Oknum Guru SD Ini Cabuli 11 Muridnya dan Ancam Tak Berikan Nilai jika Korban Mengadu

Kompas.com - 05/03/2020, 12:37 WIB
Ilustrasi pencabulan SHUTTERSTOCKIlustrasi pencabulan

LUWU TIMUR, KOMPAS.com – Polisi menangkap seorang guru salah satu sekolah dasar (SD) di Kecamatan Towuti, Luwu Timur, Sulawesi Selatan berinisial BD (51) karena diduga mencabuli 11 muridnya.

Penangkapan ini dilakukan setelah polisi menerima aduan dari orangtua korban pencabulan BD.

Kasat Reserse Kriminal Polres Luwu Timur Iptu Eli Kendek mengatakan, korban pencabulan BD masih berusia 11 hingga 12 tahun.

“Korban tersebut dipanggil oleh pelaku BD dan bertanya terkait dengan pelajaran,” kata Iptu Eli Kendek, saat dikonfirmasi, Kamis (05/03/2020).

Baca juga: Kakek Cabul Sering Remas Payudara Wanita dan Pamer Kelamin Ditangkap

Oknum guru berstatus PNS tersebut juga mengancam siswi yang dicabuli agar tidak mengadukan perbuatannya.

“BD mengancam para korban agar tidak melaporkan ke orang lain terlebih orang tuanya, namun salah satu dari mereka membocorkan hingga informasi ini tersiar dan orang tua para korban melapor,” ujar Eli. 

Kini BD diamankan di Mako Polres Luwu Timur untuk menjalani serangkaian proses, sementara korban akan menjalani pemeriksaan. BD juga sudah mengakui perbuatannya.

“Bermula saya tanya tentang pelajarannya di sekolah dan meminta agar jangan ada yang memberitahukan kepada siapapun termasuk orang tua mereka terhadap apa yang pernah saya lakukan,” jelas BD.

Baca juga: Korban Aksi Cabul di Cikarang Alami Trauma akibat Videonya Disebar

Pelaku juga mengancam para siswa tidak akan memberikan nilai dan tidak akan menaikan kelas bila melapor kepada orang tuanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X