Geng Motor di Tasikmalaya Berulah Lagi, Menusuk Pengendara Motor

Kompas.com - 02/03/2020, 14:59 WIB
Korban penusukan sekelompok geng motor di Tasikmalaya sedang menjalani perawatan di RSUD Soekardjo Kota Tasikmalaya, Senin (2/3/2020). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAKorban penusukan sekelompok geng motor di Tasikmalaya sedang menjalani perawatan di RSUD Soekardjo Kota Tasikmalaya, Senin (2/3/2020).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Keberadaan geng motor di Tasikmalaya, Jawa Barat, terus meresahkan warga, terutama pengendara motor yang melintas pada malam hari.

Penyerangan yang diduga dilakukan oleh geng motor dialami seorang pria berinisial SS (22).

Pria tersebut ditusuk tanpa alasan oleh sekelompok geng motor saat melintas di Jalan Ir H Djuanda Kota Tasikmalaya.

Baca juga: Ini Alasan Budi Sembunyikan Jasad Delis Anaknya di Gorong-gorong Sekolah

Kejadian itu terjadi pada Minggu (1/3/2020) dini hari.

Korban yang kritis langsung dibawa oleh masyarakat sekitar ke RSUD Soekardjo Tasikmalaya untuk mendapatkan pertolongan secara intensif.

Maman (52) yang merupakan Ayah korban mengatakan, kejadian bermula saat anaknya bersama temannya berboncengan melintas di depan Pom Bensin Djuanda, dekat lokasi perbelanjaan Transmart Tasikmalaya.

Baca juga: Polisi Ungkap Kejiwaan Ayah yang Bunuh Anak Kandung di Tasikmalaya

Tiba-tiba korban dikejar para pelaku yang memakai tiga motor berboncengan.

Mereka memepet korban dan langsung menusuk korban memakai senjata tajam.

"Korban ditendang, motornya jatuh dan ditusuk pakai kujang," kata Maman saat ditemui di rumah sakit, Senin (2/3/2020).

Sampai saat ini, kondisi korban masih kritis dan berbaring di ruang rawat inap rumah sakit.

Rencananya, korban akan diobservasi dan segera dioperasi.

Pihak keluarga telah melaporkan kejadian ini kepada polisi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Ibu yang Lempar Atap Pabrik Dituntut 5 Tahun 6 Bulan Penjara, Kuasa Hukum: Itu Berlebihan

4 Ibu yang Lempar Atap Pabrik Dituntut 5 Tahun 6 Bulan Penjara, Kuasa Hukum: Itu Berlebihan

Regional
Pakai Jas Merah Hadiri Pelantikan Gibran, Rudy: Ini Semangat Baru

Pakai Jas Merah Hadiri Pelantikan Gibran, Rudy: Ini Semangat Baru

Regional
Demi Anak Jadi PNS, Kusmiyati Rela Utang Rp 200 Juta, Ternyata Ditipu Tetangga

Demi Anak Jadi PNS, Kusmiyati Rela Utang Rp 200 Juta, Ternyata Ditipu Tetangga

Regional
Oknum PNS di Riau yang Ditangkap Polisi karena Edarkan Sabu Ternyata Residivis

Oknum PNS di Riau yang Ditangkap Polisi karena Edarkan Sabu Ternyata Residivis

Regional
Antisipasi Penyebaran Covid-19, Pemkot Semarang Meniadakan Pesta Rakyat di Pelantikan Wali Kota Hendi

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Pemkot Semarang Meniadakan Pesta Rakyat di Pelantikan Wali Kota Hendi

Regional
Dicopot dari Ketua DPC Partai Demokrat Blora, Bambang Susilo Ungkap Alasannya Dukung KLB

Dicopot dari Ketua DPC Partai Demokrat Blora, Bambang Susilo Ungkap Alasannya Dukung KLB

Regional
Usai Dilantik Jadi Wali Kota Solo, Gibran Kawal Percepatan Vaksinasi Covid-19

Usai Dilantik Jadi Wali Kota Solo, Gibran Kawal Percepatan Vaksinasi Covid-19

Regional
Korban Tewas Tambang Ilegal Parigi Moutong Jadi 6 orang, 4 di Antaranya Perempuan

Korban Tewas Tambang Ilegal Parigi Moutong Jadi 6 orang, 4 di Antaranya Perempuan

Regional
Kakek Tunarungu Simpan 9 Karung Uang di Rumah, Lurah: Dihitung Sudah Rp 174 Juta, dan Masih Ada 2 Karung Lagi

Kakek Tunarungu Simpan 9 Karung Uang di Rumah, Lurah: Dihitung Sudah Rp 174 Juta, dan Masih Ada 2 Karung Lagi

Regional
Cerita Evakuasi, Jalan Kaki Selama 9 Jam demi Selamatkan Sakirin

Cerita Evakuasi, Jalan Kaki Selama 9 Jam demi Selamatkan Sakirin

Regional
Dilantik Jadi Wali Kota Solo, Gibran Tak Langsung Tempati Rumah Dinas Loji Gandrung

Dilantik Jadi Wali Kota Solo, Gibran Tak Langsung Tempati Rumah Dinas Loji Gandrung

Regional
Sudah 4 Hari, Ceceran Minyak Mentah Kembali Muncul di Pesisir Karawang

Sudah 4 Hari, Ceceran Minyak Mentah Kembali Muncul di Pesisir Karawang

Regional
Pria Asal Sumbar Cabuli 30 Bocah Laki-laki, Diduga Punya Kelainan Seks

Pria Asal Sumbar Cabuli 30 Bocah Laki-laki, Diduga Punya Kelainan Seks

Regional
Tangis Kusmiyati Tanggung Utang Bank Rp 200 Juta demi Anaknya Jadi PNS

Tangis Kusmiyati Tanggung Utang Bank Rp 200 Juta demi Anaknya Jadi PNS

Regional
Pelapor 4 Petugas Forensik Jadi Penista Agama Syok Kasusnya Dihentikan, Berupaya Ajukan Pra Peradilan

Pelapor 4 Petugas Forensik Jadi Penista Agama Syok Kasusnya Dihentikan, Berupaya Ajukan Pra Peradilan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X