Ridwan Kamil Ingatkan Warga Waspada Hoaks soal Virus Corona

Kompas.com - 05/03/2020, 12:17 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil resmi menetapkan status tanggap darurat virus corona (covid-19) dalam rapat penanganan kebencanaan dan virus corona di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Selasa (3/3/2020). KOMPAS.COM/DENDI RAMDHANIGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil resmi menetapkan status tanggap darurat virus corona (covid-19) dalam rapat penanganan kebencanaan dan virus corona di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Selasa (3/3/2020).

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengingatkan masyarakat untuk lebih cermat dalam mengonsumsi informasi seputar virus corona di dunia maya.

Ia menemukan, ada peningkatan jumlah penyebaran hoaks soal virus corona.

Peningkatan itu terjadi setelah pemerintah secara resmi mengumumkan dua warga di Indonesia positif terjangkit virus corona.

Berdasarkan data Tim Jabar Saber Hoaks, ada 326 aduan soal informasi hoaks mengenai corona.

Baca juga: Penumpang Kereta yang Alami Gejala Mirip Corona Bisa Lakukan Hal Ini

Kemudian, dari hasil pemeriksaan tim cek fakta, 54 aduan di antaranya dipastikan hoaks.

"Kan dulu saya pernah posting pas awal berita hoaks beredar 50-an, kemudian Kemenkominfo dalam selang beberapa minggu menjumlah 100. Saya meyakini jumlahnya banyak," ujar Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil di Bandung, Rabu (4/3/2020).

Untuk itu, Emil mengimbau agar masyarakat tidak mudah percaya dan tidak gampang menyebarkan informasi yang dianggap janggal di media sosial.

"Karena itu, saya imbau masyarakat jangan gampang percaya, jangan gampang share, saya bilang, lihat saja ke berita media terpercaya ini. Kalau di berita utama ada, berarti sudah terkonfirmasi," tutur Emil.

Baca juga: Antisipasi Corona, KAI Siapkan Prosedur Penanganan Pasien di Stasiun dan Kereta

Ia pun berharap media massa dapat lebih teliti dalam menyampaikan fakta serta menyampaikan informasi.

Hal itu untuk menjaga masyarakat tetap kondusif di tengah maraknya informasi soal virus corona.

"Saya titip ke media, dalam situasi seperti ini, sampaikan selain faktualnya ada kalimat yang menenangkannya. Saya kira butuh itu, mudah-mudahan semua bisa memahami agar orang tenang. Contohnya yang panic buying, padahal suplainya aman dan yang melakukan kalangan menengah atas," kata Emil.

Baca juga: Ridwan Kamil Libatkan Rumah Sakit Swasta Bantu Tangani Virus Corona



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Regional
Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Regional
Kronologi Anggota DPRD Dibacok Saat Melerai Keributan soal Knalpot Bising

Kronologi Anggota DPRD Dibacok Saat Melerai Keributan soal Knalpot Bising

Regional
Sebelum Diperkosa 2 Pemuda, Remaja Putri di Kalbar Dicekoki Miras

Sebelum Diperkosa 2 Pemuda, Remaja Putri di Kalbar Dicekoki Miras

Regional
Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Diduga Jadi Kurir Sabu Diwarnai Tembakan

Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Diduga Jadi Kurir Sabu Diwarnai Tembakan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kisah 4 Bocah Tak Terurus, Ibu ODGJ | Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Adik

[POPULER NUSANTARA] Kisah 4 Bocah Tak Terurus, Ibu ODGJ | Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Adik

Regional
Cemburu Berujung Maut, Perempuan Hamil 7 Bulan Tewas di Tangan Suami Siri

Cemburu Berujung Maut, Perempuan Hamil 7 Bulan Tewas di Tangan Suami Siri

Regional
Fakta Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Ditembak Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Fakta Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Ditembak Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Regional
Hendak Lerai Keributan, Anggota DPRD Ini Malah Dibacok Warga

Hendak Lerai Keributan, Anggota DPRD Ini Malah Dibacok Warga

Regional
Klarifikasi soal Hoaks, KPU Ogan Ilir Pastikan Calon Petahana Masih Didiskualifikasi

Klarifikasi soal Hoaks, KPU Ogan Ilir Pastikan Calon Petahana Masih Didiskualifikasi

Regional
Anggota DPRD Jeneponto Dibacok, Berawal dari Masalah Knalpot Bising

Anggota DPRD Jeneponto Dibacok, Berawal dari Masalah Knalpot Bising

Regional
Usai Bertemu Calon Suami, Perempuan Ini Kehilangan Indra Penciuman, Ternyata Kena Corona

Usai Bertemu Calon Suami, Perempuan Ini Kehilangan Indra Penciuman, Ternyata Kena Corona

Regional
Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Sempat Diberondong Tembakan agar Menyerah

Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Sempat Diberondong Tembakan agar Menyerah

Regional
Awalnya untuk Usir Kebosanan, Kini Usaha Sofa Botol Plastik Andi Bisa Raup Jutaan Rupiah

Awalnya untuk Usir Kebosanan, Kini Usaha Sofa Botol Plastik Andi Bisa Raup Jutaan Rupiah

Regional
Mayat Wanita Pekerja Kafe Ditemukan di Kolam Penangkaran Buaya, Ini Dugaan Polisi

Mayat Wanita Pekerja Kafe Ditemukan di Kolam Penangkaran Buaya, Ini Dugaan Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X