Kompas.com - 02/03/2020, 06:12 WIB
Kaca gedung pecah dan fasilitas gedung UIN Mataram dirusak sekelompok orang tak dikenal. Pengerusakan terjadi Minggu (1/3/2020) dini hari. KOMPAS.COM/KARNIA SEPTIA KUSUMANINGRUMKaca gedung pecah dan fasilitas gedung UIN Mataram dirusak sekelompok orang tak dikenal. Pengerusakan terjadi Minggu (1/3/2020) dini hari.

MATARAM, KOMPAS.com - Polres Kota Mataram menyelidiki kasus perusakan gedung Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram yang dilakukan sekelompok orang tak dikenal pada Minggu (1/3/2020) dini hari.

Perusakan itu menyebabkan sejumlah kaca gedung pecah terkena lemparan batu dan kayu. Beberapa fasilitas kampus lainnya juga dirusak.

Selain itu, seorang dosen menjadi korban pemukulan dan mengalami luka pada bagian pelipisnya.

Baca juga: Pemprov Kalbar Berencana Karantina 20 Warganya yang Plesiran ke Korsel

Kabag Ops Polresta Mataram Kompol M Taufik mengatakan, polisi masih mengidentifikasi pelaku perusakan dengan memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar kampus.

"Kami masih mempelajari CCTV dan petunjuk," kata Taufik ketika dikonfirmasi di Mataram, Minggu (1/3/2020).

Taufik menambahkan, garis polisi telah dipasang di sekitar lokasi perusakan. 

Para pelaku, kata dia, diimbau segera menyerahkan diri.

"Kami mengimbau warga, sekiranya ini adalah perbuatannya silakan menyerahkan diri ke kepolisian, karena di dalam CCTV terlihat para pelakunya," tambah Taufik.

Taufik menjelaskan, insiden perusakan kampus di Jalan Gajah Mada, Kota Mataram, itu terjadi pada Minggu (1/3/2020) sekitar pukul 00.30 WITA.

Baca juga: Kisah Kakek 103 Tahun Nikahi Gadis 30 Tahun, Mantan Pejuang Kemerdekaan, Dipapah ke Pelaminan

Berdasarkan keterangan beberapa saksi, perusakan dilakukan puluhan orang tak dikenal.

Polisi menduga perusakan terjadi akibat kesalahpahaman oknum warga setempat dengan pihak UIN Mataram terkait berakhirnya kontrak kerja petugas keamanan oleh pihak ketiga.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X