Kompas.com - 02/03/2020, 13:43 WIB
Kompleks pertokoan yang dibangun di atas sepadan sungai Jembatan Jompo di Jalan Sultan Agung, Kecamatan Kaliwates, Jember, ambruk pada Senin (2/3/2020) subuh. Dok. BNPBKompleks pertokoan yang dibangun di atas sepadan sungai Jembatan Jompo di Jalan Sultan Agung, Kecamatan Kaliwates, Jember, ambruk pada Senin (2/3/2020) subuh.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Sembilan bangunan ruko di atas sepadan sungai Jembatan Jompo di Jalan Sultan Agung, Kecamatan Kaliwates, Jember, ambles pada Senin (2/3/3030) sekitar pukul 04.00 WIB.

Bangun ruko tersebut adalah aset milik Pemerintah Daerah Jember.

BNPB melaporkan kerusakan berupa retakan dan penurunan tanah sepanjang kurang lebih 94 meter dan lebar sekitar 10 meter. Tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Dilansir dari Tribun Jatim, Ketua RW 09 Kelurahan Jember Kidul Kecamatan Kaliwates Yayuk Dwi menceritakan tanda-tanda ambruknya bangunan ruko ditandai suara benda yang berjatuhan.

Baca juga: Pemkab Jember Sudah Diingatkan soal Potensi Amblesnya Pertokoan Jompo

"Jadi awalnya kayak suara batu-batu kecil jatuh, kratak-kratak. Kemudian suara 'byor'. Ternyata ambrol semua," kata Yayuk.

"Karena saya melihat sini pas adzan Subuh, dan itu sudah ambrol begini," kata Yayuk.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari laporan BNPB, material ambruknya ruko tersebut menutupi aliran sungai.

"Peristiwa itu juga mengakibatkan jaringan pipa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) terputus, jaringan PLN dan Telkom terputus, dan arus lalu lintas mengalami kemacetan di sekitar lokasi," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Agus Wibowo melalui keterangan tertulis, Senin (2/3/2020).

Ia menyebutkan amblasnya ruko diduga karena pondasi terkikis aliran Sungai Kalijompo yang meluap akibat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur sebagian besar wilayah Kabupaten Jember pada Minggu (1/3/2020).

Baca juga: BNPB: Ruko yang Ambruk di Jember Diduga Fondasi Terkikis Aliran Sungai

Retak sejak Januari 2019 lalu

Kompleks pertokoan yang dibangun di atas sepadan sungai Jembatan Jompo di Jalan Sultan Agung, Kecamatan Kaliwates, Jember, ambruk pada Senin (2/3/2020) subuh.Dok. BNPB Kompleks pertokoan yang dibangun di atas sepadan sungai Jembatan Jompo di Jalan Sultan Agung, Kecamatan Kaliwates, Jember, ambruk pada Senin (2/3/2020) subuh.
Jalan yang dibangun di atas sepadan sungai itu diketahui retak sejak Januari 2019. Setahun berlalu, retakan tersebut tak kunjung diperbaiki. Jalan tersebut hanya diberi tanda agar tidak dilewati kendaraan.

Teguh Abadi salah satu pengelola toko menceritakan jika sebagian besar toko yang ada di sepadan sungai sudah dikosong sejak jalan tersebut retak.

"Toko semuanya ambruk ke sungai,” papar dia.

Sementara itu Asisten bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Jember Arismaya Parahita mengatakan untuk mengurangi beban jembatan, kendaran roda empat dilarang melintas di wilayah tersebut.

Baca juga: Kompleks Pertokoan di Jalan Sultan Agung Jember Ambles ke Sungai

"Sementara untuk mobil roda empat harus belok ke arah Gajah Mada dan mencari jalur alternatif lain,” kata Arismaya.

Ia menjelaskan Pemkab Jember telah menyiapkan sejumlah bantuan untuk menangani bangunan yang ambes tersebut.

“Kami juga siapkan sarana untuk persiapan pengurukan di semua material yang mengadang sungai,” papar Arismaya.

Saat ini Pemkab Jember sedang memggelar rapat kordinasi di Pendopo Bupati Jember membahas insiden tersebut.

“Kami masih menunggu petunjuk dari bupati, kami masih melakukan pengamanan dari situasi yang ada,” jelas Arismaya.

Baca juga: Jenazah Manusia Berkalung Tasbih Bikin Geger Warga Jember

Sudah dingatkan potensi ambles

Kompleks pertokoan Jompo yang ambruk di Kabupaten Jember. DPRD Jember sudah mengingatkan, namun belum ada tindakan seriusKOMPAS.COM/BAGUS SUPRIADI Kompleks pertokoan Jompo yang ambruk di Kabupaten Jember. DPRD Jember sudah mengingatkan, namun belum ada tindakan serius
Ketua Komisi C DPRD Jember David Handoko Seto mengatakan Pemkab Jember sudah diperingatkan oleh anggota DPRD Jember periode sebelumnya terkait ptensi ambruknya kawasan pertokoan di wilayah Jompo.

Peringatakan tersebut sdah dilayangkan sejak Oktober 2019 lalu. Namun peringatan tersebut tidak ditindaklanjuti secara nyata oleh Pemkab Jember.

“Kami sebenarnya sudah mengantisipasi ini, menginformasikan pada Pemkab sejak Oktober 2019 lalu," kata David.

Baca juga: Kasino Kaget, Sumurnya Tiba-tiba Ambles

Tak hanya itu, DRPR Provinsi Jawa Timur juga sempat turun ke lapangan untuk mengecek kondisi jalan yang retak.

Bahkan David menyebut pemerintah pusat sudah mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki kawasan tersebut.

“Tetapi tidak bisa dieksekusi karena ada bangunan yang belum dihapus asetnya,” kata David.

David menegaskan Pemkab Jember diminta tak takut menghapus aset tersebut. Menurutnya Pemkab Jember tinggal mengeluarkan surat resmi bahwa pemkab membutuhkan aset tersebut untuk pembangunan.

Baca juga: Sempat Ambles 20 Sentimeter, Tol Paspro Sudah Bisa Dilalui

DPRD Jember juga telah menegur Bupati Jember Faida melalui organisasi perangkat daerah (OPD). Tapi, tak ada perwakilan yang datang.

Secepatnya DPRD Jember akan memanggil seluruh pihak yang bertanggung jawab terhadap ambruknya ruko tersebut.

“Kami meminta proses apa yang sudah dilakukan Pemkab Jember terhadap yang dijadikan kajian oleh provinsi,” terang dia.

“Ini risiko mereka sudah, kalau besok tidak hadir, berarti dia tidak berpihak pada kepentingan rakyat,” pungkas David.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Bagus Supriadi, Devina Halim| Editor: Dheri Agriesta, Kristian Erdianto), Tribun Jatim

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Regional
Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.