Terobos Perlintasan Rel, Grand Max Terseret Kereta Api Sejauh 200 Meter dan Sopir Kritis

Kompas.com - 04/03/2020, 15:25 WIB
Kereta api Minangkabau Ekpres tabrak dan seret mobil Grand Max, Rabu (4/3/2020) di Simpang Dinas Pendidikan Koto Tangah, Padang, Sumbar Dok: Polsek Koto TangahKereta api Minangkabau Ekpres tabrak dan seret mobil Grand Max, Rabu (4/3/2020) di Simpang Dinas Pendidikan Koto Tangah, Padang, Sumbar

PADANG, KOMPAS.com - Diduga nekat menerobos perlintasan kereta api, sebuah mobil Grand Max yang dikendarai YO (41) tertabrak kereta api Minangkabau Ekpress hingga terseret sepanjang 200 meter di Simpang Dinas Pendidikan Koto Tangah, Padang, Sumatera Barat, Rabu (4/3/2020).

Akibat kejadian itu, YO mengalami kritis dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang.

"Diduga sopir Grand Max itu mencoba menerobos perlintasan kereta api, namun nahas mobilnya mati di tengah rel sehingga tertabrak dan terseret kereta api," kata Kapolsek Koto Tangah, Kompol Rico Fernanda yang dihubungi Kompas.com, Rabu (4/3/2020).

Baca juga: Mobil Ertiga yang Ditumpangi Satu Keluarga Terseret Kereta Api Ratusan Meter di Mojokerto

Rico menjelaskan, kejadian berawal pada pukul 11.00 WIB. Saat itu, mobil dan kereta api beriringan dari Padang.

Namun ketika tiba di simpang Dinas Pendidikan Koto Tangah, mobil berusaha melintasi perlintasan kereta api di depannya.

Malang bagi sopir itu, mobil tiba-tiba mati di tengah rel sehingga tertabrak dan terseret sepanjang 200 meter oleh kereta api.

"Dengan ditolong warga, sopir tersebut berhasil dievakuasi dan dilarikan ke RSUP M Djamil Padang dalam keadaan kritis," jelas Rico.

Sementara itu, Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia Divre Sumbar, Reza Fahlevi mengakui adanya kecelakaan tersebut.

"Iya, betul ada tabrakan kereta api bandara Minangkabau Ekpress dari Padang menuju BIM di Koto Tangah," kata Reza.

Baca juga: Kronologi Ratusan Siswa SMP di Sleman Terseret Arus Saat Susur Sungai

Reza berharap warga dan pengendara lebih berhati-hati dan mematuhi rambu kereta api yang ada sehingga tidak terjadi kecelakaan.

"Kita berharap masyarakat dan pengendara bisa berhati-hati. Jangan sampai terjadi korban karena tidak mematuhi rambu yang ada," jelas Reza.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X