Curah Hujan Tinggi, BPBD Cianjur Tetapkan Siaga Bencana

Kompas.com - 03/03/2020, 22:20 WIB
Kondisi bangunan madrasah di daerah Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat yang ambruk diterjang hujan lebat dan angin kencang, Rabu (12/2/2020) petang. KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANKondisi bangunan madrasah di daerah Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat yang ambruk diterjang hujan lebat dan angin kencang, Rabu (12/2/2020) petang.

CIANJUR, KOMPAS.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menetapkan status Siaga Bencana hingga Mei 2020.

Penetapan status tersebut menyusul tingginya curah hujan yang bisa memicu terjadinya bencana alam, seperti banjir, pergerakan tanah, longsor hingga angin puting beliung, serta bencana lainnya.

Baca juga: Air Sungai Meluap di Cianjur, 7 Rumah Terendam Banjir, 1 Kolam Ikan Jebol

Sekretaris BPBD Cianjur Mokhamad Irfan Sofyan mengatakan, merujuk pada surat keterangan dari BMKG Jabar, hingga Mei mendatang intensitas curah hujan diprediksi tinggi, termasuk di wilayah Cianjur.

"Karena itu, masyarakat kita imbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama yang tinggal di daerah rawan bencana, seperti dekat tebing dan DAS (daerah aliran sungai)," kata Irfan kepada Kompas.com via telepon, Selasa (3/3/2020).

Pihaknya juga telah menyiagakan Relawan Tanggap Bencana (Retana) di setiap desa untuk melakukan pemantauan dan deteksi dini terkait kondisi alam secara berkala.

"Intinya, semua perangkat terkait disiapsiagakan sebagai langkah antisipasi. Apalagi Cianjur ini salah satu wilayah dengan tingkat kerawanan bencana yang tinggi di Indonesia," ujar dia.

"Semua potensi bencana ada, dan bisa terjadi di sini. Sebarannya juga hampir merata, di semua tempat," ucapnya.

Baca juga: Tebing 8 Meter Longsor hingga Tutup Jalan di Cianjur, Satu Warga Jadi Korban

Lebih lanjut dikatakan, dalam sebulan terakhir sedikitnya tercatat ada 30 peristiwa bencana, meliputi longsor, pergerakan tanah, banjir hingga pohon tumbang.

"Paling sering longsor dan pohon tumbang. Namun, potensi bencana lainnya juga patut diwaspadai," kata Irfan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Sosok Bupati Kutai Timur Ismunandar yang Jadi Tersangka KPK Bersama Istri

Ini Sosok Bupati Kutai Timur Ismunandar yang Jadi Tersangka KPK Bersama Istri

Regional
100 Lebih Tenaga Medis di Maluku Terinfeksi Covid-19, Angka Kesembuhan 50 Persen

100 Lebih Tenaga Medis di Maluku Terinfeksi Covid-19, Angka Kesembuhan 50 Persen

Regional
Satu Tenaga Medis di Gunungkidul Positif Corona

Satu Tenaga Medis di Gunungkidul Positif Corona

Regional
Tambah 61 Kasus Positif Covid-19, Rekor Penambahan Tertinggi di Gresik

Tambah 61 Kasus Positif Covid-19, Rekor Penambahan Tertinggi di Gresik

Regional
Setelah Terapkan New Normal, Jumlah Kasus Positif Baru Covid-19 di Kobar Melonjak

Setelah Terapkan New Normal, Jumlah Kasus Positif Baru Covid-19 di Kobar Melonjak

Regional
RS Rujukan di Jateng Mampu Tampung 2.047 Pasien Covid-19

RS Rujukan di Jateng Mampu Tampung 2.047 Pasien Covid-19

Regional
Pemkot Malang Siapkan Rumah Isolasi untuk Pasien Covid-19 yang Tidak Disiplin

Pemkot Malang Siapkan Rumah Isolasi untuk Pasien Covid-19 yang Tidak Disiplin

Regional
Gubernur Gorontalo Imbau Warga di Sekitar Sungai Bone Segera Mengungsi

Gubernur Gorontalo Imbau Warga di Sekitar Sungai Bone Segera Mengungsi

Regional
Hasil Penyisiran Polisi di Desa Mompang Julu Pasca-bentrokan Madina, 8 Warga Diamankan

Hasil Penyisiran Polisi di Desa Mompang Julu Pasca-bentrokan Madina, 8 Warga Diamankan

Regional
Konservasi Kampar Bergembira, Gajah Ngatini Lahirkan Bayi Jantan, Diberi Nama oleh Gubernur

Konservasi Kampar Bergembira, Gajah Ngatini Lahirkan Bayi Jantan, Diberi Nama oleh Gubernur

Regional
Cabuli Siswi SD Selama 4 Tahun, Tukang Ojek di Manado Ditangkap

Cabuli Siswi SD Selama 4 Tahun, Tukang Ojek di Manado Ditangkap

Regional
Tak Semua yang Hadir Saat Rhoma Irama Konser Ikut Tes Covid-19, Ini Sebabnya

Tak Semua yang Hadir Saat Rhoma Irama Konser Ikut Tes Covid-19, Ini Sebabnya

Regional
Akibat Seorang Warga Positif Covid-19 Setelah Pulang dari Denpasar, 990 Orang Dikarantina

Akibat Seorang Warga Positif Covid-19 Setelah Pulang dari Denpasar, 990 Orang Dikarantina

Regional
Respons Polisi soal Viral Pesta Perpisahan Siswa SMK Abaikan Protokol Kesehatan

Respons Polisi soal Viral Pesta Perpisahan Siswa SMK Abaikan Protokol Kesehatan

Regional
Gugur di Kongo, Pelda Anumerta Rama Wahyudi Dimakamkan Secara Militer

Gugur di Kongo, Pelda Anumerta Rama Wahyudi Dimakamkan Secara Militer

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X