Marco Yan Pongoh (30), warga Tanjung Bunga, Kelurahan Sambung Jawa, Kecamatan Mamajang, Makasar, Sulawesi Selatan dan Ranto (25), warga Kelurahan Mandonga, Kecamatan Kendari, Sulawesi Tenggara.

“Ranto yang masuk ke bank mencari korban dan Marco, menunggu di pinggir jalan dekat dengan BPD Kendal. Saya yang mengeksekusi,” aku Kama, Kamis (5/03/2020).

Baca juga: Eksekutor Perampokan Rumah Keponakan Bupati Soppeng Ditangkap

Kama menjelaskan, uang hasil rampokannya dibagi tiga dan dirinya mendapat bagian Rp 60 juta.

Sementara Marco mendapat Rp 41.500.000 dan Ranto mendapat bagian Rp 39.000.000.

Uang hasil rampokannya itu, lanjut Kama, sebagian sudah dikirim ke keluarganya di kampung.

Sementara itu, Kapolres Kendal AKBP Ali Wardana menjelaskan, pelaku melakukan kejahatannya di Jalan Raya Putatgede, Desa Gubugsari, Kecamatan Pegandon Kendal, Senin (2/03/2020). Korban adalah guru SMP 1 Gemuh.  

“Uang 150 juta itu dana BOS yang diambil dari BPD Kendal,” ujar Ali.

Mendapat laporan adanya perampokan, petugas melakukan pengejaran.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tas Berisi Dana Desa Dicuri di Tempat Penitipan Toko, Uang Rp 161 Juta Raib

Tas Berisi Dana Desa Dicuri di Tempat Penitipan Toko, Uang Rp 161 Juta Raib

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 8 Agustus 2020

Regional
5 Fakta Baru Kasus Fetish Kain Jarik Berkedok Riset, Mengaku Ada 25 Korban dan Dijerat UU ITE

5 Fakta Baru Kasus Fetish Kain Jarik Berkedok Riset, Mengaku Ada 25 Korban dan Dijerat UU ITE

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 8 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 8 Agustus 2020

Regional
Jawaban Wakil Wali Kota Tegal soal Pencitraan hingga Sembunyikan Data

Jawaban Wakil Wali Kota Tegal soal Pencitraan hingga Sembunyikan Data

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 8 Agustus 2020

Regional
Saat Gubernur Edy Rahmayadi Mantu di Tengah Pandemi...

Saat Gubernur Edy Rahmayadi Mantu di Tengah Pandemi...

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 8 Agustus 2020

Regional
Dendam dengan Orangtua, Pemuda Ini Bunuh dan Cabuli Anaknya

Dendam dengan Orangtua, Pemuda Ini Bunuh dan Cabuli Anaknya

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 8 Agustus 2020

Regional
2 Poliklinik di RSUD Aceh Tamiang Ditutup, 59 Tenaga Medis Dites Swab

2 Poliklinik di RSUD Aceh Tamiang Ditutup, 59 Tenaga Medis Dites Swab

Regional
Tanam Sayur di Pekarangan Selama Pandemi, Ibu-ibu Ini Raup Belasan Juta Rupiah

Tanam Sayur di Pekarangan Selama Pandemi, Ibu-ibu Ini Raup Belasan Juta Rupiah

Regional
Gunung Sinabung Kembali Alami Erupsi Setinggi 2.000 Meter

Gunung Sinabung Kembali Alami Erupsi Setinggi 2.000 Meter

Regional
Ini Pengakuan Tersangka Fetish Kain Jarik kepada Polisi

Ini Pengakuan Tersangka Fetish Kain Jarik kepada Polisi

Regional
Kasus Fetish Kain Jarik, Pelaku Ditetapkan sebagai Tersangka UU ITE

Kasus Fetish Kain Jarik, Pelaku Ditetapkan sebagai Tersangka UU ITE

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X