Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Wagub NTT Klaim Punya Obat Penangkal Virus Corona

Kompas.com - 05/03/2020, 14:12 WIB
Setyo Puji

Editor

KOMPAS.com - Merebaknya virus corona yang terjadi di berbagai negara termasuk Indonesia menjadi perhatian publik.

Menyikapi kondisi itu, Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi mengimbau masyarakat di wilayahnya untuk tetap tenang dan tak perlu khawatir.

Sebab, pihaknya mengklaim sudah memiliki obat penangkal virus corona. Yaitu dengan memanfaatkan daun kelor yang banyak tumbuh di NTT.

Menurutnya, untuk menangkal virus corona yang perlu dilakukan masyarakat adalah meningkatkan daya tahan tubuh.

Baca juga: Gubernur Kalbar Berang Pemkab Bengkayang Lamban Tangani Pasien Suspect Corona

Sedangkan mengonsumsi daun kelor dan air daun kelor, kata dia, diyakini bisa meningkatkan daya tahan tubuh tersebut.

"Kami sudah punya obat penangkal corona yang diberikan Tuhan yang maha kuasa yakni The Miracle Tree atau pohon ajaib kelor, jadi kami masyarakat NTT tidak takut," kata Josef di Bandara El Tari Kupang, Rabu (4/3/2020).

Karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan dapat beraktivitas seperti biasanya.

 

Dibanding dengan virus corona, sambung dia, justru seharusnya masyarakat lebih mengkhawatirkan dengan kemiskinan, stunting, dan serangan demam berdarah yang saat ini angkanya cukup tinggi di wilayah NTT.

"Itu saja yang mesti kita takut. Kenapa kita harus takut dengan corona. Itu hanya flu biasa dan orang hanya membesar-besarkan saja. Orang NTT tidak usah takut dengan corona," pungkas Josef.

Sebelumnya diberitakan, dua warga di Kupang dilakukan observasi di Rumah Sakit WZ Johanndes Kupang.

Sebab, kedua warga yang merupakan pegawai BUMN itu sempat mengeluhkan batuk dan pilek setibanya dari Jepang dan Korea Selatan.

Penulis : Kontributor Kupang, Sigiranus Marutho Bere | Editor : Dheri Agriesta

 

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com