KILAS DAERAH

Rasakan Langsung Masalah Warga, Bupati Luwu Utara Bermalam di Desa Terpencil

Kompas.com - 02/03/2020, 12:53 WIB
Bupati Luwu Utara saat berkunjung ke Dusun Tumadi, Desa Tulak Tallu. Dok. Humas Kabupaten Luwu UtaraBupati Luwu Utara saat berkunjung ke Dusun Tumadi, Desa Tulak Tallu.

KOMPAS.com – Bupati Luwu Utara (Lutra) Indah Putri Indriani bermalam di desa terpencil, tepatnya Dusun Tumadi, Desa Tulak Tallu, Kecamatan Sabang, Sabtu (29/2/2020) sampai Minggu (1/3/2020).

Kunjungan bupati itu merupakan bagian dari program Semalam di Desa yang telah dimulai sejak 2017.

“Sengaja saya datang dan mengajak seluruh perangkat daerah untuk hadir bersama merasakan denyut nadi masyarakat yang ingin merasakan hasil pembangunan secara merata,” kata Indah dalam keterangan tertulis, Senin (2/3/2020).

Ia melanjutkan, program itu ditujukan agar masyarakat dan pemerintah bisa duduk bersama, saling berbagi informasi dan mencari solusi terhadap persoalan.

Baca juga: Luwu Utara Anggarkan Rp 11 Miliar untuk Perbaiki Jalan Patila-Munte

“Daerah terpencil bisa saja ingin menyampaikan harapan ke pemerintah. Namun karena jarak, tidak tersampaikan,” imbuh Bupati peraih anugerah kebudayaan dari PWI itu.

Pihaknya pun senang bisa untuk menjemput bola guna mendekatkan pemerintah dan pelayanan pelayanan kepada masyarakat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Masalah di Dusun Tumandi

Dusun Tumandi yang dihuni 60 kepala keluarga itu berjarak sekitar 4 kilometer (km) dari pusat Desa Tulak Tallu.

Masalah pertama adalah kondisi jalan yang menanjak dan belum beraspal. Meski pernah diperbaiki melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) lima tahun lalu, kondisi jalan kembali rusak.

Sarana air bersih di Dusun Tumandi juga belum memadai. Di beberapa rumah yang menjadi pondokan bupati, airnya tampak keruh. Warga pun mengeluhkan masalah itu kepada bupati.

Selanjutnya, sumber listrik yang berasal dari tenaga surya membuat warga harus berbagi energi yang masih terbatas. Bahkan, Bupati Indah harus menginap di kamar tanpa lampu.

Baca juga: Lestarikan Tenun Rongkong, Bupati Luwu Utara Raih Penghargaan

“Kalau masuk kamar harus menggunakan penerangan lampu ponsel, tetapi itulah esensi program Semalam di Desa, merasakan yang dirasakan masyarakat selama ini,” kata Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lutra, Abdul Hamid.

Masalah selanjutnya ada di koneksi internet. Dusun Tumandi memang sudah terjangkau jaringan seluler, tetapi masih sebatas panggilan suara. Untuk layanan data, masih belum tersedia.

Warga mengaku sedih jika anak-anak mereka harus pergi jauh ke kota untuk mencari jaringan jika ada tugas yang butuh jaringan internet.

Keluhan itu disampaikan saat sesi dialog bertajuk Mata Pintar Menjawab (masyarakat bertanya, pemerintah menjawab) sebagai acara inti program Semalam di Desa.

Baca juga: Ini Antisipasi Pemkab Luwu Utara Hadapi Angin Monsun Asia

Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Luwu Utara Misbah, Dusun Tumandi di Desa Tulak Tallu termasuk desa tertinggal berdasarkan data Indeks Desa Membangun (IDM) 2019.

Meski demikian, desa itu sukses membangun embung desa dari dana Kementerian Desa (Kemendes) 2019.

“Di samping potensi sumber daya alam yang banyak belum dikelola secara maksimal, Desa Tulak Tallu termasuk dalam kawasan perdesaan berdasarkan Perbup No 56 tahun 2019 tentang pembangunan kawasan perdesaan daerah tangkapan air sungai Rongkong,” kata Misbah.

Sementara itu, program Semalam di Desa tersebut juga turut menggelar pemeriksaan mata dan membagikan kacamata baca secara gratis.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.