Kompas.com - 02/03/2020, 12:26 WIB
Faris (22) operator kamera pemantau persidangan KPK di Pengadilan Tipikor Tanjung Karang, Senin (2/3/2020). Empat kamera memantau setiap persidangan KPK. KOMPAS.com/TRI PURNA JAYA Faris (22) operator kamera pemantau persidangan KPK di Pengadilan Tipikor Tanjung Karang, Senin (2/3/2020). Empat kamera memantau setiap persidangan KPK.

LAMPUNG, KOMPAS.com - Proses persidangan kasus suap Bupati (nonaktif) Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara diawasi secara cermat dan teliti oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Empat buah kamera menjulang pada penyangga di dalam Ruang Garuda, Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Karang, Lampung.

Keempat kamera itu berada di tiap sisi area persidangan.

Baca juga: Cerita 42 Jemaah Umrah Asal Lampung, Lolos Pemeriksaan Bandara King Abdul Aziz di Detik Terakhir

Satu di samping kiri meja majelis hakim, dan tiga di kanan kiri pagar batas kursi pengunjung.

Seorang pemuda duduk di ujung selasar samping Ruang Garuda PN Tanjung Karang.

Tumpukan peti, alat elektronik dan gulungan kabel berada di depannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemuda berkacamata itu memalingkan pandangan, memandang layar kecil yang terbagi empat bagian.

Baca juga: Nenek Pemulung yang Dituduh Penculik Anak Jalani Pemeriksaan di Polda Lampung

Dia berulang kali menggerakkan tongkat kontrol, mengatur jarak dan jangkauan kamera.

"Empat kamera itu untuk menyorot hakim, jaksa, pengacara dan terdakwa atau saat saksi memberikan keterangan," kata Faris Rafsanjani (22) operator kamera saat ditemui Kompas.com, Senin (2/3/2020).


Pemantauan persidangan kasus yang ditangani oleh KPK di Lampung ini dilakukan Pusat Kajian Masyarakat Antikorupsi dan Hak Asasi Manusia (Puskamsiham) FH Universitas Lampung (Unila).

Jalannya sidang direkam, baik secara visual maupun audio.

Alat-alat berupa UPS, mikrofon, kamera, dan control box kamera yang digunakan itu adalah milik KPK.

"Hasil perekaman persidangan dijadikan dalam bentuk DVD," kata Faris.

Baca juga: Suap Bupati Nonaktif Lampung Utara, Candra Divonis 1 Tahun 10 Bulan Penjara

Untuk satu kali persidangan, biasanya memakan waktu 6 - 8 jam durasi, dengan hasil perekaman sebanyak 2 cakram DVD.

"Satu terdakwa biasanya 1 DVD, itu sudah dikompres (dikecilkan) ukurannya. Maksimal 2 DVD," kata Faris.

Setelah selesai dijadikan keping DVD, Faris menggandakan DVD tersebut.

Satu copy untuk majelis hakim, satu copy untuk jaksa, dan satu copy untuk kampus sebagai bahan pembelajaran.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.