Mayat Bayi Terbungkus Handuk Ditemukan di Bak Sampah di Ambon

Kompas.com - 04/03/2020, 06:31 WIB
Aparat kepolisian mendatangi lokasi penemuan mayat bayi di sebuah bak sampah di Desa Rumahtiga, Kecamatan Teluk Ambon, Selasa dinihari (3/3/2020) HUMAS POLRESTA PULAU AMBONAparat kepolisian mendatangi lokasi penemuan mayat bayi di sebuah bak sampah di Desa Rumahtiga, Kecamatan Teluk Ambon, Selasa dinihari (3/3/2020)

AMBON, KOMPAS.com - Mayat bayi perempuan ditemukan dua petugas kebersihan di bak sampah di Desa Rumahtiga, Kecamatan Teluk Ambon, Selasa (3/3/2020).

Mayat bayi itu ditemukan petugas kebersihan Kota Ambon, Fernando Khera dan Aris Lelepari saat hendak memasukkan sampah ke dalam truk, sekitar pukul 03.25 WIT. 

“Jadi saat sedang mengangkut sampah kedua petugas kebersihan ini menemukan ada mayat bayi di dalam bak sampah,” kata Kepala Sub Bagian Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Iptu Julkisno Kaisupy kepada Kompas.com, Selasa.

Baca juga: Satu Pasien Suspect Virus Corona Dirujuk ke RSUD Arifin Achmad Riau

Saat ditemukan, mayat bayi itu terbungkus handuk merah. Petugas kebersihan itu langsung melaporkan temuan itu ke polisi.

Petugas Polsek Teluk Ambon langsung menindaklanjuti laporan itu dan mendatangi lokasi.

Mayat bayi perempuan itu dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Ambon untuk diautopsi. 

“Setelah memastikan bayinya telah meninggal, mayat bayi tersebut diangkut dengan mobil patroli milik Polsek Teluk Ambon ke Rumah sakit Bhayangkara untuk penanganan medis,” katanya.

Polisi masih menyelidiki temuan kasus tersebut. Termasuk, mencari tahu orangtua dari bayi malang itu.

“Saat ini kita masih selidiki kasusnya, termasuk mengusut siapa ornag tua dari bayi itu,” ujarnya.

Baca juga: Tim Manggala Agni Padamkan Karhutla di 5 Lokasi di Riau

Julkisno menduga bayi yang dibuang di bak sampah itu merupakan korban aborsi.

”Dugaan kami bayi ini hasil aborsi dan tidak diinginkan oleh orangtuanya,” katanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Sumedang Usul 200 Hektar Lahan Negara Bisa Dikelola Warga

Pemkab Sumedang Usul 200 Hektar Lahan Negara Bisa Dikelola Warga

Regional
Pemkot Tegal Tutup Tempat Wisata hingga Karaoke Selama Sebulan

Pemkot Tegal Tutup Tempat Wisata hingga Karaoke Selama Sebulan

Regional
Bermula dari Bayi 21 Hari Positif Covid-19, Ibunya dan 4 Tenaga Medis Terpapar Corona

Bermula dari Bayi 21 Hari Positif Covid-19, Ibunya dan 4 Tenaga Medis Terpapar Corona

Regional
Pria Ini Dipolisikan karena Unggah Kolase Foto Wapres dan 'Kakek Sugiono' di Medsos

Pria Ini Dipolisikan karena Unggah Kolase Foto Wapres dan "Kakek Sugiono" di Medsos

Regional
13 Mahasiswi di Makassar Diteror Video Call Seks, Korban: Saya Trauma Pegang HP

13 Mahasiswi di Makassar Diteror Video Call Seks, Korban: Saya Trauma Pegang HP

Regional
Jadi Calon Wabup Karawang, Adly Fairuz Kritik soal Pengangguran

Jadi Calon Wabup Karawang, Adly Fairuz Kritik soal Pengangguran

Regional
33 Santri Positif Corona, Kota Tasikmalaya Siapkan RS Darurat di GOR

33 Santri Positif Corona, Kota Tasikmalaya Siapkan RS Darurat di GOR

Regional
Buka Lahan di Wilayah Sengketa, 4 Warga Timor Leste Diamankan Anggota TNI

Buka Lahan di Wilayah Sengketa, 4 Warga Timor Leste Diamankan Anggota TNI

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Tasikmalaya Berlakukan Jam Malam

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Tasikmalaya Berlakukan Jam Malam

Regional
Dinkes Boyolali Catat Penambahan 6 Klaster Baru Penularan Covid-19

Dinkes Boyolali Catat Penambahan 6 Klaster Baru Penularan Covid-19

Regional
Kabaharkam Perkenalkan Helm Smart KC Wearable, Apa Saja Fungsinya?

Kabaharkam Perkenalkan Helm Smart KC Wearable, Apa Saja Fungsinya?

Regional
'Selama Polisi Masih Sering ke Sini, Kami Masih Ketakutan'

"Selama Polisi Masih Sering ke Sini, Kami Masih Ketakutan"

Regional
Resmi Ditetapkan Tersangka, Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wajib Lapor ke Polda Jateng

Resmi Ditetapkan Tersangka, Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wajib Lapor ke Polda Jateng

Regional
Bocah 8 Tahun Diduga Dianiaya dan Dibuang Orangtuanya, Polisi: Akan Kita Proses

Bocah 8 Tahun Diduga Dianiaya dan Dibuang Orangtuanya, Polisi: Akan Kita Proses

Regional
Kalah Pilkada 2013, Calon Bupati Madiun Edarkan Uang Palsu Rp 1 M, Ini Ceritanya...

Kalah Pilkada 2013, Calon Bupati Madiun Edarkan Uang Palsu Rp 1 M, Ini Ceritanya...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X