Kapolda Papua Sebut Ada Indikasi KKB Ingin Gagalkan PON

Kompas.com - 04/03/2020, 11:00 WIB
Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDIKapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw

KOMPAS.com- Serangan Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB) yang semakin gencar diduga memiliki maksud tersembunyi.

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan, ada indikasi KKB ingin menggagalkan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX.

KKB, lanjut Kapolda, gencar menyerang sejumlah daerah di Papua, seperti di Wilayah Nduga, Kabupaten Keroom hingga Kabupaten Mimika.

Rangkaian serangan itu mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.

"Saat ini sedang didalami (dugaan upaya penggagalan PON) mengingat beberapa hari terakhir ini sering terjadi penembakan di beberapa daerah," ungkap Kapolda, seperti dilansir dari Antara.

Baca juga: Mahfud Ingin Penegakan Hukum di Papua Tak Terpengaruh Iklim Politik

Tak tinggal diam

Pimpinan Kodap 3 Ndugama, Egianus KogoyaIstimewa Pimpinan Kodap 3 Ndugama, Egianus Kogoya
Jika KKB memang berupaya menggagalkan pelaksanaan PON, Kapolda tak akan tinggal diam.

Paulus Waterpauw akan melakukan tindakan tegas terhadap kelompok tersebut.

Selai KKB, kata Kapolda, ada pula dugaan kelompok mahasiswa eksodus yang juga ingin menggagalkan ajang olahraga nasional tersebut.

Kepada kelompok mahasiswa yang hingga kini belum kembali ke kampusnya untuk melanjutkan pendidikan, Kapolda angkat bicara.

"Masa depan mahasiswa masih panjang. Pergunakan sebaik mungkin dengan menuntut ilmu demi masa depan," pesan Kapolda.

Baca juga: Jelang PON Papua, Kapolda Klaim Direstui Kapolri Perkuat Pengamanan

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Terungkapnya 1.280 Orang di Secapa AD Terjangkit Covid-19

Kronologi Terungkapnya 1.280 Orang di Secapa AD Terjangkit Covid-19

Regional
Tagihan Listrik Bupati Probolinggo Naik Gila-gilaan hingga 275 Persen, Ini Penjelasan PLN

Tagihan Listrik Bupati Probolinggo Naik Gila-gilaan hingga 275 Persen, Ini Penjelasan PLN

Regional
Pondok Gontor Hanya Terapkan 4 Jam Pelajaran

Pondok Gontor Hanya Terapkan 4 Jam Pelajaran

Regional
Sempat Ancam Bunuh Bupati Aceh Tengah, Wabup Firdaus Minta Maaf, Keduanya Berdamai

Sempat Ancam Bunuh Bupati Aceh Tengah, Wabup Firdaus Minta Maaf, Keduanya Berdamai

Regional
Temui 4 Bocah Korban Pencabulan Kakek Pedofil, Risma Bantu Pulihkan Trauma

Temui 4 Bocah Korban Pencabulan Kakek Pedofil, Risma Bantu Pulihkan Trauma

Regional
1.280 Orang di Secapa AD Positif Covid-19, Ketahuan Berawal dari Ketidaksengajaan

1.280 Orang di Secapa AD Positif Covid-19, Ketahuan Berawal dari Ketidaksengajaan

Regional
Kecanduan Film Porno, Pemuda Ini Perkosa dan Bunuh Guru SD

Kecanduan Film Porno, Pemuda Ini Perkosa dan Bunuh Guru SD

Regional
Bandingkan dengan Angka Covid-19 Jawa Timur, IDI: Kalsel Tertinggi

Bandingkan dengan Angka Covid-19 Jawa Timur, IDI: Kalsel Tertinggi

Regional
Tanggapan Wali Kota soal Pontianak Catatkan Nol Kasus Covid-19

Tanggapan Wali Kota soal Pontianak Catatkan Nol Kasus Covid-19

Regional
Terjangkit Covid-19, Siswa Secapa AD: Tak Ada Keluhan, tapi Sedih Dinyatakan Positif

Terjangkit Covid-19, Siswa Secapa AD: Tak Ada Keluhan, tapi Sedih Dinyatakan Positif

Regional
Kecanduan Judi Online, Pria 40 Tahun Ini Nekat Curi Motor

Kecanduan Judi Online, Pria 40 Tahun Ini Nekat Curi Motor

Regional
Terima Bantuan Penanggulangan Covid-19, Ridwan Kamil Apresiasi Para Donatur

Terima Bantuan Penanggulangan Covid-19, Ridwan Kamil Apresiasi Para Donatur

Regional
Sedang Mengendarai Motor, Polisi Diserang hingga Tewas, Orangtua Pelaku Sempat Melerai

Sedang Mengendarai Motor, Polisi Diserang hingga Tewas, Orangtua Pelaku Sempat Melerai

Regional
Kisah Haru Anak Ketua DPRD Samarinda Gelar Akad Nikah di Samping Jenazah Ayahnya

Kisah Haru Anak Ketua DPRD Samarinda Gelar Akad Nikah di Samping Jenazah Ayahnya

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 11 Juli 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 11 Juli 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X