18 Perusahaan Tambang dan Perkebunan di Bengkulu Mendapat Nilai Merah dari KLHK

Kompas.com - 02/03/2020, 11:22 WIB
Pemberian penilaian kinerja perusahaan terhadap lingkungan di Provinsi Bengkulu KOMPAS.COM/FIRMANSYAHPemberian penilaian kinerja perusahaan terhadap lingkungan di Provinsi Bengkulu

BENGKULU, KOMPAS.com - Sebanyak 18 perusahaan pertambangan, perkebunan dan pelabuhan di Provinsi Bengkulu, mendapatkan nilai merah dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Nilai merah itu terkait upaya pengelolaan lingkungan yang dilakukan masing-masing perusahaan, yang dinilai belum sesuai dengan persyaratan di dalam undang-undang.

Penilaian tersebut dilakukan KLHK dalam program penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup.

Baca juga: Polisi Ringkus Pemilik Akun Palsu Facebook Kajati Bengkulu

Keputusan tersebut disampaikan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri LHK Nomor 1049/MENLHK/SETJEN/PKL-4/12/2019 tentang hasil penilaian kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup tahun 2018-2019.

"Kita prihatin atas hal ini, 18 perusahaan ini akan diawasi ketat Apabila berturut-turut mendapatkan merah, maka Kementerian akan menjatuhkan sanksi dalam bentuk pendindakan," Kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bengkulu Sorjum Ahyan di Bengkulu, Senin (2/3/2020).

Dalam SK menteri LHK itu, 18 perusahaan yang mendapatkan predikat merah itu yakni, PT Pamorganda di bidang perkebunan karet, PT Pelindo II Cabang Bengkulu bidang pelabuhan dan PT Agricinal di bidang perkebunan sawit.

Kemudian, PT Agri Mitra Karya bidang perkebunan sawit, PT Cipta Mas Bumi Selaras bidang kelapa sawit, PT Palmas Sejati bidang kelapa sawit dan PT Sapta Sentosa Jaya Abadi di bidang perkebunan kelapa sawit.

Baca juga: Kisah Nenek Miha di Bengkulu, Idap Penyakit Komplikasi hingga Tak Bisa Berobat karena Buruknya Akses Jalan

Kemudian, PT Sinar Bengkulu Selatan di bidang perkebunan sawit dan PT Surya Andalan Primatama di bidang kelapa sawit.

Selanjutnya PT Bara Mega Quantum di bidang pertambangan batubara, PT Indonesia Riau Sri Avantika pertambangan batubara, PT Injatama pertambangan batubara dan PT Jambi Resource tambang batubara.

Kemudian, PT Kusuma Raya Utama tambang batubara, dan PT Tansri Madjid Energi di bidang tambang mineral.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kala Pencuri Pura-pura Jadi Anggota Satgas Covid-19

Kala Pencuri Pura-pura Jadi Anggota Satgas Covid-19

Regional
5 Kasus Investasi Bodong di Tanah Air, Libatkan Istri Polisi hingga Mantan Pegawai Bank

5 Kasus Investasi Bodong di Tanah Air, Libatkan Istri Polisi hingga Mantan Pegawai Bank

Regional
Penyu Seberat 30 Kilogram Ditemukan Mati di Pantai Sepanjang

Penyu Seberat 30 Kilogram Ditemukan Mati di Pantai Sepanjang

Regional
Isi Galon dengan Air Biasa, 2 Agen Ditangkap, Mengaku Untung Rp 13.000

Isi Galon dengan Air Biasa, 2 Agen Ditangkap, Mengaku Untung Rp 13.000

Regional
Densus 88 Tangkap 7 Terduga Teroris di Gorontalo

Densus 88 Tangkap 7 Terduga Teroris di Gorontalo

Regional
PLN Klaim Sudah Beri Solusi Tagihan Pelanggan Capai Puluhan Juta Rupiah

PLN Klaim Sudah Beri Solusi Tagihan Pelanggan Capai Puluhan Juta Rupiah

Regional
Fakta 2 Agen Ganti Isi Galon dengan Air Biasa, Gunakan Tutup Segel Resmi, Ditangkap di Atas Truk

Fakta 2 Agen Ganti Isi Galon dengan Air Biasa, Gunakan Tutup Segel Resmi, Ditangkap di Atas Truk

Regional
Penipuan Bermodus Jual Gula dan Minyak Murah, Korbannya Merugi Ratusan Juta Rupiah

Penipuan Bermodus Jual Gula dan Minyak Murah, Korbannya Merugi Ratusan Juta Rupiah

Regional
Diduga Putus Cinta, Perempuan Muda Lompat dari Lantai 4 Penginapan di Bali

Diduga Putus Cinta, Perempuan Muda Lompat dari Lantai 4 Penginapan di Bali

Regional
Mantan Bupati Malang Dipecat dari PDI-P Karena Membelot di Pilkada

Mantan Bupati Malang Dipecat dari PDI-P Karena Membelot di Pilkada

Regional
Imbas Kerumunan Rizieq Shihab, RS Covid-19 di Kabupaten Bogor Hampir Penuh

Imbas Kerumunan Rizieq Shihab, RS Covid-19 di Kabupaten Bogor Hampir Penuh

Regional
Derita Fransiskus, Bocah 7 Tahun yang Lumpuh dan Terbaring Lemas di Kereta Bayi

Derita Fransiskus, Bocah 7 Tahun yang Lumpuh dan Terbaring Lemas di Kereta Bayi

Regional
Kondisi Terkini Gunung Merapi, Titik Longsoran Baru dan Intensitas Gempa Guguran

Kondisi Terkini Gunung Merapi, Titik Longsoran Baru dan Intensitas Gempa Guguran

Regional
Oknum Pegawai Pelabuhan “Nyabu” dengan Teman Wanita, hanya Terancam Dimutasi

Oknum Pegawai Pelabuhan “Nyabu” dengan Teman Wanita, hanya Terancam Dimutasi

Regional
Gara-gara Hujan Deras hingga Laut Pasang, 4.235 Rumah di Serdang Bedagai Terendam Banjir

Gara-gara Hujan Deras hingga Laut Pasang, 4.235 Rumah di Serdang Bedagai Terendam Banjir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X