KILAS DAERAH

Kilas Daerah Jawa Tengah

Ganjar Pranowo: Insyaallah Jawa Tengah Siap Tanggulangi Corona

Kompas.com - 05/03/2020, 08:15 WIB
Ganjar Pranowo saat inspeksi ke Rumah Sakit Moewardi Surakarta Dok. Pemprov JatengGanjar Pranowo saat inspeksi ke Rumah Sakit Moewardi Surakarta

KOMPAS.com – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo terus memastikan wilayahnya siap menanggulangi merebaknya virus corona.

Ia pun berkeliling rumah sakit untuk memastikan kesiapannya dalam menangani pasien, andai ada yang terjangkit atau suspect virus corona.

Insyaallah Jawa Tengah siap menanggulangi corona,” kata Ganjar dalam keterangan tertulis saat inspeksi mendadak di Rumah Sakit Moewardi Surakarta, Rabu (4/3/2020).

Kesiapan yang terus dipantau Gubernur Jateng itu meliputi sumber daya di rumah sakit, standard operating procedure (SOP) dokter, peralatan, hingga ruang isolasi.

Baca juga: Pemerintah Kerahkan Seluruh Kekuatan Tanggulangi Wabah Virus Corona

Ia melanjutkan, saat ini Jateng menyiapkan 10 rumah sakit di bawah kewenangan provinsi, kabupaten, atau kota, antara lain di Semarang, Banyumas, dan Pekalongan untuk penanggulangan virus Corona.

“Untuk SOP, peralatan, tenaga medis, dan ruang isolasi, semuanya sudah siap jika terjadi sesuatu luar biasa terkait virus corona,” kata Ganjar.

Imbau masyarakat jaga kesehatan

Selain mengecek kesiapan Rumah Sakit Moewardi, Gubernur Jateng juga berdialog dengan warga yang tengah berobat.

Ia pun mengimbau mereka untuk terus menjaga kesehatan dengan meningkatkan daya tahan tubuhnya.

"Jadi masyarakat jangan panik. Terutama masker, jangan panik. Itu prioritas untuk yang sakit. Maka cuci tangan, pakai sabun antiseptik, makan yang bergizi, istirahat yang cukup itu jauh lebih baik," kata Ganjar.

Pencegahan lain, imbuh dia, adalah menerapkan etika batuk dan bersin. Cara sederhana itu merupakan langkah pencegahan paling sederhana.

Baca juga: Pesan Kim, Pasien Sembuh Corona: Virus Corona Dapat Dikalahkan!

Bagi warga yang merasa tidak enak badan disertai batuk, demam, flu, dan sesak napas, Ganjar mengimbau untuk segera memeriksakan diri ke dokter.

"Kalau malu atau tidak bisa ke rumah sakit sendiri, tinggal telepon rumah sakit. Nanti kami yang jemput. Semua SOP perawatan sudah siap,” kata Gubernur Jateng.

Imbauan tersebut pun ia tekankan bagi warga yang pernah menjalin kontak dengan warga negara asing.

“Kami tidak ingin virus corona ini menyebar, sehingga menyiapkan langkah antisipasi,” ujar Ganjar.

Baca juga: Update Virus Corona 4 Maret: Lebih dari 50.000 Pasien Sembuh

Sementara itu, hingga saat ini di Jateng ada 26 orang yang suspect virus vorona. Namun 21 orang sudah dinyatakan sembuh.

Sisanya masih dirawat di Banyumas dan RSUP Dr Kariadi dan belum ada yang positif terjangkit virus corona.

“Kami umumkan, jangan ditutupi. Enggak usah ngeri. Dokternya siap, rumah sakit juga siap. Ini bagian mengedukasi masyarakat agar tidak panik,” kata Ganjar Pranowo.

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
komentar di artikel lainnya