Kompas.com - 05/03/2020, 14:12 WIB
Petugas gabungan bersama warga mengevakuasi truk yang terjebak akibat luapan air Sungai Serayu di Desa Karangcengis, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Kamis (5/3/2020). KOMPAS.COM/DOK BPBD PURBLINGGAPetugas gabungan bersama warga mengevakuasi truk yang terjebak akibat luapan air Sungai Serayu di Desa Karangcengis, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Kamis (5/3/2020).

BANYUMAS, KOMPAS.com - Hujan deras yang mengguyur wilayah eks Karesidenan Banyumas sejak Rabu (5/3/2020) sore, mengakibatkan aliran Sungai Serayu yang melintasi Kabupaten Banyumas dan Purbalingga, Jawa Tengah, meluap.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purbalingga Umar Fauzi mengatakan, dua truk pasir di Desa Karangcengis, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, sempat terjebak aliran Sungai Serayu, Rabu (5/3/2020) malam.

"Dua truk yang sedang antre memuat pasir ditinggal, dini hari tadi debit air sungai meninggi, jadi terjebak. Ketinggian air sudah surut (sekarang) jadi kita berani narik," kata Umar saat dihubungi, Kamis (5/3/2020).

Baca juga: Tanggul Sungai Jebol, Belasan Rumah di Banyumas Terendam Banjir

Umar mengatakan saat ini kedua truk telah berhasil dievakuasi bersama anggota Polres Purbalingga. Tim gabungan mengevakuasi truk ketika debit air mulai menurun Rabu siang.

Sementara itu, sebuah rumah di Desa Banjarparakan, Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas, terendam. Rumah yang berada di hilir Sungai Serayu tersebut terendam sejak Kamis pagi.

"Satu rumah kebanjiran sejak tadi pagi, rumah tersebut di pinggir Sungai Serayu. Pintu Bendung Gerak Serayu dibuka, mengakibatkan debit air di hilir meningkat," kata Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Banyumas Ady Chandra.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Banjir Bandang dan Longsor di Bolaang Mongondow Putus Akses Jalan Trans Sulawesi

Kepala Unit Pengelola Bendung Gerak Serayu Sugeng mengatakan, ketinggian air pada aliran Sungai Serayu di Banyumas dalam level siaga. Berdasarkan data pemantauan pumul 11.00 WIB elevasi +18,73 mdpl.

"Tren debit masih naik karena dari pos pemantauan elevasi di jembatan Banyumas masih naik," jelas Sugeng.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X