Polisi Bandung Ringkus 5 Geng Motor yang Begal dan Aniaya Warga dengan Botol Arak

Kompas.com - 02/03/2020, 17:51 WIB
Ilustrasi begal KOMPAS.comIlustrasi begal

BANDUNG, KOMPAS.com - Unit Polsek Cicendo meringkus komplotan geng motor yang melakukan aksi pencurian dengan kekerasan di Kota Bandung.

Lima orang berandalan bermotor ini ditangkap di beberapa tempat berbeda. Adapun pelaku diketahui bernama RAP alias Ijeng, AAS, IJ alias Cupeng, MF alias Isal dan RAP alias Canting.

Kelima pelaku ini bersama tujuh berandalan lainnya saat melakukan aksi di Jalan Abdul Rahman Saleh, Kota Bandung, Minggu (23/2/2020) malam.

Baca juga: Geng Motor di Tasikmalaya Berulah Lagi, Menusuk Pengendara Motor

Kapolsek Cicendo Kompol Aam menjelaskan, peristiwa pembegalan ini terjadi pada Minggu (23/2/2020) sekitar pukul 01.00 WIB di depan SPBU jalan Abdulrahman Saleh, Kelurahan Husein, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung.

Saat itu, kelompok bermotor yang berboncengan dengan dengan 8 unit motor mendekati korban yang tengah berkendara.

Para pelaku ini menendang motor korban yang saat itu juga berboncengan. Motor kedua korban pun oleng dan jatuh.

"Pelaku kemudian memukul korban memakai botol arak dan batu sehingga para korban mengalami luka di bagian kaki dan tangan," kata Aam saat rilis penangkapan di Mapolsek Cicendo, Kota Bandung, Senin (2/3/2020).

Pelaku kemudian merampas dua unit motor korban dan melarikan diri.

Mendapatkan laporan itu, Polsek Cicendo kemudian menyelidiki para pelaku. Pada Rabu (26/2/2020) polisi mencokok para pelaku di daerah Citepus dan Cibeureun.

"Salah satu pelaku ini residivis," kata Aam.

Sedangkan tujuh pelaku lainnya masih dalam pencarian dan masuk ke daftar pencarian orang (DPO).

"Motifnya para pelaku hanya ingin memiliki motor kedua korban," katanya.

Baca juga: Polisi Tasikmalaya Ringkus Belasan Geng Motor, Sempat Terjadi Aksi Kejar-kejaran

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat pas 365 KUHPidana dengan ancaman di atas lima tahun penjara dan maksimal 12 tahun tahun penjara.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Mobil Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Diduga Rem Blong

Detik-detik Mobil Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Diduga Rem Blong

Regional
Sampah Jadi Permasalahan Klasik Sungai di Denpasar, Dibersihkan untuk Antisipasi Banjir

Sampah Jadi Permasalahan Klasik Sungai di Denpasar, Dibersihkan untuk Antisipasi Banjir

Regional
Polda Jambi Bantah Disebut Membubarkan Deklarasi KAMI

Polda Jambi Bantah Disebut Membubarkan Deklarasi KAMI

Regional
Napi Bisa Kendalikan Narkoba, Kepala Lapas Pekanbaru Mengaku Lalai

Napi Bisa Kendalikan Narkoba, Kepala Lapas Pekanbaru Mengaku Lalai

Regional
Libur Panjang, 83.257 Kendaraan Melintas di Tol Pemalang-Batang

Libur Panjang, 83.257 Kendaraan Melintas di Tol Pemalang-Batang

Regional
Masuk Riau Diperketat, Penumpang Wajib Cek Suhu Tubuh di Pos Jaga

Masuk Riau Diperketat, Penumpang Wajib Cek Suhu Tubuh di Pos Jaga

Regional
Gudang Rosok Dibongkar Pencuri, Beberapa Kuintal Barang Bekas Hilang

Gudang Rosok Dibongkar Pencuri, Beberapa Kuintal Barang Bekas Hilang

Regional
Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Bocah 9 Tahun Tewas, Belasan Lain Luka

Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Bocah 9 Tahun Tewas, Belasan Lain Luka

Regional
Soal Pembubaran Deklarasi KAMI di Jambi, Ini Penjelasan Gugus Tugas

Soal Pembubaran Deklarasi KAMI di Jambi, Ini Penjelasan Gugus Tugas

Regional
Karyawati SPBU Tewas dengan Tubuh Terluka di Jalan, Keluarga Duga Dibunuh

Karyawati SPBU Tewas dengan Tubuh Terluka di Jalan, Keluarga Duga Dibunuh

Regional
Klaster Pilkada Purbalingga Meluas, dari Paslon, Tim Sukses, hingga Petugas KPU Positif Covid-19

Klaster Pilkada Purbalingga Meluas, dari Paslon, Tim Sukses, hingga Petugas KPU Positif Covid-19

Regional
Pria yang Merusak Motornya dengan Batu Besar Akhirnya Ditilang

Pria yang Merusak Motornya dengan Batu Besar Akhirnya Ditilang

Regional
BPBD Catat 31 Desa dan 10 Kecamatan Terdampak Banjir Kebumen

BPBD Catat 31 Desa dan 10 Kecamatan Terdampak Banjir Kebumen

Regional
Pemkot Malang Ingin RS Lapangan Tetap Didirikan Meski Kasus Aktif Tersisa 17 Orang

Pemkot Malang Ingin RS Lapangan Tetap Didirikan Meski Kasus Aktif Tersisa 17 Orang

Regional
Wali Kota Solo 'Bermain' Medsos: Tujuan Utama Bukan untuk Pencitraan...

Wali Kota Solo "Bermain" Medsos: Tujuan Utama Bukan untuk Pencitraan...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X