Makassar Masuk Daerah Rawan Politik, Polisi Patroli Siber 24 Jam Pantau Konten Provakatif

Kompas.com - 03/03/2020, 11:36 WIB
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo saat diwawancara di lobi Polda Sulsel, Selasa (19/11/2019). KOMPAS.COM/HIMAWANKabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo saat diwawancara di lobi Polda Sulsel, Selasa (19/11/2019).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendatang di beberapa kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, Polda Sulsel rutin berpatroli siber selama 24 jam.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan patroli ini dilakukan untuk menghindari segala bentuk kabar hoaks dan provokatif yang dikhawatirkan memancing amarah para pendukung paslon kepala daerah. 

Apalagi, Kota Makassar telah ditetapkan sebagai salah satu daerah rawan politik saat pilkada 2020 dengan berada di level 6 IKP.

"Kita akan menghadapi Pilkada makanya otomatis tim ini akan lebih intens untuk melakukan patroli siber dan melihat pelanggaran-pelanggaran yang terjadi," kata Ibrahim saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (3/3/2020).

Baca juga: Hoaks Kabar Pasien di Makassar Terjangkit Virus Corona

Ibrahim mengungkapkan tim subdit V Cyber Crime Polda Sulsel telah memulai patroli sibernya sejak tahapan Pilkada dimulai.

Tak hanya konten provokatif, Tim Cyber Crime Polda Sulsel juga akan memantau segala bentuk aktivitas di media sosial yang berpotensi melanggar ketertiban saat Pilkada pada September 2020.

"Kepada masyarakat untuk hati-hati karena medsos itu bukan ruang pribadi tetapi itu dilihat oleh publik. Apalagi kalau misalnya, menyangkut dengan orang lain atau suatu kepentingan, itu mengandung unsur hukum dan dapat dipidana," ujar Ibrahim.

Sementara itu Kapolrestabes Makassar Kombes Yudhiawan Wibisono juga memfokuskan pengawasan black campaign dan peredaran money politics yang rawan terjadi saat Pilkada mendatang.

Baca juga: Polisi: Penculikan Bayi 5 Bulan di Angkot Lebak Bulus-Parung Hoaks

Demi menjaga situasi kamtibmas di kota Makassar, Yudhiawan bakal bertemu langsung dengan para kandidat calon Wali Kota Makassar sebelum pelaksanaan pemilihan kepala daerah.

"Setelah semua mendaftar, akan saya panggil. Di situ akan saya bentuk komitmen agar tidak menyebarkan berita hoaks, money politics dan black campaign. Saya akan proses (pidana) kalau itu terjadi," kata Yudhiawan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X